Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dilaporkan Hilang, Mahasiswi UMS Ternyata Jalan-jalan Sama Pacar, Sempat ke Yogya hingga ke Magetan

Kompas.com - 03/09/2022, 13:55 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - SFA (17), remaja asal Taman Plumbon Indah, Kelurahan Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah dilaporkan hilang oleh keluarga pada Senin (29/8/2022).

Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu pergi meninggalkan rumah pada Senin pagi saat ditinggal orangtuanya mengantarkan minuman di kantin sekolah.

Orangtua SFA yang panik anaknya tak ada di rumah, langsung membuat laporan ke pihak kepolisian.

Setelah 3 hari, tepatnya Kamis (1/9/2022), SFA ditemukan di Magetan bersama seorang pria berinsial MAFF (20).

Ternyata selama meninggalkan rumah, SFA jalan-jalan dengan MAFF yang diakui sebagai pacarnya.

Baca juga: Mahasiswi Baru UMS yang Sempat Dilaporkan Hilang Ternyata Pergi dengan Kekasihnya

Nomor telpon tak bisa dihubungi

Ibunda SFA, Siti Nur Faizah bercerita sebelum meninggalkan rumah, SFA dan dirinya sempat melaksanakan ibadah shalat Subuh bersama-sama.

SFA kemudian melanjutkan pekerjaan rutin di rumah seperti mengaji dan membersihkan rumah. Tak ada gelagat mencurigakan pada diri SFA.

Pagi iti, Siti dan suaminya mengantar minuman ke kantin-kantin sekolah. Sementara SFA di rumah karena ada kegiatan kampus secara online.

Saat pulang ke rumah pukul 05.40 WIB, mereka tak menemukan SFA di rumah. Tak ada pesan yang ditinggalkan SFA. Hal tersebut membuat orangtua panik.

Apalagi nomor ponsel SFA tak bisa dihubungi. Keluarga pun akhirnya memilih melapor ke poliis. Bahkan hilangnya SFA juga viral di media sosial.

Baca juga: Mahasiswi Baru UMS yang Dilaporkan Hilang Ditemukan di Magetan

Ditemukan di Magetan bersama pacar

SFA ditemukan di Simpang 3 Selosari, Sidorejo, Magetan, Jawa Timur bersama kekasihnya MAFF (20), pada Kamis (1/9/2022) pukul 19.00 WIB.

Dari hasil penyelidikan itu, mahasiswi baru UMS itu pergi bersama kekasihnya MAFF, warga Probolinggo, Jawa Timur.

Sebelum meninggalkan rumah, SFA hanya meninggalkan pesan bertuliskan "pamit" melalui pesan WhatsApp kepada orangtuanya.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan pada Jumat (2/9/2022).

"Setelah kita lakukan pencarian dengan mengumpulkan beberapa informasi, baik dari keluarga maupun media sosial. Putri beliu sedang bersama dengan teman dekatnya (kekasih)," kata Wahyu didampingi ayah SFA, Hasbullah Taufik di Mapolres Sukoharjo, Jumat.

Baca juga: Mahasiswi Baru UMS Dilaporkan Hilang, Pergi dari Rumah Saat Orangtua Antar Minuman ke Kantin Sekolah

Ia mengatakan selama meninggalkan rumah, SFA dan MAFF terus berpindah-pindah. Awalnya mereka di Sukoharjo. Lalu mereka pergi ke Yogyakarta.

Terakhir mereka diamankan oleh petugas saat melakukan perjalanan menuju Magetan, Jawa Timur.

"Kemarin mau kembali ke arah Magetan dilakukan penjemputan oleh petugas kami. Kemudian kita bawa ke Sukoharjo," terang Wahyu.

Ia menyebut SFA mengenal MAFF selama 10 bulan melalui media sosial. Mereka juga sudah beberapa kali bertemu.

"Jadi bukan hilang, tapi jalan-jalan. Tidak (dipaksa) jadi karena memang sudah kenal 9-10 bulan tadi, ya istilahnya pacaran lah. Tapi waktu pergi tidak pamit," jelasnya.

Baca juga: Perempuan di Dompu Dilaporkan Hilang Setelah Keluar Rumah Tak Pamit

Keluarga SFA telah meminta Polres Sukoharjo untuk tidak meneruskan perkara tersebut ke jalur hukum. Kedua keluarga itu akan menyelesaikan secara kekeluargaan.

