Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 hingga ke Pos Ronda, Belajar dari Solo...(Bagian 1)

Kompas.com - 24/05/2022, 08:27 WIB

Praktik baik penanganan pandemi Covid-19 dengan percepatan vaksinasi dilakukan di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Mulai dari jemput bola hingga ke rumah warga dan pos ronda, gerak cepat pemerintah kelurahan, serta keterbukaan informasi. Seperti apa hasilnya?

SOLO, KOMPAS.com – Puluhan orang berduyun-duyun mendatangi rumah Sri Haryanto (70) di Kampung Tegalharjo, RW 003 RW 011 Kelurahan Joglo, Banjarsari, Solo, pada Selasa (10/5/2022) pagi.

Lebih banyak dari mereka datang dengan berjalan kaki daripada naik kendaraan.

Agung Sutaryanto (50) dan Dwi Darmini (51) termasuk di antaranya. Jarak yang dekat membuat pasangan suami istri itu berpikir tak perlu repot-repot pakai sepeda motor.

Rumah mereka berada di RT 002 RW 011 Kelurahan Banjarsari, hanya berjarak sekitar 350 meter dari lokasi tujuan.

Kedatangan Agung dan Dwi ke rumah salah satu tokoh masyarakat Solo yang akrab disapa Pak Gareng saat itu adalah untuk mengakses layanan vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan (booster).

Baca juga: Siswa di Solo Tetap Wajib Pakai Masker di Sekolah

 

Kegiatan tersebut diadakan oleh UPTD Puskesmas Gambirsari. Keduanya pun mengaku sangat terbantu dengan penyediaan layanan vaksinasi dengan sistem jemput bola itu.

Agung dan Dwi sudah menerima vaksin dosis lengkap sejak September 2021. Mereka mengaku paham betul akan manfaat vaksin dosis booster, yaitu untuk semakin meningkatkan imunitas tubuh dalam melawan virus corona.

Tetapi, keduanya memilih tak langsung mengaksesnya pada awal Maret.

Dua bulan lalu, Dwi telah diberi tahu oleh kader kesehatan di tempat tinggalnya bahwa penyuntikan vaksin dosis booster bagi lansia dan masyarakat umum bisa diberikan minimal 3 bulan setelah menerima vaksinasi dosis kedua, tidak lagi 6 bulan.

Namun, dia saat itu berpikir pasti akan ada banyak orang lain yang ingin juga segera mendaftar vaksinasi booster di puskesmas.

Dwi dan Agung khawatir menghadapi antrean panjang layanan vaksinasi karena bisa membuat mereka tak bisa berjualan optimal untuk menyambung hidup.

Di samping itu, Dwi mengaku masih sedikit cemas ketika harus mendatangi fasilitas kesehatan di tengah pandemi.

Ini terkait dengan potensi yang lebih besar untuk bisa tertular Covid-19 maupun penyakit lain dari orang yang berobat.

Sebelum ini, dia sebenarnya pernah juga mendapatkan informasi terkait agenda vaksinasi Covid-19 booster yang diadakan di luar puskesmas.

Tetapi, karena berbagai pertimbangan, termasuk lokasinya yang dirasa masih cukup jauh dari rumah, Dwi baru mengakses vaksin ketiga kali ini.

“Layanan vaksinasi seperti ini (jemput bola) jelas sangat membantu warga karena praktis. Kami jadi tak perlu pergi ke puskesmas,” kata Dwi, saat ditemui Kompas.com setelah disuntik vaksin booster.

Sama seperti sebelum-sebelumnya, Dwi mendapat informasi agenda vaksinasi kali ini dari grup WhatsApp (WA) ibu-ibu Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat RW yang dibagikan oleh kader kesehatan.

Suaminya juga mendapatkan informasi tersebut. Bedanya, Agung memperolehnya dari grup WA bapak-bapak RT.

“Informasi program atau imbauan dari pemerintah kan selalu disebar di grup WA. Kalau pas ada agenda pertemuan, pengurus (PKK dan Posyandu) biasanya akan menyampaikannya juga secara langsung. Dari situ, kami (sebagai warga) jadi tahu apa-apa yang terjadi,” ungkap Dwi.

