Soal Kasus Nikita Mirzani, Pihak Dito Mahendra Buka Pintu Damai, tapi…

Kompas.com - 25/06/2022, 06:45 WIB

KOMPAS.com - Menyoal kasus Nikita Mirzani, pihak pelapor, yakni Dito Mahendra, mengaku membuka pintu damai.

Namun, menurut pengacara Dito Mahendra, Luvino Siji Samura, pihaknya tetap mengharapkan penegakan hukum dari polisi terhadap Nikita Mirzani untuk memberikan keadilan.

"Saya harapkan di sini sebagai penasehat hukum pelapor, penegakan hukum terhadap terlapor benar-benar (dilakukan)," ujarnya di Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Serang Kota.

Baca juga: Upaya Restorative Justice Gagal, Nikita Mirzani Tak Penuhi Panggilan Penyidik

Luvino mendatangi Mapolresta Serang Kota pada Jumat (24/6/2022) malam usai mendapat surat panggilan dari penyidik.

Ia mengatakan, penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Serang Kota berencana mengupayakan restorative justice pada kasus yang menjerat Nikita Mirzani.

"Kami difasilitasi sama penyidik Polresta Serang Kota untuk melakukan adanya rencana restorative justice," ucapnya.

Baca juga: Nikita Mirzani Jadi Tersangka, Dito Mahendra Minta Polisi Tak Ragu Tegakan Keadilan

Pihak Nikita Mirzani tak penuhi panggilan

Suasana Polresta Serang Kota, Jumat (24/6/2022) malam. Upaya Restorative Justice untuk kasus Nikita Mirzani gagal dilakukan karena NIkita tak penuhi panggilan.KOMPAS.COM/RASYID RIDHO Suasana Polresta Serang Kota, Jumat (24/6/2022) malam. Upaya Restorative Justice untuk kasus Nikita Mirzani gagal dilakukan karena NIkita tak penuhi panggilan.

Penyidik Satreskrim Polresta Serang Kota rencananya mengadakan mediasi antara pihak Nikita Mirzani dan Dito Mahendra.

Akan tetapi, hanya pengacara Dito Mahendra yang mendatangi Polresta Serang Kota. Sedangkan, hingga pukul 21.00 WIB, pihak terlapor maupun penasihat hukumnya tak memenuhi panggilan.

"Kami di sini dipanggil oleh penyidik untuk melakukan adanya restorative justice. Namun dari pihak terlapor tidak bisa hadir. Saya tidak tahu alasannya apa," ungkapnya.

Ketika ditemui pewarta, Kasat Reskrim Polresta Serang Kota AKP David Adhi Kusuma enggan memberikan keterangan terkait upaya restorative justice dalam kasus pencemaran nama baik yang menjerat Nikita Mirzani.

Baca juga: Polisi: Dito Mahendra Laporkan Konten Insta Story Nikita Mirzani

 

Nikita Mirzani dilaporkan terkait pencemaran nama baik

Nikita Mirzani didampingi kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid, saat ditemui di Mabes Polri, Rabu (22/6/2022).Kompas.com/cynthia lova Nikita Mirzani didampingi kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid, saat ditemui di Mabes Polri, Rabu (22/6/2022).

Untuk diketahui, Dito Mahendra (DM) melaporkan artis Nikita Mirzani (NM) ke Polres Serang Kota pada 16 Mei 2022.

Laporan yang teregistrasi dengan nomor LP/B/263/V/2022/SPKT.C/POLRESTA SERANG KOTAKOTA/POLDA BANTEN tersebut terkait kasus dugaan pencemaran nama baik.

Baca juga: Kejari Serang Sebut Nikita Mirzani Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menuturkan, dugaan pencemaran nama baik itu dilakukan lewat unggahan Instagram Story Nikita Mirzani.

"Konteksnya sendiri terkait dengan laporan yang dibuat oleh pelapor yakni DM sesuai dengan laporan polisi tentang Undang-Undang ITE di mana yang menjadi obyek dalam pelaporan adalah konten yang ada di Insta Stroy NM," jelasnya, Rabu (15/6/2022).

Baca juga: Nikita Mirzani Jadi Tersangka, Dijerat UU ITE Terkait Pencemaran Nama Baik, Ini Kronologi Kasusnya

Terkait perkara ini, Nikita Mirzani ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polresta Serang Kota dalam kasus pencemaran nama baik.

"Kalau dari surat penetapan tersangka, pasal yang dikenakan tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau penulisan fitnah dengan tulisan sebagaimana dimaksud Pasal 311 KUHPidana," tutur Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang Rezkinil Jusar, Rabu (22/6/2022).

Baca juga: Duduk Perkara Nikita Mirzani Hendak Dijemput Paksa Polisi, Bermula dari Laporan soal Konten “Insta Story”

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Serang, Rasyid Ridho | Editor: Gloria Setyvani Putri, Reni Susanti, Teuku Muhammad Valdy Arief)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Pukul Ayah Hingga Tewas di Purworejo, Ternyata Idap Ganguan Jiwa

Anak Pukul Ayah Hingga Tewas di Purworejo, Ternyata Idap Ganguan Jiwa

Regional
Mengaku Jadi Korban Pembacokan Begal, Pria Ini Malah Ditangkap Polisi

Mengaku Jadi Korban Pembacokan Begal, Pria Ini Malah Ditangkap Polisi

Regional
Rektornya Ditangkap Tangan, Unila Masih Tunggu Penjelasan KPK

Rektornya Ditangkap Tangan, Unila Masih Tunggu Penjelasan KPK

Regional
Capaian Vaksinasi Booster Kedua Covid-19 untuk Nakes di Solo Capai 67,81 Persen

Capaian Vaksinasi Booster Kedua Covid-19 untuk Nakes di Solo Capai 67,81 Persen

Regional
Setelah Buron 4 Tahun, Pelaku Pencabulan Keponakan Akhirnya Ditangkap di Tangerang

Setelah Buron 4 Tahun, Pelaku Pencabulan Keponakan Akhirnya Ditangkap di Tangerang

Regional
191 Hektare Cagar Alam Wae Wuul Kawasan Perlindungan Komodo Terbakar

191 Hektare Cagar Alam Wae Wuul Kawasan Perlindungan Komodo Terbakar

Regional
Ayah Brigadir J: Dia kan Belum Menikah, Tidak Ada Tanggungan, Wajar Tabungannya Rp 200 Juta

Ayah Brigadir J: Dia kan Belum Menikah, Tidak Ada Tanggungan, Wajar Tabungannya Rp 200 Juta

Regional
Polda Jateng Ungkap Kondisi Jalan Saat Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Batang-Pemalang

Polda Jateng Ungkap Kondisi Jalan Saat Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Batang-Pemalang

Regional
Tata Cara dan Lokasi Penukaran Uang Kertas Baru di Bangka Belitung

Tata Cara dan Lokasi Penukaran Uang Kertas Baru di Bangka Belitung

Regional
Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Regional
Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Regional
Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Regional
Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Regional
Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Regional
Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.