Kota Lama Jadi Pilot Project Bebas Kabel Udara Pertama di Semarang

Kompas.com - 18/05/2022, 18:02 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Kawasan Kota Lama menjadi pilot project bebas kabel udara di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pengerjaan penurunan kabel di Kota Lama sendiri sudah dimulai pada 12 Mei 2022.

"Pengerjaan itu ditargetkan hingga akhir bulan Mei 2022," jelasnya melalui keterangan resminya, Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Wali Kota Semarang Perbolehkan Warga Lepas Masker di Ruang Terbuka, asalkan...

Jalan Merak di samping Polder Tawang merupakan lokasi awal pengerjaan. Selanjutnya, proyek tersebut akan diteruskan ke ruas jalan lainnya.

"Upaya pembebasan kabel di udara tidak hanya direncanakan di kawasan Kota Lama Semarang saja," paparnya.

Dia mengungkapkan jika lebih luas lagi target awal penanaman kabel melalui jalur ducting akan menyentuh kawasan segitiga emas di Kota Semarang.

"Kawasan Kota Lama kemudian secara khusus menjadi titik awal pengerjaan setelah mendapatkan banyak saran," ujarnya.

Baca juga: Kota Semarang Jadi Daerah Paling Banyak Dikunjungi Selama Libur Lebaran, Kota Lama Lokasi Favorit

Adapun beberapa ruas dari Segitiga Emas yang akan target adalah jalan Gajahmada, Pemuda, Pandanaran, hingga bertemu di kawasan Simpanglima Kota Semarang.

"Untuk di Kota Lama sendiri laporan kawan - kawan di lapangan ada ruas yang memang belum bisa langsung dikerjakan," imbuhnya.

Hal itu disebabkan lokasi tersebut masih harus dilakukan penggalian. Namun, dia memastikan untuk lokasi lainnya akan diupayakan bisa sesuai rencana.

"Nanti kita akan lakukan secara bertahap," paparnya.

Sebelumnya, setelah viralnya kawasan Kota Lama Semarang yang menyalip jumlah kunjungan wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Magelang, perhatian masyarakat pun langsung ramai tertuju pada salah satu destinasi wisata di ibu kota provinsi Jawa Tengah tersebut.

Baca juga: Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Dari banyaknya perhatian yang diberikan, beragam masukan lalu ditujukan kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi melalui berbagai kanal media sosial miliknya.

Salah satu topik masukan yang diberikan adalah terkait banyaknya kabel di atas Kota Lama yang dianggap perlu ditangani agar menambah estetika kawasan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Beri Makan Kucing Kesayangan, Lansia Hilang Terseret Arus Sungai

Hendak Beri Makan Kucing Kesayangan, Lansia Hilang Terseret Arus Sungai

Regional
Olah Lahan Tidur Bersama Warga, Polisi di Perbatasan RI-Timor Leste Terima Penghargaan

Olah Lahan Tidur Bersama Warga, Polisi di Perbatasan RI-Timor Leste Terima Penghargaan

Regional
Sepakat, Ulama dan Akademisi Tanah Melayu Pilih Ganjar Jadi Presiden RI 2024-2029

Sepakat, Ulama dan Akademisi Tanah Melayu Pilih Ganjar Jadi Presiden RI 2024-2029

Regional
Kantor Bupati Pemalang Didatangi Petugas KPK, Ada Ruangan Dinas yang Disegel

Kantor Bupati Pemalang Didatangi Petugas KPK, Ada Ruangan Dinas yang Disegel

Regional
Tak Mempan Dinasihati, Orangtua di Bengkulu Laporkan Anaknya Konsumsi Sabu

Tak Mempan Dinasihati, Orangtua di Bengkulu Laporkan Anaknya Konsumsi Sabu

Regional
Polisi Kejar Paman Pembunuh Siswa SD di Deli Serdang, Pelaku Diduga ODGJ

Polisi Kejar Paman Pembunuh Siswa SD di Deli Serdang, Pelaku Diduga ODGJ

Regional
Harga Tiket Masuk TN Komodo Naik Mulai 1 Januari 2023, Pemprov NTT Gencarkan Sosialisasi

Harga Tiket Masuk TN Komodo Naik Mulai 1 Januari 2023, Pemprov NTT Gencarkan Sosialisasi

Regional
Rapat G20, Perwakilan Jerman hingga China Berencana Terbang Langsung ke Belitung

Rapat G20, Perwakilan Jerman hingga China Berencana Terbang Langsung ke Belitung

Regional
10 Tahun Keistimewaan, Pemda DIY Minta Kalurahan Aktif Ajukan Proposal untuk Akses Danais

10 Tahun Keistimewaan, Pemda DIY Minta Kalurahan Aktif Ajukan Proposal untuk Akses Danais

Regional
Oknum Polisi di Sumsel Tertangkap Beli Pil Ekstasi

Oknum Polisi di Sumsel Tertangkap Beli Pil Ekstasi

Regional
Mau Tanam Cabai, Petani di Purworejo Malah Cangkul Mortir

Mau Tanam Cabai, Petani di Purworejo Malah Cangkul Mortir

Regional
Padepokan Nur Dzat Sejati Ditutup Pemkab Blitar, Gus Samsudin: Bukan Dicabut Izinnya, Tapi Ditambahkan

Padepokan Nur Dzat Sejati Ditutup Pemkab Blitar, Gus Samsudin: Bukan Dicabut Izinnya, Tapi Ditambahkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2022

Regional
Kisah Nurhayati, Tergerak dari Tumpukan Sampah di Belakang Sekolah hingga Kenalkan Siswa Ecobrick dan Ekoenzim

Kisah Nurhayati, Tergerak dari Tumpukan Sampah di Belakang Sekolah hingga Kenalkan Siswa Ecobrick dan Ekoenzim

Regional
Tingkah Jan Ethes Srinarendra, Cucu Presiden Jokowi yang Ramah dan Membuat Orang Gemas

Tingkah Jan Ethes Srinarendra, Cucu Presiden Jokowi yang Ramah dan Membuat Orang Gemas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.