Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sandiaga Uno: Santri Digitalpreneur Buka 1,1 Juta Lapangan Kerja Baru Tahun Ini

Kompas.com - 28/10/2022, 20:48 WIB
Rasyid Ridho,
Reni Susanti

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyebut, program santri digitalpreneur tahun ini telah membuka 1,1 juta lapangan kerja baru pada 2022.

Bahkan, pada tahun 2024 ditargetkan menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Atas arahan Bapak Presiden dan Bapak Wapres tahun 2024 target kita menciptakan 4,4 juta lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Sandiaga di Ponpes An Nawawi Tanara, Serang, Jumat (28/10/2022).

Baca juga: Soal Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Saya Tegak Lurus dengan Arahan Pak Prabowo

Menurut Sandiaga, santri harus menjadi penggerak ekonomi negeri di era digital. Sebab, santriwan dan santriwati memiliki daya saing dan potensi untuk kebangkitan bangsa Indonesia di era serba digital.

Sandiaga meyakini, santri adalah jawaban atas tantangan-tantangan yang terjadi di era serba digital saat ini.

"Era digital membawa perubahan pada kehidupan kita saat ini. Banyak dampak positif yang kita rasakan. Era digital juga membawa dampak negatif sehingga menjadi tantangan yang luar biasa di kehidupan masa kini yang penuh dengan tatanan ekonomi baru, ekonomi serba digital," ujar dia.

Kebutuhan konten-konten kreatif yang bernapaskan keislaman, menjadi salah satu peluang dan kesempatan para santri untuk bisa dimanfaatkan mendapatkan penghasilan.

Baca juga: Kronologi Bus ALS Pengangkut Santri Masuk Jurang di Tapsel hingga Tewaskan 1 Orang

Sehingga, Kemenparekraf memfasilitasi para santri dan generasi milenial untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan di sektor industri kreatif untuk menghadapi tantangan melalui program Santri Digitalprenuer.

"Dengan harapan nantinya santri bisa menjadi produsen informasi dan literasi yang sangat kreatif untuk penggerak konten-konten terbaik yang bernilai islami," jelasnya.

Untuk itu, Sandiaga mengajak 5 juta santri muda dapat berdaya menjaga martabat kemanusiaan, untuk kebangkitan bersama agar Indonesia  maju, sejahtera, adil, dan makmur.

"Oleh karena itu kita harus  kedepankan inovasi adaptasi dan kolaborasi," tandasnya.

Pada kesempatan itu, Sandi mengumumkan lima kelompok terbaik pelatihan santri digitalpreneur di Tasikmalaya, Jabar; Tanah Datar, Sumbar; Banjar Baru, Kalsel; Bondowoso, Jatim; dan Sidoarjo, Jatim.

Adapun kelima ponpes itu yakni

1. Pesantren Idrisiyyah, Tasikmalaya

2. Pesantren Thawalib Gunung, Tanah Datar

3. Pesantren Ibnu Atha'illah, Hulu Sungai Selatan

4. Mambaul Khoiriyatil Islamiyah, Bondowoso

5. Pesantren Mamba'ul Hikam, Sidoarjo

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Regional
Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Regional
Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Regional
iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

Regional
Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Regional
Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Regional
Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Regional
Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Regional
Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Regional
Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Regional
Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com