Penipu dengan Modus Penggandaan Uang Ditangkap, Kerugian Capai Rp 250 Juta

Kompas.com - 08/01/2022, 22:27 WIB

MANADO, KOMPAS.com - Tim gabungan Polres Bitung, Sulawesi Utara, menangkap pelaku penipuan bermodus penggandaan uang, pada Sabtu (8/1/2022) dini hari.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pelaku berinisial HRW (49), warga Mahawu, Lingkungan III, Tuminting, Manado.

"Pelaku ditangkap oleh Tim Tarsius Presisi Polres Bitung bersama Polsek Aertembaga, di rumahnya," kata Jules, Sabtu (8/1/2022).

Baca juga: Tol Manado-Bitung Ruas Danowudu-Bitung Dibuka Mulai Besok Sampai 4 Januari

Bermula laporan korban

Jules menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal saat korban bernama Ivan (32), warga Aertembaga, Lingkungan II RT 014, Bitung, melaporkan penipuan yang dialaminya ke Polsek Aertembaga pada tanggal 4 Januari 2022.

Kejadiannya pada Kamis (30/12/2021) sekitar pukul 14.30 Wita, di Aertembaga, Lingkungan II. Saat itu korban mendapat informasi bahwa pelaku bisa menggandakan uang.

"Korban meminta pelaku untuk menggandakan uangnya, lalu menransfer Rp 5.000.000 kepada pelaku. Kemudian pelaku menjelaskan ke korban harus menunggu selama 44 hari," ujarnya.

Baca juga: Longsor Ruas Jalan Sawangan-Tanggari Sulut, 1 Orang Tewas Tertimpa Pohon

Kerugian Rp 250 juta

Korban pun kembali menransfer uang secara terus menerus dan juga memberikan uang tunai kepada pelaku untuk digandakan.

"Namun hingga saat ini uang hasil penggandaan itu ternyata tidak ada, sehingga korban mengalami kerugian sekitar Rp 250.000.000," jelas Jules.

 Baca juga: Propam Polda Sulut Selidiki Dugaan Petasan Milik Polisi Sebabkan Kebakaran Gudang Mebel di Manado

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Sebut Eril Punya Sertifikat Diving hingga Sempat Observasi Kondisi Sungai Aare Sebelum Berenang

Keluarga Sebut Eril Punya Sertifikat Diving hingga Sempat Observasi Kondisi Sungai Aare Sebelum Berenang

Regional
Kronologi Lengkap Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare Swiss, Gunakan Drone hingga Penyelam

Kronologi Lengkap Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare Swiss, Gunakan Drone hingga Penyelam

Regional
Pasutri Asal Bantul Bawa Puluhan Miras Dalam Plastik Hitam Diamankan Polisi di Solo

Pasutri Asal Bantul Bawa Puluhan Miras Dalam Plastik Hitam Diamankan Polisi di Solo

Regional
Pengamat Minta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung Periksa Hakim yang Bebaskan Bandar Narkoba di Palangkaraya

Pengamat Minta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung Periksa Hakim yang Bebaskan Bandar Narkoba di Palangkaraya

Regional
Rio Waida, Satu-satunya Atlet Indonesia di Kompetisi Selancar Dunia WSL Banyuwangi 2022

Rio Waida, Satu-satunya Atlet Indonesia di Kompetisi Selancar Dunia WSL Banyuwangi 2022

Regional
Ganjar Minta Kontraktor Perbaiki Bangunan Gedung Puskesmas Jeruklegi Cilacap, Ini Penyebabnya

Ganjar Minta Kontraktor Perbaiki Bangunan Gedung Puskesmas Jeruklegi Cilacap, Ini Penyebabnya

Regional
Setelah 3 Hari Dicari, Jenazah Anak Terseret Arus di Pantai Swiss Sumbawa Barat Ditemukan

Setelah 3 Hari Dicari, Jenazah Anak Terseret Arus di Pantai Swiss Sumbawa Barat Ditemukan

Regional
Pulau Samalona, Daya Tarik, Rute, dan Biaya

Pulau Samalona, Daya Tarik, Rute, dan Biaya

Regional
Hakim Bebaskan Bandar Narkoba, Pengamat: Patut Dipertanyakan

Hakim Bebaskan Bandar Narkoba, Pengamat: Patut Dipertanyakan

Regional
560,33 Hektare Tanah Pesisir di Kepulauan Riau Bakal Dilegalisasi

560,33 Hektare Tanah Pesisir di Kepulauan Riau Bakal Dilegalisasi

Regional
Bahan Bakar Habis, KM Ladang Pertiwi Bermuatan 43 Orang Tenggelam di Selat Makassar

Bahan Bakar Habis, KM Ladang Pertiwi Bermuatan 43 Orang Tenggelam di Selat Makassar

Regional
'Uang Kami Kurang Rp 200.000 untuk Proses Pemandian Jenazah, tapi Pak Lurah Ngotot Tidak Bisa'

"Uang Kami Kurang Rp 200.000 untuk Proses Pemandian Jenazah, tapi Pak Lurah Ngotot Tidak Bisa"

Regional
Malang Night Paradise: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Malang Night Paradise: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Hilang Sehari, 2 Pemancing Ditemukan Tewas di Tengah Laut Jepara

Hilang Sehari, 2 Pemancing Ditemukan Tewas di Tengah Laut Jepara

Regional
Kepala Badan Pangan Nasional Minta Pabrik Gula Beli Gula Kristal Petani di Harga Rp 11.500 per Kg

Kepala Badan Pangan Nasional Minta Pabrik Gula Beli Gula Kristal Petani di Harga Rp 11.500 per Kg

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.