Asal-usul Warga Baduy di Pedalaman Banten, dari Kerajaan Pajajaran hingga Disebut Mirip Orang Timur Tengah

Kompas.com - 31/10/2021, 15:05 WIB
Warga Baduy saat acara puncak Exciting Banten on Seba Baduy 2019. Dok Humas KemenparWarga Baduy saat acara puncak Exciting Banten on Seba Baduy 2019.

LEBAK, KOMPAS.com - Masyarakat Suku Baduy mendiami satu wilayah di kawasan Pegunungan Kendeng, di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Seluruh wilayahnya masuk ke dalam administratif Desa Kanekes.

Karena hal tersebut, orang Baduy juga disebut orang Kanekes.

Baca juga: Kisah Mulyono, Belasan Tahun Ajari Anak-anak Baduy Membaca, Jadi Segelintir Warga Kanekes yang Kuliah

Banyak versi asal-usul yang menyebut dari mana warga Baduy berasal.

Namun, paling terkenal adalah kisah warga Baduy merupakan keturunan Kerajaan Pajajaran yang mengasingkan diri ke wilayah Pegunungan Kendeng di Banten Tengah pada abad ke-12.

Bagaimana orang-orang dari Kerajaan Pajajaran mengasingkan diri ke wilayah yang kini dihuni warga Baduy sekarang, ditulis oleh Djoewisno dalam bukunya berjudul Potret Kehidupan Masyarakat Baduy terbitan tahun 1987.

Baca juga: Mengenal Selam Sunda Wiwitan, Kepercayaan dan Tradisi Leluhur Suku Baduy

Dalam bukunya itu, Djoewisno menyebut awal mula pengasingan terjadi saat wilayah Banten dikuasai oleh Sunan Gunung Jati yang membawa misi menyebarkan agama Islam.

Sejumlah orang yang dipimpin oleh Prabu Pucuk Umun memilih melarikan diri ke arah selatan Pulau Jawa (Banten), meninggalkan istana kerajaan mereka yang disebut Megah.

Dalam pelariannya selama berhari-hari, rombongan itu kemudian tiba di hulu Sungai Ciujung di jantung Pegunungan Kendeng.

Tempat itu kini disebut sebagai Panembahan Arca Domas atau Petak 13.

"Lokasi ini merupakan daerah terlarang di samping merupakan kawasan tertutup yang sangat rahasia bagi siapa saja," tulis Djoewisno dalam bukunya.

Sementara pengamat budaya Baduy, Uday Suhada mengatakan, ada versi lain yang juga diyakini oleh masyarakat Baduy terkait asal-usulnya.

Dalam kepercayaan Suku Baduy, mereka meyakini nenek moyang warga Baduy sudah ribuan tahun tinggal di wilayah Kaolotan secara turun-temurun.

Adapun mereka meyakini keturunan dari Batara Cikal, salah satu dari tujuh dewa atau batara yang diutus ke bumi.

Asal-usul tersebut sering pula dihubungkan dengan Nabi Adam sebagai nenek moyang pertama.

"Mereka percaya jika Nabi Adam turun di wilayahnya," kata Uday.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Kecelakaan, Sejumlah Pohon di Jalan Lintas Taba Penanjung-Kepahiang Akan Dipangkas

Antisipasi Kecelakaan, Sejumlah Pohon di Jalan Lintas Taba Penanjung-Kepahiang Akan Dipangkas

Regional
Gara-gara Penumpang Buang Puntung Rokok, Bus Tiara Mas Terguling di Sumbawa, 9 Orang Terluka

Gara-gara Penumpang Buang Puntung Rokok, Bus Tiara Mas Terguling di Sumbawa, 9 Orang Terluka

Regional
Ayah dan Anak di Bandung Barat Jadi Tersangka Pengeroyokan, Pisau Masih Menancap di Pundak Korban

Ayah dan Anak di Bandung Barat Jadi Tersangka Pengeroyokan, Pisau Masih Menancap di Pundak Korban

Regional
Hari Terakhir Jabat Bupati Lanny Jaya, Befa Jigibalom Minta Pemekaran Provinsi Pegunungan Tengah Segera Disahkan

Hari Terakhir Jabat Bupati Lanny Jaya, Befa Jigibalom Minta Pemekaran Provinsi Pegunungan Tengah Segera Disahkan

Regional
Rayu Pakai Uang Rp 10.000, Paman Cabuli Keponakan 4 Kali di Lampung Selatan

Rayu Pakai Uang Rp 10.000, Paman Cabuli Keponakan 4 Kali di Lampung Selatan

Regional
'Crazy Rich' Bangun Jalan Habis Miliaran Rupiah, Peneliti: Ini Lebih daripada 'Sindiran'...

"Crazy Rich" Bangun Jalan Habis Miliaran Rupiah, Peneliti: Ini Lebih daripada "Sindiran"...

Regional
Lebih Ringan dari Tuntutan JPU, Pemilik Sabu 133 Kg di Aceh Timur Divonis Seumur Hidup

Lebih Ringan dari Tuntutan JPU, Pemilik Sabu 133 Kg di Aceh Timur Divonis Seumur Hidup

Regional
2 Bocah di Magelang Tewas Tercebur Kubangan Galian Septik Tank

2 Bocah di Magelang Tewas Tercebur Kubangan Galian Septik Tank

Regional
Air Terjun Lembah Anai di Sumatera Barat, Harga Tiket dan Rute

Air Terjun Lembah Anai di Sumatera Barat, Harga Tiket dan Rute

Regional
Masuk Perairan Ambalat dan Berniat Mengebom Ikan, 3 Warga Malaysia Diamankan

Masuk Perairan Ambalat dan Berniat Mengebom Ikan, 3 Warga Malaysia Diamankan

Regional
Terlihat Kumuh, Gibran Akan Tertibkan PKL di Kawasan Benteng Vastenburg

Terlihat Kumuh, Gibran Akan Tertibkan PKL di Kawasan Benteng Vastenburg

Regional
Sudah 4 Hari Banjir Melanda 17 Desa di Kukar, Belum Ada Bantuan Masuk

Sudah 4 Hari Banjir Melanda 17 Desa di Kukar, Belum Ada Bantuan Masuk

Regional
80 UMKM Ramaikan Karya Kreatif Banten, BI: UMKM Banten Naik Kelas, Solusi Atasi Pengangguran

80 UMKM Ramaikan Karya Kreatif Banten, BI: UMKM Banten Naik Kelas, Solusi Atasi Pengangguran

Regional
Perkosa Keponakan yang Masih SD hingga Hamil, Pria di Kupang Ditangkap

Perkosa Keponakan yang Masih SD hingga Hamil, Pria di Kupang Ditangkap

Regional
Polisi Bebaskan Pegawai Kejari yang Bawa Sabu ke Lapas Cilegon

Polisi Bebaskan Pegawai Kejari yang Bawa Sabu ke Lapas Cilegon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.