Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kuras Sumur di Cilacap, 2 Warga Ciamis Tewas Hirup Gas Beracun

Kompas.com - 01/08/2022, 09:27 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

CILACAP, KOMPAS.com - Dua orang dilaporkan tewas saat sedang menguras sumur di Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (31/7/2022) malam.

Kepala UPT Damkar Cilacap Supriyadi menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat Darmin (55) dan Tursiman (40), menguras sumur, Minggu pagi. Keduanya merupakan warga Ciamis, Jawa Barat.

"Kedua korban menguras sumur menggunakan mesin penguras. Namun pada saat pekerjaan sedang berlangsung salah satu slang ada yang jatuh ke dalam sumur," kata Supriyadi, Senin (1/8/2022).

Setelah pekerjaan selesai pada Minggu sore, Darim turun ke dalam sumur untuk mengambil slang yang jatuh. Namun setelah ditunggu cukup lama korban tak kunjung naik kembali.

"Kemudian Tursiman turun dengan maksud menolong Darmin. Namun sesampainya di dalam Tursiman dipanggil-panggil oleh pemilik sumur juga tidak menjawab," jelas Supriyadi.

Baca juga: Hindari Lubang, Bus Tabrak Motor, 1 Orang Tewas

Mengetahui ada sesuatu yang tidak beres, pemilik sumur lantas melaporkan peristiwa itu ke kepala dusun.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap Fajar Wadji mengatakan, kedua korban diduga tewas akibat menghirup gas beracun.

"Korban pertama bernama Darim berhasil dievakuasi pukul 21.30 WIB dan korban kedua bernama Tusiman berhasil dievakuasi pukul 00.25 WIB," kata Fajar

Menurut dia proses evakuasi dengan menggunakan alat vertikal rescue itu membutuhkan waktu lama karena dikhawatirkan masih ada gas beracun di dalam sumur.

"Satu anggota yang turun dibekali dengan tabung SCBA karena dikawatirkan adanya gas beracun di dalam sumur dan kita pasang blower untuk menyedot udara di dalam," ujar Fajar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Regional
Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian di Sukoharjo Terencana, Pelaku Gasak Uang THR dan Motor Milik Korban

Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian di Sukoharjo Terencana, Pelaku Gasak Uang THR dan Motor Milik Korban

Regional
Penusuk Sopir Batik Solo Trans Ditangkap, Pelaku Kubur Pisau di Kebun Belakang Rumah

Penusuk Sopir Batik Solo Trans Ditangkap, Pelaku Kubur Pisau di Kebun Belakang Rumah

Regional
Mawardi-Harnojoyo Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Cagub-Cawagub Sumsel di PAN dan PDI-P

Mawardi-Harnojoyo Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Cagub-Cawagub Sumsel di PAN dan PDI-P

Regional
Sekolah Diliburkan, Ribuan Guru Unjuk Rasa di Kantor Bupati Merauke

Sekolah Diliburkan, Ribuan Guru Unjuk Rasa di Kantor Bupati Merauke

Regional
Pengakuan Pria yang Bunuh Mantan Istri di Kota Mataram, Sakit Hati dan Cemburu

Pengakuan Pria yang Bunuh Mantan Istri di Kota Mataram, Sakit Hati dan Cemburu

Regional
KPU Buka Lowongan 2.880 PPK untuk Pilkada Jateng 2024, Berikut Syaratnya

KPU Buka Lowongan 2.880 PPK untuk Pilkada Jateng 2024, Berikut Syaratnya

Regional
Kronologi KA Rajabasa Tabrak Bus di OKU Timur, Sopir dan Kernet Kabur

Kronologi KA Rajabasa Tabrak Bus di OKU Timur, Sopir dan Kernet Kabur

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Sedang

Regional
Setelah Putusan MK, Gibran Harap Kubu Anies-Ganjar Ikut Bangun Indonesia

Setelah Putusan MK, Gibran Harap Kubu Anies-Ganjar Ikut Bangun Indonesia

Regional
Penyebab Suporter Panser Biru Boikot Laga PSIS Semarang Vs RANS Nusantara

Penyebab Suporter Panser Biru Boikot Laga PSIS Semarang Vs RANS Nusantara

Regional
Pelaku Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian Asal Karanganyar Ditangkap, Motif Ingin Kuasai Harta Korban

Pelaku Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian Asal Karanganyar Ditangkap, Motif Ingin Kuasai Harta Korban

Regional
6 Hari Hilang di Laut, Dokter RSUD Praya Belum Ditemukan

6 Hari Hilang di Laut, Dokter RSUD Praya Belum Ditemukan

Regional
Hadiri Gala Dinner Rosade, Pj Agus Fatoni: Penting bagi Dokter Obgyn Beri Edukasi Stunting pada Masyarakat

Hadiri Gala Dinner Rosade, Pj Agus Fatoni: Penting bagi Dokter Obgyn Beri Edukasi Stunting pada Masyarakat

Regional
Seorang Nelayan di Nagekeo NTT Tenggelam Saat Memanah Ikan di Laut

Seorang Nelayan di Nagekeo NTT Tenggelam Saat Memanah Ikan di Laut

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com