Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Kompas.com - 17/05/2022, 16:36 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu Heri Jerman mendesak salah satu perusahaan pertambangan yang merusak jalan provinsi untuk segera mengganti aset daerah yang tak bisa digunakan dalam tempo dua bulan.

"Saya baru menjabat Kajati Bengkulu mendengar ada jalan provinsi yang dirusak perusahaan tambang dan tak bisa dipergunakan. Perlu Anda ketahui semua bahwa kasus tersebut masih dinegosiasikan antara pemerintah dengan perusahaan tambang tersebut. Mereka berjanji akan mengganti karena itu terjadi sejak puluhan tahun lalu," kata Heri Jerman dalam acara Penerangan/Penyuluhan Program Pembinaan Masyarakat serta Atensi Khusus Kejaksaan Agung di Bencoolen Mal, Selasa (17/5/2022).

Heri mengatakan, Kejati Bengkulu masih menunggu janji perusahaan tambang untuk segera merealisasikan komitmennya.

Apabila tidak terealisasi dalam dua bulan ini, kejaksaan terpaksa akan mempidanakan perusahaan tambang tersebut.

Baca juga: Jalan Provinsi Bengkulu Sepanjang 3 Km Rusak akibat Dikeruk, DPRD Minta Perusahan Tambang Tanggung Jawab

"Saya masih menunggu realisasi janji perusahaan tambang tersebut. Apabila dalam dua bulan tidak direalisasikan maka dengan terpaksa akan saya pidanakan," tegas Kajati Bengkulu.

Sebelumnya diberitakan, jalan provinsi sepanjang 3 kilometer yang ada di di Desa Gunung Payung, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu tak dapat dimanfaatkan karena dikeruk perusahaan batubara  sejak tahun 2018.

Sebagai gantinya perusahaan mengganti jalan itu dengan jalan yang buruk, berdebu dan tak diaspal dan membahayakan karena berdampingan dengan jalan utama milik tambang.

Kepala Desa Gunung Payung, Muhammad Hatta menyampaikan keluhan warga dan mewakili sejumlah desa yang bergantung pada jalan itu. Menurutnya sejak jalan provinsi digali pihak tambang karena ada kandungan batubara masyarakat diberi jalan ganti oleh perusahaan dalam kondisi buruk, berdebu dan becek.

Baca juga: Warga Bengkulu Galang Uang Koin untuk Perbaikan Jalan Provinsi yang Rusak

Sementara itu , Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali menegaskan perusahaan tambang batubara harus bertanggungjawab atas rusaknya aset jalan provinsi sepanjang 3 kilometer yang digali karena ada kandungan batubara di bawahnya.

Jalan provinsi yang digali berakibat tak dapat digunakan masyarakat itu terletak di Desa Gunung Payung, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, sejak 2018.

"Jalan provinsi itu aset publik yang dirusak dengan cara digali oleh perusahaan tambang jadi kami minta perusahaan bertanggungjawab bila berlarut-larut maka ini sudah masuk pidana," tegas Tantawi saat diwawancarai di gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (18/4/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Legenda Kumbang Bernaung, Asal Usul Nama Danau Malawen

Legenda Kumbang Bernaung, Asal Usul Nama Danau Malawen

Regional
Rumah Tjahjo Kumolo di Kota Semarang Masih Sepi, Hanya Ada Keponakan dan Adik Ipar

Rumah Tjahjo Kumolo di Kota Semarang Masih Sepi, Hanya Ada Keponakan dan Adik Ipar

Regional
Diduga Rusak Hutan Lindung di Riau, Satu Unit Alat Berat Disita Polisi Hutan

Diduga Rusak Hutan Lindung di Riau, Satu Unit Alat Berat Disita Polisi Hutan

Regional
Tinggalkan Uang di Mobil untuk Beli Minum, Rp 769 Juta Milik Pemkab Way Kanan Dicuri

Tinggalkan Uang di Mobil untuk Beli Minum, Rp 769 Juta Milik Pemkab Way Kanan Dicuri

Regional
Kebakaran di Labuan Bajo, Warung Makan dan Rumah Warga Ludes Dilalap Api

Kebakaran di Labuan Bajo, Warung Makan dan Rumah Warga Ludes Dilalap Api

Regional
Bupati Aceh Tamiang: Agar Aman PMK, Periksakan Hewan Kurban ke Posko Kecamatan

Bupati Aceh Tamiang: Agar Aman PMK, Periksakan Hewan Kurban ke Posko Kecamatan

Regional
Profil Singkat PT Smoore Technology Indonesia, Pabrik Rokok Elektrik yang Diresmikan Menteri Investasi

Profil Singkat PT Smoore Technology Indonesia, Pabrik Rokok Elektrik yang Diresmikan Menteri Investasi

Regional
Tjahjo Kumolo Meninggal, FX Rudy Berduka: Kehilangan Teman Ngopi dan Sosok Jago Lobi

Tjahjo Kumolo Meninggal, FX Rudy Berduka: Kehilangan Teman Ngopi dan Sosok Jago Lobi

Regional
Prada Beryl Gugur Ditembak KKB, Sosoknya Dikenal Sering Santuni Anak Yatim dan Ingin Berangkatkan Ibu Berhaji

Prada Beryl Gugur Ditembak KKB, Sosoknya Dikenal Sering Santuni Anak Yatim dan Ingin Berangkatkan Ibu Berhaji

Regional
Sistem Bubble Covid-19 ASEAN Para Games 2022, Gibran: Per Hotel Per Cabor

Sistem Bubble Covid-19 ASEAN Para Games 2022, Gibran: Per Hotel Per Cabor

Regional
Terima Aduan soal Jalur Zonasi PPDB Jawa Tengah, Ombudsman Lakukan Pengawasan

Terima Aduan soal Jalur Zonasi PPDB Jawa Tengah, Ombudsman Lakukan Pengawasan

Regional
Satpol PP Kota Semarang Temukan 6 Sapi Positif PMK Masih Dijual Bebas

Satpol PP Kota Semarang Temukan 6 Sapi Positif PMK Masih Dijual Bebas

Regional
1.571 KK Warga Bengkulu Terdampak Banjir, Permukiman Terendam, Jalan Tertutup Longsor

1.571 KK Warga Bengkulu Terdampak Banjir, Permukiman Terendam, Jalan Tertutup Longsor

Regional
Cerita Bripka Rahmat, Bangun Bengkel Kamtibmas Bantu Anak Putus Sekolah hingga Mantan Napi

Cerita Bripka Rahmat, Bangun Bengkel Kamtibmas Bantu Anak Putus Sekolah hingga Mantan Napi

Regional
PNS Gadai SK untuk Pinjaman ke Bank, Apakah Gaji Ke-13 Bakal Dipotong?

PNS Gadai SK untuk Pinjaman ke Bank, Apakah Gaji Ke-13 Bakal Dipotong?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.