Larang Warga Berswafoto di Zona Merah Semeru, Khofifah: Ini Lokasi Bencana, Bukan Wisata

Kompas.com - 08/12/2021, 19:48 WIB
Kepala BNPB Suharyanto bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rapat koordinasi di Kabupaten Lumajang, Jatim, Minggu (5/12/2021). ANTARA/HO-BNPBKepala BNPB Suharyanto bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rapat koordinasi di Kabupaten Lumajang, Jatim, Minggu (5/12/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melarang warga mendekat di kawasan zona terlarang atau zona merah Gunung Semeru, apalagi hanya untuk berswafoto.

"Masyarakat yang tidak berkepentingan  jangan mendekati zona merah karena berbahaya. Apalagi kalau cuma untuk sekedar ber-selfie, ini lokasi bencana, bukan lokasi wisata," kata Khofifah melalui keterangan tertulisnya Rabu (8/12/2021) sore.

Baca juga: Pasangan Suami Istri Terjebak di Truk Saat Semeru Meletus, Ditemukan Tewas

Minta doakan para korban

Menurut Khofifah, jangan sampai demi eksistensi di media sosial, warga mengabaikan keselamatan diri.

"Daripada ber-selfie di lokasi bencana, baiknya berempati dengan menghimpun dan menyalurkan bantuan, atau mendoakan para korban bencana yang sampai saat ini belum  diketemukan," ujarnya.

Dia meminta masyarakat beraktivitas dalam radius aman dengan menghindari arah bukaan kawah di sektor tenggara-selatan.

"Waspadai awan panas guguran, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Termasuk potensi luncuran di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan," ucapnya.

Baca juga: Jembatan Gladak Perak Bakal Dibangun Lagi, Khofifah: Keberadaannya Vital untuk Masyarakat

Selain awan panas guguran Gunung Semeru yang masih berpotensi terjadi, tingginya curah hujan di kawasan Semeru juga disebut Khofifah berpotensi menimbulkan banjir lahar dingin.

Data terkini Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, hingga Rabu  (8/12/2021) pukul 12.00 WIB, jumlah warga mengungsi tercatat 5.171 jiwa.

Baca juga: Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinggalkan Kampung Halaman untuk Bekerja, Kini Sukri Habiskan Harinya dalam Kondisi Terpasung

Tinggalkan Kampung Halaman untuk Bekerja, Kini Sukri Habiskan Harinya dalam Kondisi Terpasung

Regional
Sopir Mengantuk, Bus Tabrak Truk dan Terguling di Tol Jakarta - Cikampek

Sopir Mengantuk, Bus Tabrak Truk dan Terguling di Tol Jakarta - Cikampek

Regional
Bukan Arab, 3 Batu Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang Bertulis Aksara Jawi

Bukan Arab, 3 Batu Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang Bertulis Aksara Jawi

Regional
Motif Pria di Semarang Tusuk Istri 14 Kali hingga Tewas: Tersinggung Diminta Cari Kerja

Motif Pria di Semarang Tusuk Istri 14 Kali hingga Tewas: Tersinggung Diminta Cari Kerja

Regional
Cerita Pedagang Dikunjungi Presiden Jokowi: Enggak Boleh Ngomong Apa-apa, Cuma Boleh Jawab Kalau Ditanya

Cerita Pedagang Dikunjungi Presiden Jokowi: Enggak Boleh Ngomong Apa-apa, Cuma Boleh Jawab Kalau Ditanya

Regional
Pria di NTT Tendang dan Seret Ayahnya di Tempat Keramaian

Pria di NTT Tendang dan Seret Ayahnya di Tempat Keramaian

Regional
Usai Bertengkar dengan Suami, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Usai Bertengkar dengan Suami, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
Lindungi Ayahnya yang Dianiaya, Mahasiswa Ini Babak Belur Dikeroyok 6 Pemuda

Lindungi Ayahnya yang Dianiaya, Mahasiswa Ini Babak Belur Dikeroyok 6 Pemuda

Regional
KKB Kembali Berulah di Pegunungan Bintang, Seorang Polisi Tertembak

KKB Kembali Berulah di Pegunungan Bintang, Seorang Polisi Tertembak

Regional
Wabup PPU Pimpin Apel Perdana Setelah OTT KPK: Periode Sisa Ini Tak Ada Pejabat Non-job

Wabup PPU Pimpin Apel Perdana Setelah OTT KPK: Periode Sisa Ini Tak Ada Pejabat Non-job

Regional
Apa Itu Smart City, Konsep yang Akan Dipakai di Nusantara, Ibu Kota Baru Indonesia

Apa Itu Smart City, Konsep yang Akan Dipakai di Nusantara, Ibu Kota Baru Indonesia

Regional
Bocah 9 Tahun Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Sebelum ke Sekolah

Bocah 9 Tahun Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Sebelum ke Sekolah

Regional
Menyimak Langkah Sejumlah Kepala Daerah Antisipasi Penyebaran Omicron

Menyimak Langkah Sejumlah Kepala Daerah Antisipasi Penyebaran Omicron

Regional
Mulai Besok, Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun Digelar di Seluruh Kalbar

Mulai Besok, Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun Digelar di Seluruh Kalbar

Regional
Edarkan Obat Keras, Wanita Asal Minahasa Ditangkap Polisi

Edarkan Obat Keras, Wanita Asal Minahasa Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.