Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Batik Lampung, dari Sejarah Singkat hingga Motif

Kompas.com - 06/12/2023, 22:04 WIB
Dini Daniswari

Editor

Beberapa pengembangan motif batik Lampung juga melibatkan Masyarakat Penyimbang Adat Lampung (MPAL), hal tersebut supaya tidak ada kekliruan pada hasil desainnya.

Pengembangan batik Lampung terus dilakukan untuk memperkaya motif batik Lampung, antara lain menggunakan kekayaan budaya, simbol daerah, hasil bumi, dan lain sebagainya.

Motif Batik Lampung

Terdapat beberapa motif batik Lampung yang masih ada hingga saat ini, antara lain.

Motif Pohon Hayat dipengaruhi oleh alkuturasi Islam dan Buddha. Motif tersebut menggambarkan pohon hayat sebagai simbol kehidupan.

Pohon Hayat digambarkan sebagai pohon surga, kekuatan abadi, simbol kehidupan, dan maskulinitas.

  • Motif Siger

Lampung dikenal dengan lambang Siger yang terdapat di atas bangunan, tugu, sekolah, dan lain-lain.

Siger adalah mahkota para wanita bangsawan Lampung kuno sebagai lambang feminitas, kekuatan, dan keagungan wanita.

Hal tersebut untuk menunjukkan, sosok wanita yang lembut namun dapat mandiri, bekerja keras, dan gigih yang berefek mampu mendorong kesuksesan pasangan.

Baca juga: Mengenal Batik Banten: Asal-usul, Motif, dan Ciri Khas

Siger kini dikenal sebagai perangkat yang digunakan dalam acara adat Lampung, seperti pernikahan, tari Cangget, tari Melinting, maupun tari Sigeh Pengeunten.

  • Motif Gajah

Motif Gajah terinspirasi dari gajah Lampung yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Biasanya motif Gajah digabungkan dengan motif batik kapal dan Siger.

Motif gajah Way Kambas menggambarkan taman nasional perlindungan gajah Way Kambas di Lampung.

  • Motif Kapal

Motif kapal terkait dengan kondisi wilayah Lampung di bagian barat, selatan, dan timur adalah laut.

Kapal sebagai motif batik juga terinspirasi dari kegiatan masyarakat pesisir setempat yang bermata pencaharian sebagai nelayan.

Kapal juga digunakan sebagai alat transpotasi di sejumlah sungai di Lampung.

  • Motif Sembagi

Batik motif Sembagi merupaka kain adat yang sakral di Lampung.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

Regional
Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Regional
Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Regional
Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Regional
Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Regional
Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Regional
Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Regional
Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Regional
Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Regional
Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Regional
Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Regional
Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Regional
Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Regional
Rambutan Parakan Terima Sertifikat Indikasi Geografis Pertama

Rambutan Parakan Terima Sertifikat Indikasi Geografis Pertama

Regional
Air Minum Dalam Kemasan Menjamur di Sumbar, Warga Wajib Waspada

Air Minum Dalam Kemasan Menjamur di Sumbar, Warga Wajib Waspada

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com