Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/08/2022, 10:25 WIB

MANADO, KOMPAS.com - Tiga remaja di Manado, Sulawesi Utara, ditangkap karena melakukan kekerasan bersama-sama terhadap korban Yoshua (16) dengan menggunakan senjata tajam.

Ketiga remaja ditangkap Tim Resmob dan Opsnal 3 Presisi Polresta Manado yang dipimpin Kanit Resmob Ipda Heraldy Yudhantara.

Penikaman terjadi di depan Gaming Escape Manado, Sabtu (30/7/2022) sekitar pukul 06.00 Wita.

"Pelaku adalah tiga orang laki-laki berinisial HM (17) warga Koka, JP (18) warga Lawangirung dan TKH (23), warga Ranomut. Ketiganya asal Manado," kata Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P Sirait, Senin (1/8/2022).

Baca juga: Kuras Sumur di Cilacap, 2 Warga Ciamis Tewas Hirup Gas Beracun

Dia menjelaskan, kejadianya terjadi pada saat korban Yoshua sedang duduk santai di kedai Kopi depan Hotel Plaza.

Setelah itu korban akan pulang ke rumah dengan menggunakan motor. Lalu tiba-tiba di perempatan Plaza korban menabrak pengendara motor lain yang berboncengan tiga hingga terjatuh.

Pengendara yang terjatuh adalah seorang perempuan. Kemudian terjadi adu mulut di tempat tersebut. Salah satu teman perempuan tersebut memanggil pacarnya.

Lalu beberapa jam datanglah tiga orang teman dari pengendara perempuan tersebut. Ketiganya yakni HM, JP, dan TKH.

Korban melihat ketiga pelaku akan memukulnya dan langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Namun dikejar oleh pelaku menggunakan sepeda motor.

Tepat di depan Gaming Escape di Kecamatan Wenang, Manado, pelaku mendapati korban.

"Kemudian pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam besi putih yang diselipkan di pinggang dan menikam korban dari atas motor sebanyak satu kali mengena di tangan kanan," jelas Sirait.

Adanya laporan masuk tentang kejadian tersebut, tim gabungan Polresta Manado melakukan penyelidikan.

Tim kemudian mengetahui keberadaan tiga pelaku yang berada di kompleks Shoping Center. Tim menuju tempat tersebut dan mengamankan pelaku tanpa ada perlawanan.

"Ketiga pelaku berserta dengan barang bukti sudah diamankan dan digiring ke Mapolresta untuk diproses lebih lanjut," kata Sirait.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Sumur Air Tawar di Teluk Bima, Dipakai Warga untuk Kebutuhan Sehari-hari

Melihat Sumur Air Tawar di Teluk Bima, Dipakai Warga untuk Kebutuhan Sehari-hari

Regional
Mengenal Komodo, Karakteristik hingga Perkembangbiakan

Mengenal Komodo, Karakteristik hingga Perkembangbiakan

Regional
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 8 Februari 2023: Berawan hingga Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 8 Februari 2023: Berawan hingga Hujan Sedang

Regional
Pasien Anak Gangguan Ginjal Dirawat di RS Moewardi, Direktur Pastikan Bukan Akut

Pasien Anak Gangguan Ginjal Dirawat di RS Moewardi, Direktur Pastikan Bukan Akut

Regional
Berduel gara-gara Tak Terima Pacar Dirayu, Pelajar SMK di Lombok Tengah Ditusuk

Berduel gara-gara Tak Terima Pacar Dirayu, Pelajar SMK di Lombok Tengah Ditusuk

Regional
Membandel, 4 Lokasi Tambang Liar di Pati Ditutup Paksa ESDM dan Petugas Gabungan

Membandel, 4 Lokasi Tambang Liar di Pati Ditutup Paksa ESDM dan Petugas Gabungan

Regional
Dipilih Ikut Olimpiade Sains dan Matematika Asia, Nono Bertemu Gubernur NTT

Dipilih Ikut Olimpiade Sains dan Matematika Asia, Nono Bertemu Gubernur NTT

Regional
Kejati Kaltim Tahan 2 Mantan Dirut Perusahaan Migas Terkait Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Pemprov Kaltim

Kejati Kaltim Tahan 2 Mantan Dirut Perusahaan Migas Terkait Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Pemprov Kaltim

Regional
Pedagang Lato-lato Tewas Dibunuh Temannya Sendiri, Berawal dari Cekcok

Pedagang Lato-lato Tewas Dibunuh Temannya Sendiri, Berawal dari Cekcok

Regional
Penyebab Kebakaran SPBU di Toraja Masih Diselidiki, Polisi Sebut Ada Mobil Pikap dan Sopir Ikut Terbakar

Penyebab Kebakaran SPBU di Toraja Masih Diselidiki, Polisi Sebut Ada Mobil Pikap dan Sopir Ikut Terbakar

Regional
Guru Honorer di Minahasa Selatan Cabuli 16 Siswa Laki-laki

Guru Honorer di Minahasa Selatan Cabuli 16 Siswa Laki-laki

Regional
Jelang Tahun Politik, ASN Pemkot Ambon Diingatkan Tidak Terlibat Politik Praktis

Jelang Tahun Politik, ASN Pemkot Ambon Diingatkan Tidak Terlibat Politik Praktis

Regional
Viral Indomie Rp 41.000 di Semarang, Pemilik Klarifikasi, Klaim Warung Tetap Ramai

Viral Indomie Rp 41.000 di Semarang, Pemilik Klarifikasi, Klaim Warung Tetap Ramai

Regional
Ungkap Penyeludupan Terumbu Karang di Bima, Polisi: Sengaja Ditutup Pakai Jerami

Ungkap Penyeludupan Terumbu Karang di Bima, Polisi: Sengaja Ditutup Pakai Jerami

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Februari 2023

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Februari 2023

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.