Biadab, Kakak Beradik Dijadikan Budak Seks Ayah Tiri, Korban Diancam sampai Ketakutan

Kompas.com - 11/04/2022, 21:25 WIB

GROBOGAN, KOMPAS.com - Pensiunan pegawai Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) asal Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, berinisial S (66) diringkus Satreskrim Polres Grobogan setelah dilaporkan memperkosa dua putri tirinya berulangkali.

Dari hasil pemeriksaan penyidik, korban yang berstatus kakak beradik berinisial MS (29) dan NF (25) tersebut diketahui sudah menerima serangan seksual dari ayah tirinya itu sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Andreansyah Rithas Hasibuan menyampaikan, kedua korban dipaksa melakukan hubungan seksual dengan disertai ancaman saat kondisi rumah sepi.

Sudah tak terhitung berapa kali pelaku memperkosa kedua anak tirinya itu.

Baca juga: Detik-detik Korlap Demo di Bone Terbakar Saat Tendang Ban Bekas yang Disiram BBM

MS menjadi korban birahi ayah tirinya saat masih berusia 10 tahun dan terakhir kali perbuatan bejat itu dilakukan pada Minggu (6/3/2022). 

Sementara, NF pertama kali diperkosa saat umur 12 tahun ketika diajak bertugas ke Cirebon dan terakhir kali dirudapaksa di rumah, pada Rabu (9/3/2022).

"Kenapa perbuatan biadab yang dilakukan berkali-kali hingga bertahun-tahun tak terungkap. Jadi, korban diancam sehingga ketakutan. Diperkosa saat ibunya pergi keluar atau berbelanja ke pasar," terang Hasibuan, saat dihubungi melalui ponsel, pada Senin (11/4/2022).

Kedua korban yang tak tahan menjadi budak seks ayah tirinya itu akhirnya memberanikan diri untuk melapor ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Grobogan pada awal Maret 2022.

Baca juga: Siswi SMK di Grobogan Depresi, Diduga Berulangkali Diperkosa Ayah Tirinya

"Setelah alat bukti terpenuhi, kami tangkap pelaku pada pertengahan Maret di rumahnya tanpa perlawanan," kata Hasibuan.

Atas perbuatannya, S dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1), (2) dan (3) subs Pasal 82 Ayat (1) dan (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara ditambah sepertiga dari ancaman hukuman.

"Pastinya ada pendampingan psikis korban yang alami derita traumatis sejak kecil," pungkas Hasibuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini

Regional
Tersangka Kasus Perusakan Tembok Benteng Keraton Kartasura Tak Ditahan, Wajib Lapor Tiap Kamis

Tersangka Kasus Perusakan Tembok Benteng Keraton Kartasura Tak Ditahan, Wajib Lapor Tiap Kamis

Regional
BNN Akui Bandar Besar Incar Wilayah IKN sebagai Target Pasar Peredaran Narkoba

BNN Akui Bandar Besar Incar Wilayah IKN sebagai Target Pasar Peredaran Narkoba

Regional
Jalur Pendakian Gunung Tilongkabila Gorontalo Ditutup Usai 2 Mahasiswa Asma dan Hipotermia Saat Mendaki

Jalur Pendakian Gunung Tilongkabila Gorontalo Ditutup Usai 2 Mahasiswa Asma dan Hipotermia Saat Mendaki

Regional
Tangis Bahagia Warnai Keberangkatan Ratusan Calon Jemaah Haji Purworejo

Tangis Bahagia Warnai Keberangkatan Ratusan Calon Jemaah Haji Purworejo

Regional
Percaya Diri Punya Partai Solid, Muhaimin Iskandar Siap Nyapres 2024

Percaya Diri Punya Partai Solid, Muhaimin Iskandar Siap Nyapres 2024

Regional
Usai Bobol Sejumlah Indomaret, Mantan Pembalap di Balikpapan Juga Curi Motor Pegawai Minimarket

Usai Bobol Sejumlah Indomaret, Mantan Pembalap di Balikpapan Juga Curi Motor Pegawai Minimarket

Regional
Terima Rp 3,5 Miliar, 2 Eks Pejabat Bea Cukai Bandara Soetta Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Terima Rp 3,5 Miliar, 2 Eks Pejabat Bea Cukai Bandara Soetta Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Regional
Jadwal Puasa Sunnah Bulan Juli 2022, Termasuk Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, Arafah, dan Ayyamul Bidh

Jadwal Puasa Sunnah Bulan Juli 2022, Termasuk Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, Arafah, dan Ayyamul Bidh

Regional
Dilaporkan Istri ke Propam Polda Maluku, Kapolres Maluku Tengah Dicopot

Dilaporkan Istri ke Propam Polda Maluku, Kapolres Maluku Tengah Dicopot

Regional
8 Satwa Dilindungi Dilepaskan ke Suaka Margasatwa Dangku di Sumsel

8 Satwa Dilindungi Dilepaskan ke Suaka Margasatwa Dangku di Sumsel

Regional
Beli Minyak Goreng Curah Pakai KTP, Pedagang: 'Kalau Mau Menaikkan Harga, Ya Dinaikkan Saja, Engga Usah Ribet'

Beli Minyak Goreng Curah Pakai KTP, Pedagang: "Kalau Mau Menaikkan Harga, Ya Dinaikkan Saja, Engga Usah Ribet"

Regional
Manajeman Karaoke Ayu Ting Ting Bengkulu Bantah Ada Tamu Tewas di Tempatnya

Manajeman Karaoke Ayu Ting Ting Bengkulu Bantah Ada Tamu Tewas di Tempatnya

Regional
PPDB Online Ditutup, Puluhan SDN di Solo Kekurangan Siswa, Ada yang Hanya Dapat 2 Murid

PPDB Online Ditutup, Puluhan SDN di Solo Kekurangan Siswa, Ada yang Hanya Dapat 2 Murid

Regional
Cuaca Buruk, 2 Pesawat Tujuan Bengkulu Tertahan di Udara, 1 Kembali ke Jakarta

Cuaca Buruk, 2 Pesawat Tujuan Bengkulu Tertahan di Udara, 1 Kembali ke Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.