Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ratusan Lapak Pedagang di Pasar Youtefa Jayapura Hangus Terbakar

Kompas.com - 07/01/2023, 13:50 WIB
Dhias Suwandi,
Andi Hartik

Tim Redaksi

JAYAPURA, KOMPAS.com - Seratusan lapak pedagang di Pasar Youtefa, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, terbakar pada Sabtu (7/1/2023) pagi. Belum dapat dipastikan sejak kapan api menjalar, namun api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 08.30 WIT.

Polisi mengaku sudah mendapat informasi bahwa kebakaran tersebut berasal dari salah satu kios yang menjual pakaian.

"Dari laporan yang diterima api berasal dari salah satu lapak yang berjualan pakaian, namun  dengan cepat menjalar akibat kencangnya angin serta kondisi lapak dan barang jualan pedagang yang mudah terbakar," kata Kapolsek Abepura AKP Suparmanto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu.

Baca juga: Gempa M 4,1 Guncang Kaimana Papua Barat, Warga: Cukup terasa, Bangunan Bergoyang

Suparmanto belum bisa memastikan menyebab kebakaran di kios pakaian tersebut. Dugaan sementara, diduga arus pendek pada jaringan listrik yang menyebabkan api membakar saratusan los di Pasar Youtefa.

Suparmanto memastikan tidak ada korban jiwa dan luka akibat kejadian tersebut. Untuk kerugian material, pihaknya mengaku belum bisa menghitung nilainya.

Baca juga: Kebakaran Pasar Pharaa Sentani di Jayapura, Pedagang Berlarian Panik

Ini adalah kebakaran ketiga yang terjadi di Kota Jayapura pada awal 2023. Kejadian pertama terjadi di Koya pada 2 Januari 2023. Kemudian pada 4 Januari 2023 kebakaran terjadi di Dok IX, Distrik Jayapura Utara. Saat itu sebuah bengkel hangus terbakar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

Regional
Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Regional
PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

Regional
Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Regional
Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Regional
Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Regional
Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Regional
Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Regional
Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Regional
Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Regional
Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Regional
Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Regional
Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Regional
Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Regional
Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com