Pemerintah Pusat Berencana Larang Perayaan Tahun Baru, Wagub Bali: Membingungkan Pengusaha

Kompas.com - 16/11/2021, 19:08 WIB
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati Humas Pemprov BaliWakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati

Ia pun berharap pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, pengusaha, dan pemerintah daerah.

Aturan itu, kata dia, yang mampu mendongkrak ekonomi sekaligus menekan angka lonjakan kasus Covid-19.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah berencana melarang perayaan tahun baru yang rawan menimbulkan kerumunan masyarakat.

Hal itu ditegaskannya lewat keterangan tertulis pada Senin (15/11/2021) kemarin.

"Pemerintah berencana untuk melarang perayaan-perayaan tahun baru yang sifatnya dapat menimbulkan kerumunan masyarakat dalam jumlah yang besar," ujar Luhut.

Dalam rangka menyambut Natal dan tahun baru (nataru), pemerintah juga akan berkoordinasi dalam memperketat aplikasi PeduliLindungi dan pelaksanaan prokes utamanya di tempat kerumunan.

Selain itu, pemerintah akan menggenjot percepatan vaksinasi, terutama bagi lansia di wilayah yang tingkat vaksinasi umum dan lansianya masih kurang dari 50 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Gerebek Suami Selingkuh dengan Pramugari, Istri Pilot Lapor Polisi

Usai Gerebek Suami Selingkuh dengan Pramugari, Istri Pilot Lapor Polisi

Regional
Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Terjadi Lagi, Pengamat Minta Masyarakat Teliti Sebelum Sewa: Jangan Cuma Cari Murah

Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Terjadi Lagi, Pengamat Minta Masyarakat Teliti Sebelum Sewa: Jangan Cuma Cari Murah

Regional
Pantai Tambakrejo di Blitar, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Tambakrejo di Blitar, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
5.554 SMK di Indonesia Sudah Pakai Kurikulum Merdeka, Ini Keunggulannya

5.554 SMK di Indonesia Sudah Pakai Kurikulum Merdeka, Ini Keunggulannya

Regional
Sejumlah Puskesmas di Aceh Utara Kehabisan Stok Vaksin Covid-19

Sejumlah Puskesmas di Aceh Utara Kehabisan Stok Vaksin Covid-19

Regional
Jelang Pemilu 2024, FX Rudy Ungkap PDI-P Solo Sudah Panaskan Mesin Partai

Jelang Pemilu 2024, FX Rudy Ungkap PDI-P Solo Sudah Panaskan Mesin Partai

Regional
Positif PMK, 4 Sapi di Semarang Diisolasi 14 Hari

Positif PMK, 4 Sapi di Semarang Diisolasi 14 Hari

Regional
1.259 Sapi Terjangkit PMK di Aceh Tamiang Sembuh, Pengetatan Masih Dilakukan

1.259 Sapi Terjangkit PMK di Aceh Tamiang Sembuh, Pengetatan Masih Dilakukan

Regional
Diduga Pungut Uang Jasa Tambang, 2 Polisi Perairan Dilaporkan ke Propam, Ini Kata Polda Babel

Diduga Pungut Uang Jasa Tambang, 2 Polisi Perairan Dilaporkan ke Propam, Ini Kata Polda Babel

Regional
Ditangkap Saat Edarkan Sabu, Seorang Pemuda di Muna Sultra Batal Menikah

Ditangkap Saat Edarkan Sabu, Seorang Pemuda di Muna Sultra Batal Menikah

Regional
Gerebek Rumah Bandar Narkoba, Seorang Polisi di Sumsel Tertembak

Gerebek Rumah Bandar Narkoba, Seorang Polisi di Sumsel Tertembak

Regional
Sidang Kasus Korupsi, Bupati Nonaktif Banjarnegara Dituntut 12 Tahun Penjara

Sidang Kasus Korupsi, Bupati Nonaktif Banjarnegara Dituntut 12 Tahun Penjara

Regional
Sapi Terjangkit PMK di Banyumas Bertambah Jadi 6 Ekor, Pemeriksaan Diperketat

Sapi Terjangkit PMK di Banyumas Bertambah Jadi 6 Ekor, Pemeriksaan Diperketat

Regional
Terlanjur Nyaman, Warga Semarang Ada yang Tetap Pakai Masker

Terlanjur Nyaman, Warga Semarang Ada yang Tetap Pakai Masker

Regional
Dampak PMK, Kuota Hewan Kurban di Batam Diprediksi Tidak Cukup

Dampak PMK, Kuota Hewan Kurban di Batam Diprediksi Tidak Cukup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.