Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Relawan di Banyumas, Evakuasi hingga Pertemukan ODGJ dengan Keluarga yang Terpisah Belasan Tahun

Kompas.com - 19/07/2022, 07:52 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.com - Sebagian besar masyarakat masih memandang sebelah mata keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Keberadannya banyak ditemukan di antara keramaian kota, di pinggir jalan, di pasar, dan di pusat-pusat pertokoan.

Namun, hanya sedikit yang peduli terhadap mereka. Bahkan, tak jarang mereka harus terusir karena dianggap mengganggu.

Dari keprihatinan itulah, Sapto Adi Wibowo (31), warga Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ini tergerak untuk membantu.

Baca juga: Pesawat TNI AU Jatuh di Blora, Dandim Ungkap Kondisi Jenazah

Bermula dari gerakan individu, kini ia dan rekan-rekannya membentuk komunitas yang bernama Relawan ODGJ Banyumas.

Pria yang akrab disapa Saprol ini menceritakan, awalnya sekitar tahun 2016 hanya sekadar memberikan makanan kepada ODGJ yang kadang ditemui di depan tempat kerjanya di Kebumen.

"Kasihan, banyak orang menganggap sebelah mata. Dari situlah saya terenyuh, (melihat) mereka makan dari sampah," tutur Ketua Relawan ODGJ Banyumas ini saat ditemui, baru-baru ini.

Tak jarang Saprol juga memberikan pakaian kepada ODGJ yang tidak berbusana.

"Saya waktu itu berpikir, dari sekian banyak orang yang melihat ODGJ enggak pakai baju kok dibiarkan. Akhirnya saya kasih baju," kata Saprol.

Mempertemukan ODGJ dengan keluarga

Sekembalinya ke Purwokerto pada tahun 2020, kebiasaan Saprol terus berlanjut.

Kemudian, suatu hari Saprol mengunggah foto ODGJ yang ditemui di sekitar rumahnya ke Facebook. Harapannya kala itu, barangkali ada orang atau keluarga yang mengenalnya.

Tak disangka, saat itu ada seseorang bernama Johan yang merespons unggahan Saprol.

Johan menyampaikan di grup lain ada warga Cirebon sedang mencari anggota keluarganya yang hilang.

Baca juga: 4 Hari Dicari, Jenazah Baharuddin Ditemukan Dalam Perut Buaya

Singkat cerita, Saprol dan Johan akhirnya dapat memertemukan ODGJ tersebut dengan keluarganya yang telah lama terpisah.

"Kok asyik, modal medsos (media sosial) bisa mempertemukan orang," kenang Saprol.

Sejak saat itu, Saprol bersama Johan lebih intens mengunggah ODGJ yang ditemui di jalan ke grup-grup Facebook.

"Kami ingin lebih banyak mempertemukan orang," ujar Saprol.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isu Penculikan Anak di Maluku Resahkan Warga, Polisi: Itu Hoaks dan Tidak Benar

Isu Penculikan Anak di Maluku Resahkan Warga, Polisi: Itu Hoaks dan Tidak Benar

Regional
Ramuan Maut Miras Oplosan di Tasikmalaya yang Tewaskan 2 Pemuda, Alkohol 96 Persen hingga Obat Batuk

Ramuan Maut Miras Oplosan di Tasikmalaya yang Tewaskan 2 Pemuda, Alkohol 96 Persen hingga Obat Batuk

Regional
Anak PNS Sekwan Pakai Camry Dinas dan Tabrak Reklame, Ketua DPRD Jambi: Memalukan

Anak PNS Sekwan Pakai Camry Dinas dan Tabrak Reklame, Ketua DPRD Jambi: Memalukan

Regional
Sebut Pemerintah Pusat Belum Koordinasi soal Pembangunan Tol Lingkar Solo, Bupati Klaten: Saya Membacanya Lewat Media Sosial

Sebut Pemerintah Pusat Belum Koordinasi soal Pembangunan Tol Lingkar Solo, Bupati Klaten: Saya Membacanya Lewat Media Sosial

Regional
12 Remaja Anggota Geng Motor di Pekanbaru Lakukan Begal, Celurit hingga 'Double Stick' Disita

12 Remaja Anggota Geng Motor di Pekanbaru Lakukan Begal, Celurit hingga "Double Stick" Disita

Regional
Kesakitan Saat Buang Air Kecil, Balita di Manggarai Timur Diduga Dicabuli Mantan Anggota DPRD

Kesakitan Saat Buang Air Kecil, Balita di Manggarai Timur Diduga Dicabuli Mantan Anggota DPRD

Regional
Tak Terima Dihina 'Gila' dan Kerja Lembur Tak dibayar, Buruh di Grobogan Adu Argumen dengan Bosnya Warga India

Tak Terima Dihina "Gila" dan Kerja Lembur Tak dibayar, Buruh di Grobogan Adu Argumen dengan Bosnya Warga India

Regional
Ratusan Penggemar Tertipu Konser Sheila on 7 Palsu di Pontianak, Ramai-ramai Lapor Polisi

Ratusan Penggemar Tertipu Konser Sheila on 7 Palsu di Pontianak, Ramai-ramai Lapor Polisi

Regional
Kasus Guru Silat Perkosa Anak 9 Tahun di Sragen 3 Tahun Mangkrak, Ayah Korban Kecewa

Kasus Guru Silat Perkosa Anak 9 Tahun di Sragen 3 Tahun Mangkrak, Ayah Korban Kecewa

Regional
8 Siswa SD Pariaman Diduga Keracunan Makanan, BBPOM Padang: Minuman Energi Power F Bukan untuk Anak

8 Siswa SD Pariaman Diduga Keracunan Makanan, BBPOM Padang: Minuman Energi Power F Bukan untuk Anak

Regional
Bersembunyi di Sungai Selama 1,5 Jam, Pencuri Mobil Ditangkap Babinsa dan Warga di Banyumas

Bersembunyi di Sungai Selama 1,5 Jam, Pencuri Mobil Ditangkap Babinsa dan Warga di Banyumas

Regional
Adik di Tasikmalaya Tusuk Sang Kakak yang Tidur hingga Tewas, Pelaku yang Diduga ODGJ  Kabur

Adik di Tasikmalaya Tusuk Sang Kakak yang Tidur hingga Tewas, Pelaku yang Diduga ODGJ Kabur

Regional
Kapal Tanpa Awak yang Terdampar di Alas Purwo Banyuwangi Ternyata Dilepas di Laut karena Rusak

Kapal Tanpa Awak yang Terdampar di Alas Purwo Banyuwangi Ternyata Dilepas di Laut karena Rusak

Regional
Camry Pelat Merah Kecelakaan di Jambi, Disopiri Siswa SMA dan Bawa Penumpang Tanpa Busana, Milik Siapa Mobil Itu?

Camry Pelat Merah Kecelakaan di Jambi, Disopiri Siswa SMA dan Bawa Penumpang Tanpa Busana, Milik Siapa Mobil Itu?

Regional
Kantor Ekspedisi di Rangkasbitung yang Dibobol Pencuri Ternyata Pernah Kemalingan Tahun 2022

Kantor Ekspedisi di Rangkasbitung yang Dibobol Pencuri Ternyata Pernah Kemalingan Tahun 2022

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.