Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keroyok 3 Warga hingga Babak Belur, 26 Pria di Kupang Ditangkap

Kompas.com - 30/06/2022, 20:36 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menangkap 26 pelaku pengeroyokan tiga warga Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang.

Puluhan pemuda yang berasal dari Kabupaten Alor itu, kemudian digelandang ke Markas Polres Kupang untuk diinterogasi.

"Para pelaku kita tangkap dan kita sedang periksa mereka, bersama sejumlah saksi mata," kata Kepala Polres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto, kepada sejumlah wartawan, Kamis (30/6/2022).

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Selasa (28/6/2022) tengah malam.

Polisi bergerak cepat karena warga sempat memblokade jalan dan menyandera puluhan pelaku.

Polisi pun kemudian mengamankan 26 pelaku melalui pengawalan ketat pada Rabu (29/6/2022).

Irwan menyebut, tiga korban penganiayaan itu yakni Januardi Y Rassi, Andika Loasana, dan Andri Donald Rassi.

"Tiga korban ini telah dibawa dan dirawat di Puskesmas Oekabiti," kata dia.

Baca juga: Kedapatan Cabuli Balita, Remaja 16 Tahun di Kupang Dilaporkan ke Polisi

Kronologi pengeroyokan

Irwan menuturkan, kasus penganiayaan itu bermula saat tiga korban menghadiri pesta pernikahan di rumah warga Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Selasa malam.

Saat pesta, terjadi keributan. Selanjutnya ketiga korban meninggalkan tempat pesta dan beristirahat di rumah Petrus Rasi.

Pada Rabu (29/6/2022) subuh, beberapa orang tak dikenal mendatangi rumah Petrus Rassi, tempat ketiga korban beristirahat.

Para pemuda ini hendak mencari seorang pria bernama Cung Rassi. Namun, Cung Rassi tidak berada di tempat.

Karena kesal, para pelaku lalu menganiaya tiga korban menggunakan senjata tajam. Ketiga korban menderita luka tusukan di paha dan betis.

"Akibat kejadian tersebut ketiga korban mengalami luka-luka serius," ungkap Irwan.

Para pelaku pengeroyokan selanjutnya membawa korban Januardi. Petrus Rassi kembali ke tempat pesta dan meminta agar masyarakat setempat membawa Cung Rassi.

Sementara itu korban Andika Loasana dan Andri Donald Rassi dibawa oleh warga ke Puskesmas Oekabiti, untuk mendapatkan perawatan medis, karena terluka parah.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Undang Sejumlah Guru Besar Unnes, Dewan Ketahanan Nasional Bantah Lakukan Pengkondisian

Undang Sejumlah Guru Besar Unnes, Dewan Ketahanan Nasional Bantah Lakukan Pengkondisian

Regional
Makan Siang dengan Relawan, Gibran Perkenalkan Mangkunegara X dan Singgung Kriteria Penggantinya di Solo

Makan Siang dengan Relawan, Gibran Perkenalkan Mangkunegara X dan Singgung Kriteria Penggantinya di Solo

Regional
Caleg Meninggal Masih Dapat Suara di Pemilu

Caleg Meninggal Masih Dapat Suara di Pemilu

Regional
Mengenang Jejak NH Dini Lewat 'Dini, Kita, dan Nanti'

Mengenang Jejak NH Dini Lewat "Dini, Kita, dan Nanti"

Regional
Promosi MXGP Samota 2024, Pemerintah Gandeng Baim Wong Jelajahi Destinasi Unggulan

Promosi MXGP Samota 2024, Pemerintah Gandeng Baim Wong Jelajahi Destinasi Unggulan

Regional
Jadwal dan Harga Tiket Bus Jakarta-Padang Mudik Lebaran 2024

Jadwal dan Harga Tiket Bus Jakarta-Padang Mudik Lebaran 2024

Regional
Pesan Jokowi untuk Pemerintahan Baru, Hati-hati Kelola Indonesia

Pesan Jokowi untuk Pemerintahan Baru, Hati-hati Kelola Indonesia

Regional
Ratusan Karyawan Undana Mengadu ke Ombudsman, Ini Penyebabnya

Ratusan Karyawan Undana Mengadu ke Ombudsman, Ini Penyebabnya

Regional
Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah di Sumbawa Naik Rp 10.000

Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah di Sumbawa Naik Rp 10.000

Regional
Meksi Beda Partai, Eks Bupati Blora Ini Jagokan Anaknya Maju Pilkada 2024

Meksi Beda Partai, Eks Bupati Blora Ini Jagokan Anaknya Maju Pilkada 2024

Regional
100 Anggota Polisi Akan Jaga dan Amankan Pleno KPU Jayapura

100 Anggota Polisi Akan Jaga dan Amankan Pleno KPU Jayapura

Regional
Menuju PON 2028, Pemda Sumbawa Genjot Pembangunan Sport Center Samota

Menuju PON 2028, Pemda Sumbawa Genjot Pembangunan Sport Center Samota

Regional
Pemkot Pangkalpinang Bakal Gelar 7 Pasar Murah, Simak Jadwalnya

Pemkot Pangkalpinang Bakal Gelar 7 Pasar Murah, Simak Jadwalnya

Regional
Menilik Kronologi Kasus Komisioner KPU Wonosobo yang Diduga Instruksikan PPK untuk Memenangkan Paslon Tertentu

Menilik Kronologi Kasus Komisioner KPU Wonosobo yang Diduga Instruksikan PPK untuk Memenangkan Paslon Tertentu

Regional
Pernah Divonis Bebas, 'Ratu Narkoba' Ditangkap Lagi di Indragiri Hulu

Pernah Divonis Bebas, "Ratu Narkoba" Ditangkap Lagi di Indragiri Hulu

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com