Gunung Semeru Masih Alami Gempa Guguran, Warga Diminta Waspada

Kompas.com - 09/12/2021, 10:48 WIB
Warga saat menyelamatkan barang dari rumah mereka yang terdampak erupsi Gunung Semeru yang meluncurkan awan panas di Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/12/2021). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga saat menyelamatkan barang dari rumah mereka yang terdampak erupsi Gunung Semeru yang meluncurkan awan panas di Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/12/2021).

MALANG, KOMPAS.com - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, mulai menurun, Kamis (9/12/2021).

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Andiani mengatakan, sejak pukul 00.00 hingga pukul 6.00 WIB pagi tadi, Gunung Semeru tidak lagi mengeluarkan awan panas guguran.

Meski begitu, masih ada gempa guguran di gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu. Masyarakat diminta tetap waspada.

Baca juga: Pelukis Asal Jombang Donasikan Hasil Penjualan Lukisan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

"Dari jam 00.00-06.00 masih ada gempa-gempa guguran, namun tidak terjadi awan panas guguran. Namun demikin tetap harus waspada," kata Andiani melalui pesan singkat, Kamis.

Sebelumnya, Gunung Semeru erupsi memuntahkan awan panas guguran pada Sabtu (4/12/2021).

Awan panas itu meluncur hingga 11 kilometer ke arah Curah Kobokan, Kabupaten Lumajang.

Aliran awan panas itu juga menyapu perumahan warga di Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro.

Baca juga: Larang Warga Berswafoto di Zona Merah Semeru, Khofifah: Ini Lokasi Bencana, Bukan Wisata

Hingga Kamis, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mencatat korban meninggal dunia akibat bencana itu sebanyak 39 orang. Sedangkan 13 orang masih hilang. 

Hingga Rabu (8/12) kemarin, ada sekitar 6.022 warga yang dilaporkan mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru.

Para pengungsi itu tersebar di 115 titik Posko tanggap Darurat Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Ganjar Pranowo Bertemu Keluarganya yang Jadi Transmigran di Lampung

Cerita Ganjar Pranowo Bertemu Keluarganya yang Jadi Transmigran di Lampung

Regional
Hilang Kendali, Truk Tronton Muatan Batubara Hantam Mobil Pikap di Jambi, 11 Penumpang Luka

Hilang Kendali, Truk Tronton Muatan Batubara Hantam Mobil Pikap di Jambi, 11 Penumpang Luka

Regional
Sakit Hati Dipecat, Pria di Kalsel Tembak Karyawan Bekas Tempatnya Bekerja

Sakit Hati Dipecat, Pria di Kalsel Tembak Karyawan Bekas Tempatnya Bekerja

Regional
Stok Minyak Goreng untuk 2 Hari di Sragen Ludes Terjual dalam Hitungan Jam

Stok Minyak Goreng untuk 2 Hari di Sragen Ludes Terjual dalam Hitungan Jam

Regional
Kronologi Pegawai BRI Link Tewas Usai Ditembak Perampok 2 Kali, Berawal Kejar Pelaku yang Rampas Uang Rp 50 Juta

Kronologi Pegawai BRI Link Tewas Usai Ditembak Perampok 2 Kali, Berawal Kejar Pelaku yang Rampas Uang Rp 50 Juta

Regional
15 Siswa SD dan 2 Guru di Bulungan Kaltara Positif Covid-19

15 Siswa SD dan 2 Guru di Bulungan Kaltara Positif Covid-19

Regional
Kejari Palopo Tetapkan 4 Ketua PKBM Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 889 Juta

Kejari Palopo Tetapkan 4 Ketua PKBM Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 889 Juta

Regional
Satu Kasus Omicron Ditemukan di Sukoharjo

Satu Kasus Omicron Ditemukan di Sukoharjo

Regional
Puluhan Warga Lebak Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap Nasi Syukuran

Puluhan Warga Lebak Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap Nasi Syukuran

Regional
Ketika Hanya KJA Jadi Kambing Hitam Pencemaran Danau Toba...

Ketika Hanya KJA Jadi Kambing Hitam Pencemaran Danau Toba...

Regional
Gara-gara Cekcok, Pemilik Bengkel Mobil di Jambi Tewas Terpental dari Mobil Konsumen

Gara-gara Cekcok, Pemilik Bengkel Mobil di Jambi Tewas Terpental dari Mobil Konsumen

Regional
PMI dari Malaysia Masuk Kalbar Positif Omicron, Seluruh Petugas Pelayanan PMI Dites Covid-19

PMI dari Malaysia Masuk Kalbar Positif Omicron, Seluruh Petugas Pelayanan PMI Dites Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kecelakaan Maut di Rapak Balikpapan | Kebakaran di AEON Mall Sentul City

[POPULER NUSANTARA] Kecelakaan Maut di Rapak Balikpapan | Kebakaran di AEON Mall Sentul City

Regional
Hakim Itong dan 'Upeti' Rp 13 Miliar

Hakim Itong dan "Upeti" Rp 13 Miliar

Regional
Tragedi Simpang Rapak Balikpapan, Suara Keras Tabrakan hingga Korban Tergeletak di Jalan

Tragedi Simpang Rapak Balikpapan, Suara Keras Tabrakan hingga Korban Tergeletak di Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.