Sakit Hati tapi Masih Segan, Pria Ini Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Nyawa Pamannya

Kompas.com - 30/10/2021, 15:09 WIB
Kepolisian Resor Bogor, Jawa Barat, menangkap tiga pelaku kasus pembunuhan juru parkir di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jumat (29/10/2021). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANKepolisian Resor Bogor, Jawa Barat, menangkap tiga pelaku kasus pembunuhan juru parkir di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jumat (29/10/2021).

KOMPAS.com - GP, seorang juru parkir di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tewas dalam kondisi penuh luka bacokan.

Otak pembunuhan terhadap GP ternyata adalah keponakannya, AH (41).

Untuk menghabisi nyawa pamannya, AH menyewa pembunuh bayaran. Dua pembunuh bayaran itu merupakan teman AH, yakni ND (32) dan DA (23).

Ketiganya kini telah ditangkap polisi. Mereka sempat kabur selama sepuluh hari usai pembunuhan tersebut.

Baca juga: Duduk Perkara Pembunuhan Juru Parkir di Bogor, Keponakan Sakit Hati, Sewa 2 Orang untuk Habisi Pamannya

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bogor AKBP Harun mengatakan, AH merencanakan pembunuhan itu karena merasa sakit hati terhadap pamannya.

Dia sengaja menyewa pembunuh bayaran karena masih segan dan tidak berani terhadap sang paman.

Adapun dua rekan AH, ND dan DA, bersedia melakukan tindakan keji itu lantaran dijanjikan uang Rp 5 juta per orang oleh AH.

"Dijanjikan Rp 5 juta oleh AH, tapi pembayarannya pun baru diterima Rp 1 juta. Jadi ini pembunuh bayaran. Otak dari pembunuhan ini adalah AH alias keponakan korban," ujar Harun, Jumat (29/10/2021).

Baca juga: Sakit Hati Penghasilan Parkir Berkurang, Pria di Bogor Bunuh Pamannya

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mencuat di Salah Satu Kampus di Jateng, Korbannya Mahasiswa Bidikmisi

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mencuat di Salah Satu Kampus di Jateng, Korbannya Mahasiswa Bidikmisi

Regional
17 Korban Tewas Terbakar Saat Bentrokan di Sorong, 14 di Antaranya Pekerja Karaoke Double O

17 Korban Tewas Terbakar Saat Bentrokan di Sorong, 14 di Antaranya Pekerja Karaoke Double O

Regional
Oknum PNS yang Lempar Bom Molotov Saat Acara Pelantikan Pejabat di Ketapang Jadi Tersangka

Oknum PNS yang Lempar Bom Molotov Saat Acara Pelantikan Pejabat di Ketapang Jadi Tersangka

Regional
Jelang Imlek, Kelenteng di Palembang Mulai Lakukan Tradisi Cuci Patung Dewa

Jelang Imlek, Kelenteng di Palembang Mulai Lakukan Tradisi Cuci Patung Dewa

Regional
Dokter Pencampur Sperma ke Makanan Istri Teman Divonis 6 Bulan Penjara

Dokter Pencampur Sperma ke Makanan Istri Teman Divonis 6 Bulan Penjara

Regional
Kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak Meningkat, 2 Sampel Probable Omicron

Kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak Meningkat, 2 Sampel Probable Omicron

Regional
Ibu dan 4 Anak Sudah 2 Hari Tidak Makan, Wali Kota Bengkulu Kirim Bantuan

Ibu dan 4 Anak Sudah 2 Hari Tidak Makan, Wali Kota Bengkulu Kirim Bantuan

Regional
Tenaga Honorer Dihapus Mulai 2023, Pemkab Rembang: Kami Belum Tahu Konsep dan Rumusannya

Tenaga Honorer Dihapus Mulai 2023, Pemkab Rembang: Kami Belum Tahu Konsep dan Rumusannya

Regional
Sambut Imlek, Umat Khonghucu di Banyumas Gelar Jamasan Patung Dewa dan Keris

Sambut Imlek, Umat Khonghucu di Banyumas Gelar Jamasan Patung Dewa dan Keris

Regional
Harimau Muncul dan Menyerang Sapi Milik Warga di Mukomuko

Harimau Muncul dan Menyerang Sapi Milik Warga di Mukomuko

Regional
Prabowo Disebut Macan Mengeong, Gerindra Solo Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Prabowo Disebut Macan Mengeong, Gerindra Solo Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Regional
4 Tahanan Polsek Gunungasri Lombok Barat Kabur, 3 di Antaranya Sudah Ditangkap

4 Tahanan Polsek Gunungasri Lombok Barat Kabur, 3 di Antaranya Sudah Ditangkap

Regional
15 TKI dari Malaysia Masuk via Entikong Kalbar Positif Covid-19

15 TKI dari Malaysia Masuk via Entikong Kalbar Positif Covid-19

Regional
Polda Banten Sebut Penghentian Kasus Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental Prematur dan Salahi Aturan

Polda Banten Sebut Penghentian Kasus Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental Prematur dan Salahi Aturan

Regional
Kota Tasikmalaya Siaga Darurat DBD, Kasus Bertambah Jadi 200 Orang, 4 di Antaranya Meninggal Dunia

Kota Tasikmalaya Siaga Darurat DBD, Kasus Bertambah Jadi 200 Orang, 4 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.