Kesal Diminta Antar ke Rumah Orangtua, Suami Siram Istri dengan Air Keras di Sumsel

Kompas.com - 27/09/2022, 14:00 WIB

 

MUARA ENIM, KOMPAS.com - Nasib malang dialami Katmadyanti (30) seorang ibu rumah tangga di Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Ibu muda ini harus dilarikan ke rumah sakit karena luka bakar setelah sekujur tubuhnya disiram air keras oleh Firmansyah (35), suaminya.

Akibat kejadian tersebut, Firmansyah ditahan di Polsek Gelumbang setelah dilaporkan keluarga korban.

Baca juga: Korban Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Alami Luka Bakar 70 Persen, Diduga Salah Prosedur

Kapolsek Gelumbang Iptu Rendy Novriandy mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Jumat (24/9/2022). Semula Katdamayanti meminta suaminya mengantar ke rumah orangtua mereka untuk mengambil kelengkapan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, dan ijazah.

Namun, Firmansyah menolak permintaan tersebut. Bahkan tersangka marah hingga menyiramkan air keras ke tubuh istrinya tersebut.

“Air keras itu sudah lebih dulu disiapkan oleh tersangka di dalam mangkuk. Kemudian baru disiramkan ke tubuh korban,” kata Rendy, Selasa (27/9/2022).

Akibat siraman air keras, Katdamayanti menjerit kesakitan. Keluarga korban yang tinggal di samping rumah, langsung keluar dan menghampiri kediaman korban untuk memberikan pertolongan.

Firmansyah yang masih berada di lokasi sempat ditangkap pihak keluarga untuk dibawa ke kantor polisi.

Baca juga: Pria di Banyumas Siram Istri Pakai Air Keras hingga Cacat karena Menolak Dijual ke Lelaki Hidung Belang

Namun, Firmansyah kabur melarikan diri dan bersembunyi di Kabupaten Ogan Ilir.

“1x24 jam setelah kejadian kami langsung melacak keberadaan tersangka sehingga kami tangkap tanpa perlawanan di Ogan Ilir. Motif penganiayaan itu tersangka kesal dengan korban yang meminta diantar pulang ke rumah,” ujar Kapolsek.

Dari kejadian tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa baju yang sudah robek karena mengalami luka bakar milik korban serta piring yang digunakan untuk menampung air keras.

Atas perbuatannya, Firmansyah dikenakan pasal 351 tentang Penganiayaan dengan ancaman penjara di atas lima tahun.

“Tersangka saat ini sudah ditahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,”jelas Rendy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

VKBP Jadi Kebijakan Khusus WNA Masuk Kepri, Dispar: Untuk Tingkatkan Angka Kedatangan Wisman

VKBP Jadi Kebijakan Khusus WNA Masuk Kepri, Dispar: Untuk Tingkatkan Angka Kedatangan Wisman

Regional
Pernikahan Kaesang-Erina Tidak Menerima Sumbangan

Pernikahan Kaesang-Erina Tidak Menerima Sumbangan

Regional
Lapas Suliki Sumbar Siapkan Program Hapus Tato untuk Napi

Lapas Suliki Sumbar Siapkan Program Hapus Tato untuk Napi

Regional
Warga Lereng Semeru Trauma, Pilih Tidak Tidur Khawatir Erupsi Susulan hingga Cegah Pencurian

Warga Lereng Semeru Trauma, Pilih Tidak Tidur Khawatir Erupsi Susulan hingga Cegah Pencurian

Regional
Jokowi Undang Presiden UEA ke Pernikahan Kaesang dan Erina

Jokowi Undang Presiden UEA ke Pernikahan Kaesang dan Erina

Regional
UPDATE Erupsi Gunung Semeru, Luncuran Awan Panas Guguran 6 Km dan Warga Evakuasi Ternak

UPDATE Erupsi Gunung Semeru, Luncuran Awan Panas Guguran 6 Km dan Warga Evakuasi Ternak

Regional
Video Penculik Anak Ditangkap Viral, Polisi Sebut Hoaks

Video Penculik Anak Ditangkap Viral, Polisi Sebut Hoaks

Regional
Antisipasi Undangan Pernikahan Kaesang dan Erina Dijual, Ini yang Dilakukan Gibran

Antisipasi Undangan Pernikahan Kaesang dan Erina Dijual, Ini yang Dilakukan Gibran

Regional
Ditkrimsus Polda Kaltim Bongkar Tambang Ilegal, Dua Orang Jadi Tersangka

Ditkrimsus Polda Kaltim Bongkar Tambang Ilegal, Dua Orang Jadi Tersangka

Regional
UMK Kota Bima Naik 7,03 Persen, Jadi Rp 2,4 Juta

UMK Kota Bima Naik 7,03 Persen, Jadi Rp 2,4 Juta

Regional
Eksepsinya Ditolak, Nikita Mirzani Ingin Bertemu Dito Mahendra di Persidangan

Eksepsinya Ditolak, Nikita Mirzani Ingin Bertemu Dito Mahendra di Persidangan

Regional
Pindah dari Jakarta, Koarmada I Kini Resmi Berkedudukan di Tanjungpinang

Pindah dari Jakarta, Koarmada I Kini Resmi Berkedudukan di Tanjungpinang

Regional
Buron Berbulan-bulan, 3 Terpidana Korupsi Ditangkap Kejari Mamuju

Buron Berbulan-bulan, 3 Terpidana Korupsi Ditangkap Kejari Mamuju

Regional
Unand Padang Kirim Tim Perawat untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Unand Padang Kirim Tim Perawat untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Regional
Situasi Mulai Kondusif, 47 Warga Kembali ke Kiwirok Papua Pegunungan

Situasi Mulai Kondusif, 47 Warga Kembali ke Kiwirok Papua Pegunungan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.