Jalur Wisata di Teluk Lampung Putus, Pemkab Buat Jembatan Darurat dari Batang Pohon Kelapa

Kompas.com - 27/12/2021, 14:45 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran, Lampung membangun jembatan darurat dari batang pohon kelapa untuk mengganti jembatan Way Gebang yang ambrol.

Jembatan di Jalan Way Ratai tersebut adalah jalan utama menuju sejumlah lokasi wisata pantai di pesisir Teluk Lampung, Pesawaran.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pembangunan jembatan dari batang pohon kelapa adalah langkah darurat agar arus lalu lintas tidak putus sepenuhnya.

"Untuk saat ini kan kondisi jembatan tidak bisa dilalui sama sekali, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, maka dari itu kita mengambil langkah untuk pembangunan jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa," kata Dendi dalam keterangan resmi, Senin (27/12/2021).

Baca juga: Jembatan Ambrol, Jalur Wisata Pesisir Teluk Lampung Putus

Dendi mengatakan, jembatan di jalan yang menghubungkan Jalan Way Ratai - Padang Cermin itu ambrol pada Senin (27/12/2021) sekitar pukul 02.00 WIB.

Diduga arus sungai yang deras karena meluap setelah hujan semalaman menjadi penyebab jembatan tersebut ambrol.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Lampung untuk langkah perbaikan jembatan yang menjadi akses jalan satu-satunya ke kawasan wisata yang ada di pesisir Pesawaran.

"Jalan ini selain menuju markas Brigif 4 Marinir, juga jalan utama ke beberapa lokasi wisata pantai, seperti Klara Rapat dan Pulau Pawahang," kata Dendi.

Baca juga: Banjir Besar di Palembang, Dosen UIN dan Driver Ojek Online Meninggal

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Pesawaran agar lebih meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini masih masuk musim penghujan.

“Kita ketahui Kabupaten Pesawaran menjadi salah satu daerah yang rawan bencana ketika musim penghujan, maka dari itu saya meminta kepada masyarakat agar dapat meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, jalur wisata di pesisir teluk Lampung terputus setelah jembatan di jalan utama ambrol diduga akibat meluapnya air sungai imbas hujan deras. 

Jembatan di Jalan Way Ratai tersebut menghubungkan Desa Gebang dan Desa Seribu, Kabupaten Pesawaran. Serta merupakan jalur utama menuju sejumlah tempat wisata di pesisir teluk Lampung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Air Terjun Madakaripura, Air Terjun Tertinggi di Pulau Jawa

Air Terjun Madakaripura, Air Terjun Tertinggi di Pulau Jawa

Regional
Viral Remaja di Wajo Menikah, Ini Tanggapan MUI hingga Pemda yang Cegah Kelahiran Dini

Viral Remaja di Wajo Menikah, Ini Tanggapan MUI hingga Pemda yang Cegah Kelahiran Dini

Regional
Pria di Lombok Tengah Bawa Kabur Motor Temannya, Awalnya Ajak Korban Minum Tuak

Pria di Lombok Tengah Bawa Kabur Motor Temannya, Awalnya Ajak Korban Minum Tuak

Regional
Dominasi Temuan Kasus, Lokasi di Balikpapan ini Disebut-sebut sebagai 'Kampung Narkoba'

Dominasi Temuan Kasus, Lokasi di Balikpapan ini Disebut-sebut sebagai "Kampung Narkoba"

Regional
Lantik 2 Pj Bupati Pilihan Mendagri, Gubernur Sultra Ingatkan Netralitas ASN

Lantik 2 Pj Bupati Pilihan Mendagri, Gubernur Sultra Ingatkan Netralitas ASN

Regional
47 Ekor Sapi dan Kerbau di Kendal Positif PMK, Pemda Belum Mau Tutup Pasar Hewan

47 Ekor Sapi dan Kerbau di Kendal Positif PMK, Pemda Belum Mau Tutup Pasar Hewan

Regional
Jambret HP Seorang Anak yang Hendak Cari WiFi, Pria di Lombok Barat Babak Belur Dikeroyok Warga

Jambret HP Seorang Anak yang Hendak Cari WiFi, Pria di Lombok Barat Babak Belur Dikeroyok Warga

Regional
Tok! 2 Kurir 97,6 Kg Sabu Divonis Mati PN Tanjung Karang

Tok! 2 Kurir 97,6 Kg Sabu Divonis Mati PN Tanjung Karang

Regional
Kasus Anggota DPR Diduga Aniaya Karyawan Resto, Kapolda NTT Sebut 3 Saksi Diperiksa

Kasus Anggota DPR Diduga Aniaya Karyawan Resto, Kapolda NTT Sebut 3 Saksi Diperiksa

Regional
Mengenal Pulau Bungin, Kondisi Geografis, Potensi, dan Suku Bajo

Mengenal Pulau Bungin, Kondisi Geografis, Potensi, dan Suku Bajo

Regional
Hadiri Haul ke-129 Syekh Nawawi Al Bantani, Wapres: Jadikan Teladan Semangat Menuntut Ilmu

Hadiri Haul ke-129 Syekh Nawawi Al Bantani, Wapres: Jadikan Teladan Semangat Menuntut Ilmu

Regional
Gubernur Sultra Akhirnya Melantik 2 Pj Bupati Pilihan Mendagri

Gubernur Sultra Akhirnya Melantik 2 Pj Bupati Pilihan Mendagri

Regional
Identitas Kendaraan Mobil di Palembang dan Lubuk Linggau Sama, Salah Satunya Bodong

Identitas Kendaraan Mobil di Palembang dan Lubuk Linggau Sama, Salah Satunya Bodong

Regional
Puluhan Peserta Lomba Napak Tilas Terjebak di Hutan Gunung Siotapina Buton

Puluhan Peserta Lomba Napak Tilas Terjebak di Hutan Gunung Siotapina Buton

Regional
Geger Kemunculan Harimau di Banjarnegara, Ini Penjelasan BKSDA

Geger Kemunculan Harimau di Banjarnegara, Ini Penjelasan BKSDA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.