Kompas.com - 09/11/2021, 12:52 WIB
Ilustrasi Narkoba KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Narkoba

SURABAYA, KOMPAS.com - Pasangan suami istri di Surabaya ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya karena mengedarkan narkotika jenis sabu.

Kedua pelaku itu berinisial RH (52) dan SN (40). Pasutri ini nekat mengedarkan sabu-sabu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Curi Uang Rp 20 Juta dan 2 Ponsel Milik Majikan, Seorang ART di Surabaya Ditangkap

"Mereka terjun ke bisnis terlarang karena alasan ekonomi," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Daniel Marunduri saat dikonfirmasi, Selasa (9/11/2021).

Daniel mengungkapkan, keduanya ditangkap setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat.

Para pelaku ditangkap di sebuah rumah kos di kawasan Jalan Sidotopo, Surabaya, Senin (1/11/2021), pukul 22.30 WIB.

"Dari penangkapan itu, kami menemukan 6,94 gram sabu-sabu dari delapan bungkus plastik klip, dua pipet kaca berisi sisa sabu, seberat 1,88 gram dan 1,48 gram, timbangan elektrik, dan alat isap sabu-sabu," ungkap Daniel.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku membeli barang haram tersebut dari seseorang berinisial CC.

Pelaku membeli sabu itu dengan harga Rp 1 juta per gram. Lalu, pelaku menjual barang haram itu dalam jumlah kecil.

"Kemudian dia jual ecer dengan keuntungan setiap paketnya Rp 150.000 sampai Rp 300.000," tutur Daniel.

Pelaku juga mengonsumsi sendiri narkoba tersebut. Saat ini, kata Daniel, polisi sedang mengembangkan kasus itu untuk mengungkap pelaku lain.

Baca juga: Cerita Sherly Lembono, Ibu Muda Asal Surabaya yang Rela Donasikan ASI ke Panti Asuhan

"Pelaku lain sedang kami buru untuk mengungkap jaringan pars pengedar narkoba di atasnya," ucap Daniel.

Akibat perbuatannya itu, RH dan SN dijerat Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Kotak Kosong dalam Pemilu? Bagaimana Cara Menentukan Pemenangnya?

Apa Itu Kotak Kosong dalam Pemilu? Bagaimana Cara Menentukan Pemenangnya?

Regional
Kasus Siswi SMA di Kupang Buang Bayi, Polisi Tangkap Ayah Biologis

Kasus Siswi SMA di Kupang Buang Bayi, Polisi Tangkap Ayah Biologis

Regional
Kebijakan HET Minyak Goreng 1 Februari 2022, Pemkot Solo Tunggu Juklak dari Pusat

Kebijakan HET Minyak Goreng 1 Februari 2022, Pemkot Solo Tunggu Juklak dari Pusat

Regional
Curi Susu Formula, Rokok, dan Uang Tunai, Komplotan Spesialis Pembobol Minimarket Ditangkap

Curi Susu Formula, Rokok, dan Uang Tunai, Komplotan Spesialis Pembobol Minimarket Ditangkap

Regional
Remaja 15 Tahun Ditangkap di Hutan Mamasa Beserta Motor Curiannya

Remaja 15 Tahun Ditangkap di Hutan Mamasa Beserta Motor Curiannya

Regional
2 Pencuri Besi Bekas Rel Kereta Api Rangkasbitung-Merak Diringkus

2 Pencuri Besi Bekas Rel Kereta Api Rangkasbitung-Merak Diringkus

Regional
Viral Curhatan Aksi Begal Payudara di Sukoharjo, Kapolres Minta Korban Segara Lapor

Viral Curhatan Aksi Begal Payudara di Sukoharjo, Kapolres Minta Korban Segara Lapor

Regional
Denda ETLE di Palembang Mulai Berlaku pada Awal Februari

Denda ETLE di Palembang Mulai Berlaku pada Awal Februari

Regional
Fakta Guru Honorer Bakar Gedung Sekolah, Berawal Honor Rp 6 Juta Tak Dibayar Selama 24 Tahun, Ditangkap lalu Dibebaskan

Fakta Guru Honorer Bakar Gedung Sekolah, Berawal Honor Rp 6 Juta Tak Dibayar Selama 24 Tahun, Ditangkap lalu Dibebaskan

Regional
Bocah 3 Tahun Tewas Ditabrak Truk Air di Karimun Kepri

Bocah 3 Tahun Tewas Ditabrak Truk Air di Karimun Kepri

Regional
Jika Bripka BT Pemerkosa Mahasiswi Tak Dipecat, Kapolresta Banjarmasin Siap Lepas Jabatan

Jika Bripka BT Pemerkosa Mahasiswi Tak Dipecat, Kapolresta Banjarmasin Siap Lepas Jabatan

Regional
Aniaya Siswa SMK Penerbangan Batam, Seorang Oknum Polisi Jadi Tersangka

Aniaya Siswa SMK Penerbangan Batam, Seorang Oknum Polisi Jadi Tersangka

Regional
Polisi Tangkap 9 Pelaku Pembakaran Double O Sorong, Ini Perannya

Polisi Tangkap 9 Pelaku Pembakaran Double O Sorong, Ini Perannya

Regional
Covid-19 Varian Omicron Mulai Masuk Salatiga, 2 Orang Positif

Covid-19 Varian Omicron Mulai Masuk Salatiga, 2 Orang Positif

Regional
Daftar Bahasa Daerah 34 Provinsi di Indonesia

Daftar Bahasa Daerah 34 Provinsi di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.