Pada hari itu, total ada 79 orang yang mengakses layanan vaksinasi booster di rumah Pak Gareng.

Dari jumlah tersebut, 54 orang di antaranya adalah masyarakat usia 18 tahun ke atas, 19 orang termasuk kelompok pra-lansia, dan 6 orang lansia.

Sebagian besar adalah penduduk Kelurahan Joglo atau warga sekitar.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TPA Jatibarang Semarang Diperkirakan Hanya Sanggup Menampung Sampah dalam 2 Bulan

TPA Jatibarang Semarang Diperkirakan Hanya Sanggup Menampung Sampah dalam 2 Bulan

Regional
Hindari Kecelakaan Laut, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Diminta Rutin Cek Kondisi Kapal

Hindari Kecelakaan Laut, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Diminta Rutin Cek Kondisi Kapal

Regional
Setiap Rabu, ASN di Semarang Diwajibkan Tak Gunakan Kendaraan Bermotor

Setiap Rabu, ASN di Semarang Diwajibkan Tak Gunakan Kendaraan Bermotor

Regional
Kapal Ikan KM Pasifik Terbalik di Pulau Mapur Bintan, 7 Kru Selamat, 1 Hilang

Kapal Ikan KM Pasifik Terbalik di Pulau Mapur Bintan, 7 Kru Selamat, 1 Hilang

Regional
2 Korban Tenggelam di Labuan Bajo Ternyata Ibu dan Adik Artis Ayu Anjani

2 Korban Tenggelam di Labuan Bajo Ternyata Ibu dan Adik Artis Ayu Anjani

Regional
Korean Style 'Trending' di Anak Muda, Thrift Shop Jadi Sasaran

Korean Style "Trending" di Anak Muda, Thrift Shop Jadi Sasaran

Regional
Smong, Kearifan Lokal yang Selamatkan Puluhan Ribu Warga Pulau Simeulue dari Tsunami Aceh 2004

Smong, Kearifan Lokal yang Selamatkan Puluhan Ribu Warga Pulau Simeulue dari Tsunami Aceh 2004

Regional
Ma'ruf Amin: Jangan Sampai Sapi Berpenyakit Dikirim ke Daerah Lain

Ma'ruf Amin: Jangan Sampai Sapi Berpenyakit Dikirim ke Daerah Lain

Regional
Peredaran Sabu di Bogor dan Depok, Pelaku Simpan Barang di Tiang Listrik

Peredaran Sabu di Bogor dan Depok, Pelaku Simpan Barang di Tiang Listrik

Regional
Gibran Minta Jokowi Beli Tiket jika Ingin Nonton Konser Dream Theater di Solo

Gibran Minta Jokowi Beli Tiket jika Ingin Nonton Konser Dream Theater di Solo

Regional
Sosok Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB, Gagal 4 Kali Jadi Tentara hingga Niat Berangkatkan Ibunya Haji

Sosok Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB, Gagal 4 Kali Jadi Tentara hingga Niat Berangkatkan Ibunya Haji

Regional
Server Eror, SMMPTN Universitas Lampung Batal Digelar

Server Eror, SMMPTN Universitas Lampung Batal Digelar

Regional
Kunjungi Lombok Barat, Wapres Lihat Kondisi Sapi yang Sembuh dari PMK

Kunjungi Lombok Barat, Wapres Lihat Kondisi Sapi yang Sembuh dari PMK

Regional
SMA Negeri di Lebak Kekurangan Murid, Guru Door To Door ke Rumah Warga

SMA Negeri di Lebak Kekurangan Murid, Guru Door To Door ke Rumah Warga

Regional
Masih Rumuskan Solusi soal Penghapusan Honorer, Wabup Nunukan: Hanya Kitab Suci yang Tak Bisa Diubah

Masih Rumuskan Solusi soal Penghapusan Honorer, Wabup Nunukan: Hanya Kitab Suci yang Tak Bisa Diubah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.