"Untuk lebih lanjutnya nanti antara keluarga Pak Taufik dengan keluarga teman dekat putrinya akan diselesaikan secara kekeluargaan. Jadi tidak ada niatan menempuh jalur secara hukum," sambung dia.

Cabut laporan

Sementara itu ayah SFA, Hasbulah Taufik mengatakan dirinya mencabut laporan di Polres Sukoharjo pada putrinya yang sempat hilang sudah ditemukan.

Pihaknya akan menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh putrinya dengan teman dekatnya tersebut secara kekeluargaan.

"Intinya saya mencabut perkara ini dan menyelesaikan kedua belah pihak. Dan ini sudah disepakati Alhamdulillah, InsyaAllah kita akan menyambung silaturahmi antara kedua belah pihak," ungkap Taufik.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Labib Zamani | Editor : Dita Angga Rusiana), Tribunnews.com

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Seorang Pekerja Migran yang Tewas Diduga Dibunuh Dipulangkan ke NTT

Seorang Pekerja Migran yang Tewas Diduga Dibunuh Dipulangkan ke NTT

Regional
Kronologi Sapi Hantam Panitia Kurban di Lampung, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Kronologi Sapi Hantam Panitia Kurban di Lampung, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Pengantin Pria di Ternate Ditonjok Wali Nikah Usai Ijab Kabul, Kapolsek: Langsung Berdamai

Pengantin Pria di Ternate Ditonjok Wali Nikah Usai Ijab Kabul, Kapolsek: Langsung Berdamai

Regional
Tuntaskan Masalah Rob di Tambaklorok, Wali Kota Semarang Bakal Kembangkan Wisata Bahari

Tuntaskan Masalah Rob di Tambaklorok, Wali Kota Semarang Bakal Kembangkan Wisata Bahari

Regional
Anggota KKB yang Ditembak Mati Aparat Ternyata Desertir TNI

Anggota KKB yang Ditembak Mati Aparat Ternyata Desertir TNI

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ketua KPU Khotbah soal Sifat Kebinatangan di Depan Jokowi | Sapi Kurban Jumbo dari Presiden untuk Warga Semarang

[POPULER NUSANTARA] Ketua KPU Khotbah soal Sifat Kebinatangan di Depan Jokowi | Sapi Kurban Jumbo dari Presiden untuk Warga Semarang

Regional
Jokowi Ingin Tanggul Tambakrejo Semarang Jadi Contoh Atasi Banjir Rob di Pantura

Jokowi Ingin Tanggul Tambakrejo Semarang Jadi Contoh Atasi Banjir Rob di Pantura

Regional
Siswi SMA dan Kekasihnya Buang Bayi lalu Pantau Kondisinya lewat Medsos

Siswi SMA dan Kekasihnya Buang Bayi lalu Pantau Kondisinya lewat Medsos

Regional
Sutiono Terkapar Ditendang Sapi Kurban di Lampung

Sutiono Terkapar Ditendang Sapi Kurban di Lampung

Regional
Ambulans Tabrak Truk di Tol Pemalang-Batang, 2 Orang Tewas

Ambulans Tabrak Truk di Tol Pemalang-Batang, 2 Orang Tewas

Regional
BTNGR Sebut Kawasan Gunung Rinjani yang Terbakar Bukan Jalur Pendakian

BTNGR Sebut Kawasan Gunung Rinjani yang Terbakar Bukan Jalur Pendakian

Regional
Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria di Ternate Usai Ijab Kabul

Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria di Ternate Usai Ijab Kabul

Regional
Mengenal Koyor dan Ragam Olahannya dengan Bumbu Khas Nusantara

Mengenal Koyor dan Ragam Olahannya dengan Bumbu Khas Nusantara

Regional
Aparat Tembak Mati 1 Anggota KKB Anak Buah Undinus Kogoya

Aparat Tembak Mati 1 Anggota KKB Anak Buah Undinus Kogoya

Regional
Ganjar Tanggapi soal DPD PDI-P Usulkan Nama Anies di Pilkada Jakarta 2024

Ganjar Tanggapi soal DPD PDI-P Usulkan Nama Anies di Pilkada Jakarta 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com