Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bupati Nunukan Memohon Alokasi Vaksin Johnson & Johnson untuk Masyarakat Pedalaman di Perbatasan RI-Malaysia

Kompas.com - 09/11/2021, 17:38 WIB
Ahmad Dzulviqor,
Khairina

Tim Redaksi

NUNUKAN, KOMPAS.com – Bupati Nunukan, Kalimantan Utara Asmin Laura Hafid memohon alokasi vaksin Johnson &  Johnson yang akan diprioritaskan bagi warga pedalaman di perbatasan RI–Malaysia.

‘’Selama ini kita terbentur tantangan pengiriman vaksin ke wilayah terisolir. Sarana transportasi dan geografis yang sulit, maka salah satu solusinya mungkin vaksin Johnson yang sekali suntik. Jadi kita tidak bolak balik dalam pendistribusian,’’ujarnya, Selasa (9/11/2021).

Laura mengatakan, sejumlah kecamatan yang dikenal sebagai wilayah 3 memiliki tantangan alam yang beresiko terhadap kerusakan vaksin.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Nunukan Turun tapi Angka Kematian Ibu dan Anak Meningkat

Pengiriman ke wilayah yang hanya bisa ditempuh melalui jalur udara seperti dataran tinggi Krayan, ataupun wilayah Lumbis yang hanya bisa ditempuh dengan perahu kayu, memiliki resiko tinggi dalam faktor keselamatan yang patut menjadi pertimbangan.

Dengan adanya vaksin Johnson, petugas lebih terbantu karena vaksin itu hanya butuh sekali suntik. Berbeda dengan lainnya yang harus dua kali suntik.

‘’Jadi lebih efisien dan efektif. Kita sudah bermohon sebanyak 5000 vial, kita masih menunggu vaksinnya,’’imbuhnya.

Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, capaian vaksin di wilayah perbatasan Negara ini berada di kisaran angka 76,17 persen dengan rincian, dosis 1 sebanyak 48,36 persen dan dosis 2 sebanyak 27,81 persen.

Dengan angka tersebut, Kabupaten Nunukan masih berada di level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

‘’Salah satu indikator penentuan level PPKM adalah capaian vaksin. jadi kita mencoba menggenjot itu di Nunukan, khususnya wilayah pedalaman. Vaksin Johnson ini kita prioritaskan untuk masyarakat di pedalaman,’’jelasnya.

Baca juga: Viral Video Kasat Pol PP Nunukan Joget Dangdut di Tempat Karaoke, Bupati Beri Teguran

Merujuk data sebaran covid-19 Nunukan, per 9 November 2021, Kabupaten Nunukan saat ini hanya menyisakan 9 kasus aktif.

Satgas Percepatan Penanggulangan covid-19 Nunukan mencatat ada 6.215 kasus konfirmasi, sebanyak 6.069 pasien dinyatakan sembuh, dan sebanyak 137 pasien meninggal akibat Covid-19.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com