Temuan Dinkes Bali, Masih Ada Faskes 'Bandel' Terapkan Tarif Tes PCR di Atas Rp 1 Juta

Kompas.com - 29/10/2021, 15:11 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya KOMPAS.com/Ach. FawaidiKepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya

BALI, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Provinsi Bali menemukan beberapa fasilitas kesehatan (faskes) yang masih mematok harga tes polymerase chain reaction (PCR) di atas Rp 1 juta.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya mengatakan, pihaknya telah memberikan sanksi teguran kepada faskes tersebut.

"Ada di atas Rp 1 juta (harga PCR), kami monitor memang ada beberapa yang di atas itu, sudah kami tegur dan sudah minta maaf," kata Suarjaya saat ditemui di rumah dinas jabatan Gubernur Bali, Jumat (29/10/2021).

Baca juga: WN AS Pembunuh Ibu Kandung Dalam Koper Resmi Bebas dari Lapas Kerobokan Bali

Suarjaya mengatakan, harga PCR di atas Rp 1 Juta tersebut ditemukan saat harga PCR masih di kisaran Rp 450.000.

Atas dasar itu, ia mendorong seluruh masyarakat untuk melaporkan jika mendapati fasilitas kesehatan yang mematok harga tinggi dari yang sudah ditentukan saat ini yakni Rp 275.000.

Ia mengancam, ada sanksi penutupan apabila faskes masih membandel dan mematok harga PCR di atas standar yang ditetapkan pemerintah.

"Mohon juga dibantu kalau ada yang ditemukan begitu (harga tinggi) segera diinfokan ke kami, kalau memang bandel ditutup," ujarnya.

Baca juga: Bayar Rp 110 Juta agar Anak Jadi Pegawai PDAM, Pria di Bali Ditipu Karyawan BUMD, Ini Ceritanya

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bali telah resmi menurunkan harga test PCR menjadi Rp 275.000 per Kamis (28/10/2021) mengikuti ketentuan dari pemerintah pusat.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor B.18.445/3789/PELKES/DISKES tentang Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR.

"Dalam Surat Edaran ini, ditegaskan bahwa Direktur Rumah Sakit, Pimpinan Laboratorium dan Fasilitas Kesehatan yang melaksanakan pemeriksaan RT-PCR agar memberlakukukan batas tarif tertinggi untuk pemeriksaan RT-PCR termasuk pengambilan swab sebesar Rp. 275.000," kata Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra dalam Surat Edaran tersebut

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balita 1,5 Tahun di Pemalang Hilang Saat Ditinggal Ibunya ke Dapur, Begini Kronologinya

Balita 1,5 Tahun di Pemalang Hilang Saat Ditinggal Ibunya ke Dapur, Begini Kronologinya

Regional
4 SMA Terbaik di Jambi Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

4 SMA Terbaik di Jambi Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Regional
Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK Tinggal Tunggu Waktu, Gibran Sebut Persiapan Sudah Beres

Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK Tinggal Tunggu Waktu, Gibran Sebut Persiapan Sudah Beres

Regional
Ketua DPRD Banten Heran, Banyak Industri Tapi Pengangguran Tertinggi

Ketua DPRD Banten Heran, Banyak Industri Tapi Pengangguran Tertinggi

Regional
Pelabuhan Muncar Banyuwangi, Salah Satu Penghasil Ikan Terbesar di Indonesia

Pelabuhan Muncar Banyuwangi, Salah Satu Penghasil Ikan Terbesar di Indonesia

Regional
Sering Disuruh Saat Gotong Royong, Pria di Balikpapan Bunuh Temannya Sendiri

Sering Disuruh Saat Gotong Royong, Pria di Balikpapan Bunuh Temannya Sendiri

Regional
Pria yang Tusuk Polisi di Pekanbaru Ternyata Pernah Lukai Imam Masjid

Pria yang Tusuk Polisi di Pekanbaru Ternyata Pernah Lukai Imam Masjid

Regional
KM Sirimau Tabrak Karang di Perairan Ile Ape Lembata, Begini Penjelasan Syahbandar

KM Sirimau Tabrak Karang di Perairan Ile Ape Lembata, Begini Penjelasan Syahbandar

Regional
Dugaan Suap Wali Kota Ambon, KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkot

Dugaan Suap Wali Kota Ambon, KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkot

Regional
Soal Kebijakan Jokowi Perbolehkan Tak Pakai Masker Saat di Luar Ruangan, Sekda Solo: Iya Kita Ikuti

Soal Kebijakan Jokowi Perbolehkan Tak Pakai Masker Saat di Luar Ruangan, Sekda Solo: Iya Kita Ikuti

Regional
Mengapa di Papua Banyak Malaria?

Mengapa di Papua Banyak Malaria?

Regional
UAS Tak Diizinkan Masuk Singapura, Lembaga Adat Melayu Riau Sedih

UAS Tak Diizinkan Masuk Singapura, Lembaga Adat Melayu Riau Sedih

Regional
Sopir Pemadam Kebakaran di Banjarmasin yang Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas Ditetapkan Tersangka

Sopir Pemadam Kebakaran di Banjarmasin yang Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas Ditetapkan Tersangka

Regional
Kasus Ibu Bunuh Anaknya di Semarang, Berawal dari Deposito Rp 1,25 Miliar Milik Keluarga Dipakai Belanja Online

Kasus Ibu Bunuh Anaknya di Semarang, Berawal dari Deposito Rp 1,25 Miliar Milik Keluarga Dipakai Belanja Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.