Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapolda Sulteng Serahkan Rumah Hasil Renovasi untuk Keluarga Mendiang Ali Kalora

Kompas.com - 08/03/2022, 17:16 WIB
Mansur,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

POSO, KOMPAS.com- Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya menyerahkan bantuan berupa rumah hasil renovasi kepada istri mendiang Ali Kalora, Tini Susanti alias Umi Fadil.

Ali Kalora merupakan pemimpin kelompok teroris Mujahid Indonesia Timur (MIT) yang bergerilya di Poso, Sulawesi Tengah, dan sekitarnya.

Dia tewas setelah terlibat dalam kontak senjata dengan Satgas Madago Raya pada 18 September 2021.

Baca juga: Anggota DPR RI Minta TNI-Polri Tuntaskan Tiga DPO Teroris Poso Tersisa

Penyerahan rumah untuk keluarga yang ditinggalkan Ali dilakukan oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Irjen Rudy Sufahriadi di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso pada Selasa (8/3/2022).

Rudy menyatakan, Satgas Madago Raya tidak hanya bertugas untuk memburu teroris di Poso dan sekitarnya.

Kebutuhan dan keluhan dari keluarga terduga teroris juga diakomodasi.

Penyerahan rumah hasil renovasi ini diharapkan Rudy bisa membuat keluarga mendiang Ali Kalora dapat merasakan kehadiran negara.

“Semoga tempat ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk anak-anak dan keluarga yang ditinggalkan. Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga almarhum Ali Kalora yang dapat hadir di tempat ini,” kata Rudy yang juga Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (PJKO) Madago Raya, Selasa.

Baca juga: Jenazah Ali Kalora Dimakamkan di TPU Paboya, Pemakaman Masih Menunggu Kedatangan Keluarga

Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura yang turut hadir dalam penyerahan rumah bantuan itu mengapresiasi Satgas Madago Raya yang ikut menyelesaikan masalah sosial di tengah masyarakat.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bos PO Dewi Sri di Tegal Jadi Saksi Sidang Kasus Pemalsuan Surat untuk SHM dengan Terdakwa Lansia

Bos PO Dewi Sri di Tegal Jadi Saksi Sidang Kasus Pemalsuan Surat untuk SHM dengan Terdakwa Lansia

Regional
Terpeleset, Pelajar di Banyumas Tewas Tenggelam di Sungai Pelus

Terpeleset, Pelajar di Banyumas Tewas Tenggelam di Sungai Pelus

Regional
Gempa M 6,0 Laut Banda, BPBD Maluku Barat Daya: Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa M 6,0 Laut Banda, BPBD Maluku Barat Daya: Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Kepala SMAN 8 Medan Bantah Siswanya Tak Naik gara-gara Laporan Pungli

Kepala SMAN 8 Medan Bantah Siswanya Tak Naik gara-gara Laporan Pungli

Regional
Gempa M 6,0 Terjadi di Laut Banda Maluku, Tak Berisiko Tsunami

Gempa M 6,0 Terjadi di Laut Banda Maluku, Tak Berisiko Tsunami

Regional
Viral, Video Warga di Pekalongan Patungan Cor Jalan, Ini Penjelasan Pemdes

Viral, Video Warga di Pekalongan Patungan Cor Jalan, Ini Penjelasan Pemdes

Regional
Pendaftaran PPDB SDN 212 Kota Jambi, Posko Didirikan di Depan Sekolah

Pendaftaran PPDB SDN 212 Kota Jambi, Posko Didirikan di Depan Sekolah

Regional
Status Gunung Ile Lewotolok Turun dari Level Siaga ke Waspada

Status Gunung Ile Lewotolok Turun dari Level Siaga ke Waspada

Regional
Korupsi Pembangunan Pasar, Eks Asisten Daerah Cilegon Dituntut 6 Tahun Penjara

Korupsi Pembangunan Pasar, Eks Asisten Daerah Cilegon Dituntut 6 Tahun Penjara

Regional
Tiduran di Hotel, Jemaah Haji Asal Magelang Meninggal di Mekkah

Tiduran di Hotel, Jemaah Haji Asal Magelang Meninggal di Mekkah

Regional
Viral, Video Deklarasi Puluhan Kades kepada Kapolda Jateng, Bawaslu Panggil yang Terlibat

Viral, Video Deklarasi Puluhan Kades kepada Kapolda Jateng, Bawaslu Panggil yang Terlibat

Regional
Kukuhkan Pengurus FKUB Jateng, Pj Gubernur Nana Ungkapkan Harapannya 

Kukuhkan Pengurus FKUB Jateng, Pj Gubernur Nana Ungkapkan Harapannya 

Regional
Ancaman Sanksi Pemecatan ASN dan Nomor Pengaduan Pelanggaran Pilkada Jateng 2024

Ancaman Sanksi Pemecatan ASN dan Nomor Pengaduan Pelanggaran Pilkada Jateng 2024

Regional
Sipir Rutan Kupang yang Aniaya Warga Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Sipir Rutan Kupang yang Aniaya Warga Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Regional
Sidang Vonis Terdakwa Pembunuhan 'Debt Collector' di Sukabumi Ditunda, Hakim Belum Rampungkan Putusan

Sidang Vonis Terdakwa Pembunuhan "Debt Collector" di Sukabumi Ditunda, Hakim Belum Rampungkan Putusan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com