Bupati Cianjur Bentuk Satgas Kawin Kontrak dan Nikah Siri, Apa Tugasnya?

Kompas.com - 01/12/2021, 14:44 WIB
Ilustrasi PIXABAYIlustrasi

CIANJUR, KOMPAS.com - Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman sudah membentuk satuan tugas (Satgas) penanganan nikah siri dan kawin kontrak.

Tim ini bertugas menyosialisasikan serta melakukan pengawasan di lingkungannya masing-masing, sebagai upaya pencegahan kawin kontrak yang dilarang di Cianjur.

"Tim yang terlibat mulai dari camat, kepala desa, RW, RT, hingga tokoh masyarakat di setiap wilayah di Cianjur, khususnya wilayah bagian utara Cianjur. Mereka menyosialisasikan terkait larangan dan mencegah terjadinya kawin kontrak," kata Herman saat dihubungi Antara, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Keluarga Korban Pengantin Baru Disiram Air Keras Suami Bantah Tudingan Kawin Kontrak Bupati Cianjur

Saat ini, menurut Herman, Peraturan Bupati (Perbup) terkait kawin kontrak sudah diterapkan, meski sanksinya masih mengacu ke Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Nantinya akan segera dibuat Peraturan Daerah (Perda) lebih lengkap, berikut sanksi tegas yang diterapkan.

Dengan demikian, kasus kawin kontrak dapat ditekan dan hilang dari Cianjur yang dikenal dengan tatar santri.

"Sudah jelas, kita ada Perbup yang wajib disosialisasikan ke masyarakat, agar diketahui dan dijalankan. Sebagai penunjang dan sanksi akan kita buatkan Perda, sehingga pelaku berpikir panjang untuk melakukan kawin kontrak, terutama wisatawan asing," kata Herman.

Baca juga: Termasuk Penyiraman Air Keras, Angka Kekerasan terhadap Perempuan di Cianjur Meningkat

Tim penanganan kawin kontrak, selama ini sudah berjalan, namun belum maksimal.

Apalagi karena pandemi Covid-19 yang sempat meningkat tajam.

Setelah pandemi usai, Satgas khusus ini akan kembali menggencarkan sosialisasi terkait larangan tersebut.

"Tapi dengan status Cianjur yang mulai membaik, kita maksimalkan lagi sosialisasi hingga ke pelosok," kata Herman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTB: Kami Semakin Siap Sambut MotoGP Mandalika

Gubernur NTB: Kami Semakin Siap Sambut MotoGP Mandalika

Regional
Pabrik Miras Oplosan Beromset Ratusan Juta di Palembang Digerebek Polisi

Pabrik Miras Oplosan Beromset Ratusan Juta di Palembang Digerebek Polisi

Regional
Ratusan Personel Brimob Polda NTT Pulang dari Papua, Kapolda: Saya Bangga kepada Kalian...

Ratusan Personel Brimob Polda NTT Pulang dari Papua, Kapolda: Saya Bangga kepada Kalian...

Regional
Sidang Perdana Bupati Banjarnegara, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Miliaran dari Proyek Infrastruktur

Sidang Perdana Bupati Banjarnegara, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Miliaran dari Proyek Infrastruktur

Regional
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Tahun 1955 hingga 2019

Sejarah Pemilu di Indonesia dari Tahun 1955 hingga 2019

Regional
Dinkes: Puncak Covid-19 di Banten Diprediksi Minggu Ketiga Februari 2022

Dinkes: Puncak Covid-19 di Banten Diprediksi Minggu Ketiga Februari 2022

Regional
Sempat Mangkrak Lebih dari 5 Tahun, Bupati Kendal Tempati Rumah Dinas yang Pembangunannya Telan Rp 15 Miliar

Sempat Mangkrak Lebih dari 5 Tahun, Bupati Kendal Tempati Rumah Dinas yang Pembangunannya Telan Rp 15 Miliar

Regional
Reka Ulang Pembunuhan 5 Warga di OKU, Ini Motif Pelaku Habisi Nyawa Para Korban

Reka Ulang Pembunuhan 5 Warga di OKU, Ini Motif Pelaku Habisi Nyawa Para Korban

Regional
Viral di Media Sosial Curhatan Mahasiswi Mengaku Diperkosa Oknum Polisi di Banjarmasin

Viral di Media Sosial Curhatan Mahasiswi Mengaku Diperkosa Oknum Polisi di Banjarmasin

Regional
Baru Seminggu Keluar Penjara, Pria di Riau Ditangkap Lagi karena Curi Uang Kotak Infak

Baru Seminggu Keluar Penjara, Pria di Riau Ditangkap Lagi karena Curi Uang Kotak Infak

Regional
8 Pelaku Pembakar Mobil Pejabat Lapas Pekanbaru Ditangkap, Ini Peran Setiap Pelaku

8 Pelaku Pembakar Mobil Pejabat Lapas Pekanbaru Ditangkap, Ini Peran Setiap Pelaku

Regional
Kejati Temukan Dugaan Korupsi Pengadaan Komputer UNBK SMA dan SMK di Banten

Kejati Temukan Dugaan Korupsi Pengadaan Komputer UNBK SMA dan SMK di Banten

Regional
Jaringan Telekomunikasi di Jayapura Sempat Terputus, Aktivitas Warga Terganggu

Jaringan Telekomunikasi di Jayapura Sempat Terputus, Aktivitas Warga Terganggu

Regional
Gibran Tanggapi soal Dukungan untuk Ubedilah terkait Pelaporan Dia dan Kaesang ke KPK

Gibran Tanggapi soal Dukungan untuk Ubedilah terkait Pelaporan Dia dan Kaesang ke KPK

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 Januari 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.