Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/10/2021, 14:22 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung mengamankan aset berupa ratusan hektar tanah dan bangunan milik empat tepidana kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang berada di Provinsi Banten.

Keempat terpidana yajni mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.

Kemudian, direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, dan Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

Baca juga: Kasus Korupsi Jiwasraya, Kejagung Akan Lelang 654 Aset Benny Tjokro di Banten

Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Elan Suherlan mengatakan, saat ini sedang melakukan kegiatan penilaian  barang rampasan negara masih berlangsung di Banten.

"Kegiatan penilaian barang rampasan negara dari perkara Jiwasraya di Provinsi Banten dimulai sejak tanggal 24 Oktober 2021 hingga selesai sekitar satu bulan kedepan," kata Elan di Kantor Kejati Banten, Jumat (29/10/2021).

Baca juga: Kasus Jiwasraya, Terpidana Seumur Hidup Benny Tjokro dan Heru Hidayat Dieksekusi

Rincian rampasan negara kasus Jiwasraya 

Menurut Elan, barang rampasan dari para terpidana kasus korupsi Jiwasraya berada di enam Provinsi yakni di Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Jawa Barat dan Banten.

Adapun aset rampasan negara perkara Jiwasraya yang paling terbanyak berada di Provinsi Banten tersebar di empat daerah.

Baca juga: Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

"Pertama di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang dan paling banyak di Kabupaten Lebak," ungkap Elan.

Secara rinci, Elan menyebutkan barang rampasan negara dari terpidana Joko Hartono Tirto dan  Hary Prasetyo sebanyak dua bidang tanah dan bangunan.

Aset di Kabupaten Tangerang

Kemudian di Kabupaten Tangerang, milik terpidana Benny Tjokrosaputro, Hary Prasetyo dan Terpidana Heru Hidayat berupa 37 bidang tanah dengan luas keseluruhan 281.993 m2 dan satu unit apartemen yang berada di lima kecamatan.

"Di Kecamatan Serpong dua bidang tanah dengan luas seluruhnya 5.860 m2, di Cisauk, 20 bidang tanah dengan luas seluruhnya 229.147 m2 dan 1 (satu) unit apartemen," ujar Elan.

 

Kemudian, empat bidang tanah seluas 18.503 m2 di Kecamatan Cikupa, dua bidang tanah di Kecamatan Tigaraksa seluas 5.700 m2 dan sembilan bidang tanah di Kecamatan Sepatan seluas  22.783 m2.

Aset di Kabupaten Serang

Selanjutnya di Kabupaten Serang barang rampasan negara milik Benny Tjokrosaputro satu bidang tanah dengan luas 35.100 m2 di Kecamatan Tanara.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Jateng Sebut Banyak Berita Hoaks soal Penculikan Anak di Media Sosial, Ini Dugaan Motifnya

Polda Jateng Sebut Banyak Berita Hoaks soal Penculikan Anak di Media Sosial, Ini Dugaan Motifnya

Regional
Beroperasi Sejak Januari, Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Solok, 8 Orang Ditangkap

Beroperasi Sejak Januari, Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Solok, 8 Orang Ditangkap

Regional
Jejak Perjalanan Nono dan Sang Ibu ke Jakarta

Jejak Perjalanan Nono dan Sang Ibu ke Jakarta

Regional
Painah Terbangun Kaget Dengar Suara Tangis Bayi, Ditemukan Tergeletak di Teras Rumahnya

Painah Terbangun Kaget Dengar Suara Tangis Bayi, Ditemukan Tergeletak di Teras Rumahnya

Regional
8 Siswa SD Pariaman Diduga Keracunan Makanan, Dinkes: Produknya Memiliki Izin dan Belum Kadaluarsa

8 Siswa SD Pariaman Diduga Keracunan Makanan, Dinkes: Produknya Memiliki Izin dan Belum Kadaluarsa

Regional
Harga Bensin Malaysia Terlalu Murah, Pengusaha APMS Pulau Sebatik Mengeluh ke DPRD Nunukan

Harga Bensin Malaysia Terlalu Murah, Pengusaha APMS Pulau Sebatik Mengeluh ke DPRD Nunukan

Regional
Pakai Atribut Partai Saat Hadiri Safari Politik Anies, 4 ASN di Dompu Diperiksa Bawaslu

Pakai Atribut Partai Saat Hadiri Safari Politik Anies, 4 ASN di Dompu Diperiksa Bawaslu

Regional
Sugik Nur dan Bambang Tri Terdakwa Kasus Ijazah Palsu Presiden Sempat Bertengkar di Rutan, Ini Penyebabnya

Sugik Nur dan Bambang Tri Terdakwa Kasus Ijazah Palsu Presiden Sempat Bertengkar di Rutan, Ini Penyebabnya

Regional
Sugik Nur Terdakwa Kasus Ijazah Palsu Jokowi Mengaku Kena Pungli di Rutan Polda Jateng, Polisi: Itu Tidak Ada

Sugik Nur Terdakwa Kasus Ijazah Palsu Jokowi Mengaku Kena Pungli di Rutan Polda Jateng, Polisi: Itu Tidak Ada

Regional
Cuma Diminta Geser Parkir Mobil, PNS di Lampung Ngamuk Pukul Pedagang Martabak

Cuma Diminta Geser Parkir Mobil, PNS di Lampung Ngamuk Pukul Pedagang Martabak

Regional
Timgab Temukan 25 Batang Kayu di Hutan Boak Sumbawa, Diduga Hasil Pembalakan Liar

Timgab Temukan 25 Batang Kayu di Hutan Boak Sumbawa, Diduga Hasil Pembalakan Liar

Regional
Air Danau Maninjau Berubah Jadi Hijau dan Berbau Belerang

Air Danau Maninjau Berubah Jadi Hijau dan Berbau Belerang

Regional
Sebelum Tewas akibat Dianiaya Pacar, Pemandu Lagu di Purwokerto Sempat Dicabuli di Kamar Hotel

Sebelum Tewas akibat Dianiaya Pacar, Pemandu Lagu di Purwokerto Sempat Dicabuli di Kamar Hotel

Regional
Mobil Camry Milik Sekretariat DPRD Jambi Kecelakaan Dibawa Pelajar SMA dan Teman Wanitanya, Kok Bisa?

Mobil Camry Milik Sekretariat DPRD Jambi Kecelakaan Dibawa Pelajar SMA dan Teman Wanitanya, Kok Bisa?

Regional
Pencuri Spesialis Masjid Ditangkap, Polisi Temukan 37 Mikrofon, Sarung, Sajadah, dan Tatakan Al Quran

Pencuri Spesialis Masjid Ditangkap, Polisi Temukan 37 Mikrofon, Sarung, Sajadah, dan Tatakan Al Quran

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.