Kamis, 28 Agustus 2014

News / Regional

Dua Pelajar Ini "Ngaku" Curi PS buat Bayar Sekolah

Kamis, 12 September 2013 | 15:34 WIB
SHUTTERSTOCK ILUSTRASI

MAGELANG, KOMPAS.com – Dua pelajar SMK di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, berinisial TM (16) dan HD (15) tertangkap tangan mencuri satu buah game Playstation (PS) milik anggota polisi, Kamis (12/9/2013). Sementara ini, kedua pelajar ini diamankan di kantor Polsek Borobudur.

TM diketahui berasal dari Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang dan HD berasal dari Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Dari informasi yang dihimpun, sebelum melancarkan aksinya, kedua pelajar itu membolos sekolah dan bermain game di sebuah penyewaan PS milik anggota Polsek Borobudur, bernama Kelik. Saat itu, penyewaan yang ada di Desa Tanjungsari, Kecamatan Borobudur itu sedang dijaga oleh istri Kelik. Sementara Kelik sedang berada di dalam rumahnya.

Kedua pelajar itu melancarkan aksinya ketika istri Kelik pergi ke belakang. Setelah kembali lagi ke ruang depan, istri Kelik mendapati dua anak tersebut sudah pergi. Begitu pula dengan PS yang disewa juga ikut raib. Istri kelik langsung memberitahu suaminya, Kelik kemudian mengejar pelaku dengan sepeda motor.

Kedua pelaku akhirnya bisa ditangkap di Dusun Jayan, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur. Kedua pelaku beraksi dengan memakai motor pinjaman, Honda Beat AA 2127 LT.

Kapolsek Borobudur AKP Aron Sebastian menjelaskan, pihaknya telah mengamankan dua pelajar tersebut beserta barang bukti berupa PS, telepon seluler dan sepeda motor. Pihaknya juga telah memanggil orangtua dan pihak sekolah untuk dimintai keterangan.

“Dari pemeriksaan sementara, kami juga menemukan SMS berupa transaksi penjualan PS curian di handphone mereka. Sejauh ini kami melakukan pembinaan dan pemeriksaan. Untuk selanjutnya akan kami kembalikan ke sekolah dan orangtuanya," jelasnya.

Sementara itu salah satu pelaku, TM, mengaku ia dan temannya, HD sengaja membolos sekolah untuk bermain PS. Sementara PS yang dicurinya bersama HD tadinya akan dijual untuk jajan dan membayar biaya sekolah. “PS itu rencananya mau kami jual. Duitnya buat jajan dan bayar sekolah," aku TM.

Penulis: Kontributor Magelang, Ika Fitriana
Editor : Farid Assifa