Mendagri Diminta Hati-hati Tentukan Penjabat Kepala Daerah di Aceh

Kompas.com - 28/01/2022, 14:59 WIB

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diminta berhati-hati saat menempatkan orang-orang yang akan menjadi kepala daerah, baik gubernur, bupati, atau wali kota di Aceh.

Pasalnya, Aceh merupakan daerah bekas konflik yang terjadi selama lebih dari 35 tahun.

Untuk itu, calon penjabat (Pj) kepala daerah harus memahami karakter dan budaya masyarakat Aceh.

Baca juga: Pasar di Banda Aceh Belum Semua Menjual Minyak Goreng Rp 14.000

Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh Aceh Utara M Nazaruddin dalam acara diskusi di Aula Cut Meutia, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Jumat (28/1/2022).

“Jangan sampai Pj gubernur, bupati, wali kota ini menambah masalah baru di Aceh karena semata-mata tak memahami ini daerah bekas konflik dengan segala permasalahannya, mulai kemiskinan dan keamanan,” kata Nazaruddin.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2022

Dia menyebutkan, pada Juli 2022 mendatang, sebanyak 17 bupati, 2 wali kota dan gubernur akan berakhir masa jabatannya dan digantikan oleh penjabat kepala daerah.

Masa jabatan penjabat kepala daerah akan berakhir setelah ditetapkan pemenang Pilkada pada 2024 mendatang.

“Untuk itu, diperlukan figur-figur terbaik, paham Aceh sepenuh hati dan punya iktikad untuk memajukan daerah yang porak karena perang dan poranda karena tsunami ini,” kata Nazaruddin.

Baca juga: Mendagri Sebut Masih Ada Provinsi yang Tak Punya Mal Pelayanan Publik

Ketua Bawaslu Aceh Marini yang juga menjadi pembicara dalam diskusi menyebutkan, sebagai pengawas pemilihan umum, dirinya berharap siapa pun penjabat kepala daerah nantinya, harus bisa melihat Aceh secara khusus.

“Kita kan daerah khusus. Misalnya, daerah lain tak ada uji baca Quran, kita ada. Nah, ini satu bentuk kekhususan, maka penjabat kepala daerah harus benar-benar paham kekhususan Aceh,” kata Marini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Dugaan Pemerasan, Saksi Ahli Sebut Eks Pejabat Bea Cukai Bandara Soetta Tidak Bersalah

Kasus Dugaan Pemerasan, Saksi Ahli Sebut Eks Pejabat Bea Cukai Bandara Soetta Tidak Bersalah

Regional
Gempa M 6,2 Guncang Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 6,2 Guncang Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Pantai Ngurbloat, Disebut Memiliki Pasir Putih Terhalus di Dunia

Pantai Ngurbloat, Disebut Memiliki Pasir Putih Terhalus di Dunia

Regional
Dituntut 20 Tahun Penjara, Alex Noerdin: Saya Tidak Menyangka, Begitu Kejamnya Tuntutan Ini

Dituntut 20 Tahun Penjara, Alex Noerdin: Saya Tidak Menyangka, Begitu Kejamnya Tuntutan Ini

Regional
123 Calon Haji Lansia di Lombok Tengah Gagal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

123 Calon Haji Lansia di Lombok Tengah Gagal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

Regional
Salah Tembak ke Petani, Pemburu Babi Hutan di Banjarnegara Ditangkap Polisi

Salah Tembak ke Petani, Pemburu Babi Hutan di Banjarnegara Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Mei 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Mei 2022

Regional
Terlibat Dua Kasus Korupsi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Dituntut 20 Tahun Penjara

Terlibat Dua Kasus Korupsi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Dituntut 20 Tahun Penjara

Regional
Gempa M 3,6 Guncang Bima dan Dompu, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 3,6 Guncang Bima dan Dompu, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
30 Ekor Sapi Terpapar PMK di Bandung Barat, Pemda: Penjual Hewan Ada yang Tak Turuti Aturan

30 Ekor Sapi Terpapar PMK di Bandung Barat, Pemda: Penjual Hewan Ada yang Tak Turuti Aturan

Regional
Senggol Alat Berat yang Parkir di Panggir Jalan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Senggol Alat Berat yang Parkir di Panggir Jalan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Regional
Penyelesaian Konflik di Pulau Heruku, Kapolda Maluku: Utamakan Dialog Secara Damai

Penyelesaian Konflik di Pulau Heruku, Kapolda Maluku: Utamakan Dialog Secara Damai

Regional
Flora Wisata San Terra Malang: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Flora Wisata San Terra Malang: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Ketua MK Sebut Dirinya dan Adik Jokowi Pasangan Fenomenal, Pengantin Senior Jiwa Muda

Ketua MK Sebut Dirinya dan Adik Jokowi Pasangan Fenomenal, Pengantin Senior Jiwa Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.