Kembali Dipenjara, Eks Bupati Talaud Berlinang Air Mata dan Bilang "Enggak Apa-apa, Cuma 4 Tahun"

Kompas.com - 26/01/2022, 10:47 WIB

KOMPAS.com - Belum genap setahun setelah bebas, Bupati Kepulauan Talaud 2014-2019 Sri Wahyumi Maria Manalip kembali divonis bersalah dalam kasus korupsi.

Sri Wahyuni terbukti memperkaya diri dengan menerima commitment fee dari beragam proyek di wilayahnya selama menjabat. Hakim pun menjatuhi hukuman pidana empat tahun penjara.

Baca juga: KPK Lelang Tas Merek “Balenciaga” dan Anting Emas Putih Bermata Berlian dari Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi

Putusan ini dibacakan hakim ketua Djamaluddin Ismail, Selasa (25/1/2022), di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Sulawesi Utara.

”Dengan ini menetapkan terdakwa Sri Wahyumi Maria Manalip terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” kata Djamaluddin, dikutip dari Kompas.id.

Baca juga: Profil Sri Wahyumi Maria Manalip, Eks Bupati Talaud Kontroversial yang 2 Kali Ditangkap KPK

Majelis hakim menyimpulkan, antara pertengahan 2014 dan 2017, Sri Wahyumi menerima gratifikasi atau commitment fee sebesar 10 persen dari nilai berbagai pekerjaan atau proyek yang dilelang kepada beberapa pengusaha.

Selama itu, dia terbukti menerima Rp 9.303.500.000 melalui empat ketua kelompok kerja (pokja) pengadaan barang dan jasa.

Sebelumnya, pada 2019, Sri Wahyumi dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Tangerang dan mendekam selama dua tahun setelah terbukti menerima suap berupa uang dan barang-barang mewah dari pemegang proyek revitalisasi Pasar Beo dan Pasar Lirung di Talaud.

Tak lama setelah bebas, KPK kembali mencokok Sri pada April 2021 atas tuduhan gratifikasi.

Duduk perkara 

Proses peradilan di PN Manado dimulai pada September 2021. Dalam persidangan terungkap bahwa Sri Wahyumi memerintahkan empat ketua pokja untuk membantunya mengumpulkan uang.

Empat ketua pokja itu adalah John R Majampo, Azaria Mahatui, Frans W Lua, dan Jelby Eris. Mereka telah diperiksa sebagai saksi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Panik Berhamburan Saat Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya

Warga Panik Berhamburan Saat Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Baru Bebas, Residivis Pembunuhan Dibacok Orang Tak Dikenal, Diduga karena Dendam

Baru Bebas, Residivis Pembunuhan Dibacok Orang Tak Dikenal, Diduga karena Dendam

Regional
Mencuci dan Mandi di Embung, Perempuan di NTT Tewas Tenggelam

Mencuci dan Mandi di Embung, Perempuan di NTT Tewas Tenggelam

Regional
Evaluasi Penerapkan Sistem 'One Way' Saat Pengamanan Pernikahan Adik Jokowi

Evaluasi Penerapkan Sistem "One Way" Saat Pengamanan Pernikahan Adik Jokowi

Regional
Ikut Dampingi Presiden Jokowi, Mensos Risma Dimintai Izin Gibran Rakabuming

Ikut Dampingi Presiden Jokowi, Mensos Risma Dimintai Izin Gibran Rakabuming

Regional
Satu CPNS Pemkot Serang yang Mengundurkan Diri Tak Diberi Sanksi, Ini Alasannya

Satu CPNS Pemkot Serang yang Mengundurkan Diri Tak Diberi Sanksi, Ini Alasannya

Regional
Mayat Berpakaian Siswa Polri Tanpa Identitas Ditemukan di Kolong Jembatan Bengkulu

Mayat Berpakaian Siswa Polri Tanpa Identitas Ditemukan di Kolong Jembatan Bengkulu

Regional
Satu CPNS Pemkot Serang Mengundurkan Diri karena Tidak Diizinkan Istri

Satu CPNS Pemkot Serang Mengundurkan Diri karena Tidak Diizinkan Istri

Regional
Insiden Pembakaran Rumah di Dogiyai, Warga yang Mengungsi Mulai Kembali

Insiden Pembakaran Rumah di Dogiyai, Warga yang Mengungsi Mulai Kembali

Regional
Polisi Temukan Puluhan Botol Etanol di Penginapan Bos Miras Ilegal di Sorong

Polisi Temukan Puluhan Botol Etanol di Penginapan Bos Miras Ilegal di Sorong

Regional
Tanggapan Gibran soal Presiden Jokowi Tak Ikuti Perkembangan Solo

Tanggapan Gibran soal Presiden Jokowi Tak Ikuti Perkembangan Solo

Regional
Gempa M 6,5 di Maluku Barat Daya Terasa hingga Alor dan Kupang

Gempa M 6,5 di Maluku Barat Daya Terasa hingga Alor dan Kupang

Regional
Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kapal Wisata Kandas di Perairan Pulau Medang Sumbawa, 2 WNA Dievakuasi

Kapal Wisata Kandas di Perairan Pulau Medang Sumbawa, 2 WNA Dievakuasi

Regional
Momen Ganjar Pranowo Temani Warga Buka Amplop Bantuan Saat Blusukan Bareng Jokowi di Solo

Momen Ganjar Pranowo Temani Warga Buka Amplop Bantuan Saat Blusukan Bareng Jokowi di Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.