Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Acara "Ngunduh Mantu" Kaesang-Erina di Solo, 12 Kereta Kencana dan 28 Kuda Disiapkan untuk Kirab

Kompas.com - 02/12/2022, 10:22 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Acara ngunduh mantu putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, akan digelar di Loji Gandrung dan Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (11/12/2022).

Kedua mempelai akan mengikuti serangkaian acara adat di Loji Gandrung. Setelah itu, mereka dikirab menuju Pura Mangkunegaran dengan menyusuri Jalan Slamet Riyadi sekitar 1,3 kilometer.

Kaesang dan Erina akan menaiki kereta kencana dengan ditarik enam kuda. Para pengiring kedua mempelai juga akan menaiki kereta kencana menuju acara resepsi tersebut.

Baca juga: Kakak Akan Jadi Wali Nikah Erina Gudono dengan Kaesang Pangarep

Adapun kereta kencana dan kuda yang akan dinaiki Kaesang dan Erina serta keluarga dalam acara ngunduh mantu adalah milik Mas Ngabei Mudjiono Prasetyo, warga Jajar, Kota Solo, Jawa Tengah.

Mudjiono mengatakan, rencananya ada 12 kereta kencana dan 28 ekor kuda yang disiapkan. Kuda-kuda yang disiapkan ini tidak hanya milik Mudjiono, tetapi juga dari rekan-rekannya.

Bahkan, dua ekor kuda milik Mudjiono bernama Dinda dan Agustin akan diturunkan untuk acara ngunduh mantu Direktur Utama Persis Solo tersebut.

"Start-nya dari Loji Gandrung ke Mangkunegaran. Terus lain-lainnya menyusul," ungkap Mudjiono di Solo, Jawa Tengah, Jumat (2/12/2022).

Mudjiono menceritakan, dia mendapat pesanan kereta kencana dan kuda untuk kirab Kaesang dan Erina dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo.

"Dulu saya pernah diminta untuk ikut membawa delegasi G20 di Solo. Alhamdulillah, berhasil. Lha terus beliau Mas Gibran tanya siapa yang mengurusi (kudanya). Terus dari Dinas (Disbudpar) memberikan nomor saya," ungkap Mudjiono yang sudah menjadi langganan keluarga Presiden Jokowi.

Mudjiono bercerita, kuda-kudanya sudah menjadi langganan untuk kegiatan kirab sejak Jokowi menjabat Wali Kota Solo pada 2005 sampai Jokowi terpilih menjadi presiden dan wakilnya saat itu Jusuf Kalla.

Bahkan, ketika anak-anak Jokowi menikah, yakni mulai Gibran Rakabuming Raka dan Kahiyang Ayu, Mudjiono selalu dilibatkan untuk menyiapkan kuda-kudanya dalam kegiatan kirab.

Sekarang ini, kata Mudjiono, dirinya diminta menyiapkan kuda dan kereta kencana untuk kirab acara ngunduh mantu Kaesang dan Erina.

"Kulo lengganan kawit beliau (Jokowi) menyalonkan wali kota Solo. Jadi bukan ini saja. Itu dari pendaftaran ke KPU sampai dua kali memakai kirab. Kalau ada kirab di Solo pakai kudaku terus sampai sekarang," ucap Mudjiono.

Baca juga: Ini Rangkaian Acara Sebelum Akad Nikah Kaesang dan Erina di Yogyakarta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mari Bantu Agata, Ibu yang Hidupi 4 Anaknya Seorang Diri, Sang Suami Mengalami Gangguan Jiwa

Mari Bantu Agata, Ibu yang Hidupi 4 Anaknya Seorang Diri, Sang Suami Mengalami Gangguan Jiwa

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 7 Februari 2023: Cerah Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 7 Februari 2023: Cerah Berawan dan Hujan Ringan

Regional
Komplotan Pencuri Sapi di Penajam Berhasil Diungkap, Hewan Langsung Dipotong di Tempat

Komplotan Pencuri Sapi di Penajam Berhasil Diungkap, Hewan Langsung Dipotong di Tempat

Regional
Kisah Erma Buruh Pabrik Garmen Viral di Grobogan, Pernah Diusir dan Dibilang Gila oleh Atasannya

Kisah Erma Buruh Pabrik Garmen Viral di Grobogan, Pernah Diusir dan Dibilang Gila oleh Atasannya

Regional
Jaksa Tetapkan Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Dana Gempa di Seram Bagian Barat

Jaksa Tetapkan Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Dana Gempa di Seram Bagian Barat

Regional
Kronologi Perangkat Desa Diamuk Massa karena Curi Uang Warga, Sempat Jajan Kopi dan Rokok hingga Tertangkap di Kandang Ayam

Kronologi Perangkat Desa Diamuk Massa karena Curi Uang Warga, Sempat Jajan Kopi dan Rokok hingga Tertangkap di Kandang Ayam

Regional
Ada Ambengan Raksasa Senilai Rp 5 Juta di Kebumen, Bupati: Tidak Pantas Disebut Kabupaten Termiskin

Ada Ambengan Raksasa Senilai Rp 5 Juta di Kebumen, Bupati: Tidak Pantas Disebut Kabupaten Termiskin

Regional
Gerindra Jateng Sebut Prabowo-Ganjar Sangat Mungkin Berpasangan pada Pilples 2024

Gerindra Jateng Sebut Prabowo-Ganjar Sangat Mungkin Berpasangan pada Pilples 2024

Regional
Disnakertrans Jateng Temukan Pelanggaran Pembayaran Upah Buruh di Grobogan yang Videonya Viral

Disnakertrans Jateng Temukan Pelanggaran Pembayaran Upah Buruh di Grobogan yang Videonya Viral

Regional
Jari Bayi Putus karena Digunting Perawat, Polisi Tetapkan Tersangka hingga Hotman Paris Turun Tangan

Jari Bayi Putus karena Digunting Perawat, Polisi Tetapkan Tersangka hingga Hotman Paris Turun Tangan

Regional
Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Masjid di Rokan Hulu Riau

Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Masjid di Rokan Hulu Riau

Regional
Pantai Pangumbahan di Sukabumi: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Pangumbahan di Sukabumi: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
4 Bocah Laki-laki Disodomi Pria di Tanah Bambu, 2 Korban Lapor Polisi hingga Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

4 Bocah Laki-laki Disodomi Pria di Tanah Bambu, 2 Korban Lapor Polisi hingga Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Pemkot Pontianak Wacanakan Bangun Jembatan Senilai Rp 1 Triliun Tanpa APBD

Pemkot Pontianak Wacanakan Bangun Jembatan Senilai Rp 1 Triliun Tanpa APBD

Regional
3 Rumah Warga di Mamuju Terbakar, Damkar Sempat Kesulitan Padamkan Api

3 Rumah Warga di Mamuju Terbakar, Damkar Sempat Kesulitan Padamkan Api

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.