Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buka Kejuaraan Atletik Pelajar, Gubernur NTB Harap Terjaring Bibit Atlet Unggul

Kompas.com - 30/09/2022, 16:04 WIB

MATARAM, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah membuka secara resmi kompetisi atletik tingkat pelajar Student Athletics Championships (SAC) di Gelanggang Gedung Olahraga (GOR) Mataram, Jumat (30/9/2022). Kejuaraan ini diikuti atlet dari Bali dan Nusa Tenggara. 

Dalam sambutannya, Zulkieflimansyah mengharapkan ada bibit atlet unggul yang terjaring dari NTB yang bisa berkompetisi baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Muda-mudahan dengan inisiasi luar biasa ini (SAC) kita mulai kompetisi secara regular, dan tentunya akan kelihatan mutiara-mutiara yang selama ini terpendam," kata Zul, sapaan akrab Zulkieflimansyah.

Baca juga: Impian Suryati Membangun Klub Atletik Kandas, Keluarga Khawatir Makamnya Tak Dirawat

"Nah kalau mereka tetap ada kompetisi regular sandingkan dengan pemenang tingkat nasional kemudian dibina di luar negeri, dan ini saya yakin akan berguna, bukan hanya untuk atletik NTB tapi untuk Indonesia," sambung Zul.

Menurut Zul, NTB memiliki atlet berprestasi level internasional cabang olahraga atletik nomor lari. Salah satunya, Lalu Muhammad Zohri yang pernah juara di kejuaraan dunia junior. Namun mereka terbentuk karena faktor alam bukan pembinaan berjenjang.

"Rata-rata lahir karena bakat alami," ungkap Zul.

Selain itu diharapkan Gubernur, kompetisi tersebut dapat menjadi langkah NTB untuk mempersiapkan diri menghadapi PON 2028 yang bakal digelar di NTB dan NTT.

Sementara itu Founder SAC Azrul Ananda mengungkapkan, memilih pembukaan SAC di NTB, karena NTB kini merupakan simbol olahraga atletik nasional.

"Kita diskusi bahwa simbol atletik nasional sekarang NTB. Kan biasanya di Jakarta atau di kota-kota  Jawa. Dari Pak Luhut (Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan) dan tim-nya, kita memilih memulai dari NTB saja," ungkap Azrul Ananda. 

Baca juga: 20.000 Pelajar Akan Ikut Kejuaraan Atletik SACI 2022

Diterangkan Azrul, panitia menargetkan peserta seluruh Indonesia sebanyak 22.000. Kejuaran ini akan digelar di 10 lokasi.

Sementara untuk target di Bali-Nusra yang diselenggarakan di NTB sebanyak 2.000 peserta, dan hingga kini peserta mencapai sebanyak 2.800.

"Semoga ini menjadi langkah baik bersama bagaimana menjaring bibit unggul atletik," kata Azrul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, Tebing 100 Meter di Rest Area Ungaran Longsor

Hujan Deras, Tebing 100 Meter di Rest Area Ungaran Longsor

Regional
Bertemu Kapolda NTT, Nono Sang Bocah Juara Sempoa Dunia Ingin Jadi Polisi

Bertemu Kapolda NTT, Nono Sang Bocah Juara Sempoa Dunia Ingin Jadi Polisi

Regional
Pengamat: 2 Kali Digandeng Megawati, Gibran Ada di Bawah Lindungan Beliau, Tidak Boleh Diganggu

Pengamat: 2 Kali Digandeng Megawati, Gibran Ada di Bawah Lindungan Beliau, Tidak Boleh Diganggu

Regional
2 Pencuri HP Sopir Truk di Bengkalis Riau Ditangkap, Sudah Beraksi di 16 Lokasi

2 Pencuri HP Sopir Truk di Bengkalis Riau Ditangkap, Sudah Beraksi di 16 Lokasi

Regional
Ikat Kaki dan Tangan Keponakan yang Masih Balita, Wanita di NTT Ditetapkan Tersangka

Ikat Kaki dan Tangan Keponakan yang Masih Balita, Wanita di NTT Ditetapkan Tersangka

Regional
Ada 11 TKW Jadi Korban Wowon Cs, 2 Dibunuh, 7 Masih Hidup dan 2 Belum Diketahui Keberadaannya

Ada 11 TKW Jadi Korban Wowon Cs, 2 Dibunuh, 7 Masih Hidup dan 2 Belum Diketahui Keberadaannya

Regional
Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Belajar 50 SLB di Sumbar, Polisi Minta Audit Kerugian Negara

Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Belajar 50 SLB di Sumbar, Polisi Minta Audit Kerugian Negara

Regional
Pesta Miras Oplosan di Stadion Maulana Yusuf, 2 Warga Serang Tewas

Pesta Miras Oplosan di Stadion Maulana Yusuf, 2 Warga Serang Tewas

Regional
Dana BLT 94 Warga di Mamuju Diduga Digelapkan Kades, Kerugian Negara Rp 169 Juta

Dana BLT 94 Warga di Mamuju Diduga Digelapkan Kades, Kerugian Negara Rp 169 Juta

Regional
Momen Kapolda NTT Gendong Nono, Sebut sebagai Bintang dari Selatan Indonesia

Momen Kapolda NTT Gendong Nono, Sebut sebagai Bintang dari Selatan Indonesia

Regional
Banjir Sabang, 5 Rumah Tertimbun Longsor dan Jembatan ke Km 0 Putus

Banjir Sabang, 5 Rumah Tertimbun Longsor dan Jembatan ke Km 0 Putus

Regional
Soal Yeni, TKW Calon Korban Wowon Cs yang Lolos dari Pembunuhan, Sempat Ajak Korban Lain Gandakan Uang

Soal Yeni, TKW Calon Korban Wowon Cs yang Lolos dari Pembunuhan, Sempat Ajak Korban Lain Gandakan Uang

Regional
Puluhan Sapi Ternak di Mamuju Mati Mendadak, Diduga Terserang Virus Jembrana

Puluhan Sapi Ternak di Mamuju Mati Mendadak, Diduga Terserang Virus Jembrana

Regional
Angkut Kayu Hasil Penebangan Liar di Hutan Register 38 Lampung, 2 Pedagang Gelap Ditangkap

Angkut Kayu Hasil Penebangan Liar di Hutan Register 38 Lampung, 2 Pedagang Gelap Ditangkap

Regional
Tangkap Mantan Kadus Tersangka Perampokan, Polisi Sempat Diadang Masyarakat hingga Diteriaki Maling Lewat Toa Mushala

Tangkap Mantan Kadus Tersangka Perampokan, Polisi Sempat Diadang Masyarakat hingga Diteriaki Maling Lewat Toa Mushala

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.