Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/09/2022, 06:07 WIB

KOMPAS.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, menawarkan beasiswa kepada adik santri, AM (17), yang tewas dianiaya di dalam pondok.

Tawaran itu disampaikan saat Pimpinan Ponpes Gontor, KH Akrim Mariyat bersama rombongan mendatangi rumah duka di Palembang, Jumat (9/9/2022).

Sementara itu, berita Wali Kota Medan Bobby Nasution memarahi seorang tukang parkir liar menjadi sorotan.

Di akun Indstagramnya, @bobbynst, tampak Boby sempat turun dari mobil lalu meneriaki tukang parkir tersebut.

Berikut ini berita populer regional selengkapnya:

1. Ponpes Gontor tawari beasiswa

Soimah (45) menunjukkan foto putranya AM (17) santri pondok pesantren Gontor yang tewas lantaran dianiaya oleh seniornya sendiri, Senin (12/9/2022).KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA Soimah (45) menunjukkan foto putranya AM (17) santri pondok pesantren Gontor yang tewas lantaran dianiaya oleh seniornya sendiri, Senin (12/9/2022).
 

Soimah, ibu AM, membenarkan ada tawaran beasiswa bagi adik-adik AM. Namun demikian, dirinya mengaku belum menerima tawaran tersebut.

"Memang ada tawaran itu, beasiswa untuk adik-adik almarhum. Kami berterima kasih tapi, kami sekarang masih fokus ke proses hukum yang sedang berjalan," ungkap Soimah saat dijumpai, Sabtu (10/9/2022), dikutip dari Tribun Sumsel.

Baca berita selengkapnya: Ponpes Gontor Tawarkan Beasiswa untuk Adik Santri yang Tewas Dianiaya, Ibu Korban: Fokus Proses Hukum

2. Bobby marahi tukang parkir liar

Wali Kota Medan Bobby Nasution marah ke seorang juru parkir liar di Jalan Dr Mansyur, Kecamatan Medan Baru, Medan, Sumatera Utara.Tangkapan layar Instagram Wali Kota Medan Bobby Nasution marah ke seorang juru parkir liar di Jalan Dr Mansyur, Kecamatan Medan Baru, Medan, Sumatera Utara.

Dalam video yang beredar, Bobby tampak kesal melihat parkir mobil di dua jalur di Jalan Dr Mansyur, Kota Medan.

Menurut Bobby, kondisi itu memicu kemacetan lalu lintas karena memakan sebagian ruas jalan.

"Kau rapikan ini. Kok bikin dua jalan (parkir)," ujar Bobby. "Enggak ada, Pak," ujar pria bertopi. "Dari mana kau. Kau rapikan ini, cepat," ujar Bobby didampingi sejumlah ajudannya.

Baca berita selengkapnya: Wali Kota Medan Bobby Nasution Bentak Tukang Parkir Liar: Woi! Kau Preman Sini?

3. Video mesum pasangan di Bali jadi viral

Tangkapan layar video viral pasangan berpakaian adat Bali berbuat mesum di dalam mobil yang sedang melaju. Yohanes Valdi Seriang Ginta Tangkapan layar video viral pasangan berpakaian adat Bali berbuat mesum di dalam mobil yang sedang melaju.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko mengaku masih menyelidiki pasangan yang diduga melakukan perbuatan mesum di mobil.

"Kita masih lakukan penyelidikan mengingat lokasi di mobil yang bergerak di jalan dan perlu penyelidikan," katanya saat dihubungi, Senin (12/9/2022).

Selain itu, pihaknya juga akan mencari orang pertama yang menyebarkan video tersebut hingga menjadi viral di media sosial.

Baca berita selengkapnya: Viral, Video Pasangan Berpakaian Adat Bali Mesum Saat Mobil Melaju, Ini Kata Polisi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD Minta Satpol PP Selidiki Secara Terbuka

Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD Minta Satpol PP Selidiki Secara Terbuka

Regional
Pulang Bertani, Wagiyem Tewas Tersambar Kereta Api di Grobogan

Pulang Bertani, Wagiyem Tewas Tersambar Kereta Api di Grobogan

Regional
Cabuli Anak 13 Tahun, 2 Pria di Pekanbaru Ditangkap

Cabuli Anak 13 Tahun, 2 Pria di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Odong-odong Bikin Awak Mikro Bus di Banyumas Gelar Aksi Mogok

Odong-odong Bikin Awak Mikro Bus di Banyumas Gelar Aksi Mogok

Regional
Melihat Tradisi Murok Jerami di Bangka Belitung yang Dukung Ketahanan Pangan Desa

Melihat Tradisi Murok Jerami di Bangka Belitung yang Dukung Ketahanan Pangan Desa

Regional
Diupah Rp 9 Juta, Residivis Asal Garut Selundupkan 30 Kg Ganja dari Medan, Ditangkap di Palembang

Diupah Rp 9 Juta, Residivis Asal Garut Selundupkan 30 Kg Ganja dari Medan, Ditangkap di Palembang

Regional
30 Anggota Keluar dari Jamaah Islamiyah, Nyatakan Ikrar Setia kepada NKRI

30 Anggota Keluar dari Jamaah Islamiyah, Nyatakan Ikrar Setia kepada NKRI

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 30 Januari 2023

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 30 Januari 2023

Regional
Warga Sorong Temukan Plastik Bertuliskan 'Thank You', Ternyata Berisi Mayat Bayi

Warga Sorong Temukan Plastik Bertuliskan "Thank You", Ternyata Berisi Mayat Bayi

Regional
Detik-detik Evakuasi Sartini yang Lahirkan Bayi di Jalur Pendakian Gunung Slamet

Detik-detik Evakuasi Sartini yang Lahirkan Bayi di Jalur Pendakian Gunung Slamet

Regional
Tersangkut Dugaan Korupsi, Kini Dikelola Perusahaan Daerah PT Rumah Sakit Arun Medica

Tersangkut Dugaan Korupsi, Kini Dikelola Perusahaan Daerah PT Rumah Sakit Arun Medica

Regional
Lewat Jalur Cemoro Sewu, Pendaki Asal Madiun Ternyata Tak Punya Izin Naik ke Gunung Lawu hingga Ditemukan Tewas

Lewat Jalur Cemoro Sewu, Pendaki Asal Madiun Ternyata Tak Punya Izin Naik ke Gunung Lawu hingga Ditemukan Tewas

Regional
Dikurung Suami Bersama 4 Anak, Istri di Lampung Pilih Berdamai dan Cerai

Dikurung Suami Bersama 4 Anak, Istri di Lampung Pilih Berdamai dan Cerai

Regional
Tinggal Melebihi Batas Waktu di Indonesia, Perempuan Asal Timor Leste Dideportasi

Tinggal Melebihi Batas Waktu di Indonesia, Perempuan Asal Timor Leste Dideportasi

Regional
Pria dengan Luka Bacok Tergeletak di Pinggir Jalan Kota Pontianak, Diduga Korban Penganiayaan

Pria dengan Luka Bacok Tergeletak di Pinggir Jalan Kota Pontianak, Diduga Korban Penganiayaan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.