Kompas.com - 04/03/2022, 19:20 WIB

PALU, KOMPAS.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Sulawesi Tengah, Syarifuddin Sudding meminta unsur TNI-Polri menuntaskan perburuan terhadap tiga DPO teroris Poso yang tersisa.

Syarifuddin mengatakannya saat menghadiri penyerahan pembayaran kompensasi kepada 142 korban terorisme oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Jumat (4/3/2022).

Baca juga: 315 Brimob Datang, Pasukan Pemburu DPO Teroris Poso di Rotasi

Politisi dari PAN ini mengatakan, dirinya mengapresiasi operasi penumpasan terorisme yang terjadi di Sulawesi Tengah, khususnya Poso.

Dia menyatakan, operasi itu sudah memakan korban jiwa, selain dari masyarakat sipil, juga terdapat anggota TNI-Polri.

"Kita patut memberi penghargaan kepada teman-teman TNI-Polri, harus saling bersinergi sehingga 3 orang DPO yang diduga masih ada di hutan sana bisa menyerahkan diri, atau dilakukan penindakan tegas jika tidak mau kompromi," ungkap Syarifuddin Sudding.

Terpisah, Wakasatgas V Humas Ops Madago Raya AKBP Yudho Huntoro menuturkan, satgas terus mengejar tiga DPO teroris yang diduga masih berkeliaran di hutan wilayah Poso, Parigi Moutong (Parimo), dan pegunungan Kabupaten Sigi.

Yudho menjelaskan, dalam melakukan pengejaran pihaknya masih mengedepankan pendekatan lembut.

Artinya, Satgas Madago Raya masih meminta para DPO untuk menyerahkan diri, dan mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di depan hukum.

"Kami sampaikan secara masif baik melalui media massa, imbauan menggunakan baliho, spanduk, dan selebaran, serta orang-orang yang dianggap bisa berhubungan langsung kepada pihak keluarga dari ketiga DPO tersebut," jelas Yudho.

Selain persuasif, mereka juga membatasi ruang gerak dari para DPO, masing-masing Askar alias Jaid alias Pak Guru, Muhklas alias Galuh alias Nae, dan Suhardin alias Hasan Pranata.

Aparat gabungan melakukan razia dengan skala selektif dan prioritas untuk menghalangi para DPO itu berkeliaran.

Baca juga: DPO Teroris Poso Dipastikan Tersisa 3 Orang dan Tak Punya Pimpinan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petir Sambar 5 orang di Gubuk Sawah di Pemalang, 3 Orang Tewas, 1 Kritis

Petir Sambar 5 orang di Gubuk Sawah di Pemalang, 3 Orang Tewas, 1 Kritis

Regional
Seorang PNS di NTB Ditangkap atas Kasus Penipuan

Seorang PNS di NTB Ditangkap atas Kasus Penipuan

Regional
ACT Bogor Tak Berizin, Dinsos Monitoring Aktivitas Pengumpulan Donasi Cegah Timbulnya Korban

ACT Bogor Tak Berizin, Dinsos Monitoring Aktivitas Pengumpulan Donasi Cegah Timbulnya Korban

Regional
HPI NTT: Rencana Kenaikan Harga Tiket TN Komodo Mengacaukan Strategi Pemulihan Pariwisata

HPI NTT: Rencana Kenaikan Harga Tiket TN Komodo Mengacaukan Strategi Pemulihan Pariwisata

Regional
Ditabrak Mobil Pikap, Atlet Menembak di Palembang Tewas

Ditabrak Mobil Pikap, Atlet Menembak di Palembang Tewas

Regional
10 Air Terjun di Yogyakarta: Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket

10 Air Terjun di Yogyakarta: Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket

Regional
Gereja di Maluku Sumbang Hewan Kurban untuk Warga Muslim Ambon

Gereja di Maluku Sumbang Hewan Kurban untuk Warga Muslim Ambon

Regional
Curhat Doni Salmanan saat Berkasnya Dilimpahkan ke Pengadilan, Berharap Divonis Ringan

Curhat Doni Salmanan saat Berkasnya Dilimpahkan ke Pengadilan, Berharap Divonis Ringan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juli 2022

Regional
Menengok Jejak Peternakan Kambing Milik ACT di Blora

Menengok Jejak Peternakan Kambing Milik ACT di Blora

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juli 2022

Regional
Dalam 6 Bulan, BP2MI NTB Catat 637 Kasus PMI Bermasalah

Dalam 6 Bulan, BP2MI NTB Catat 637 Kasus PMI Bermasalah

Regional
Tak Ingin Hubungan Gelapnya Terungkap, Perempuan di Polewali Mandar Bunuh dan Buang Bayinya ke Kebun

Tak Ingin Hubungan Gelapnya Terungkap, Perempuan di Polewali Mandar Bunuh dan Buang Bayinya ke Kebun

Regional
Karena Wasiat Istri, Rusmidi Gratiskan dan Beri Makanan ke Penumpang Angkot Setiap Jumat

Karena Wasiat Istri, Rusmidi Gratiskan dan Beri Makanan ke Penumpang Angkot Setiap Jumat

Regional
Detik-detik Kerbau Mengamuk di Luwu, Warga Pakai Baju Merah Terpental

Detik-detik Kerbau Mengamuk di Luwu, Warga Pakai Baju Merah Terpental

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.