Gagal Diselundupkan ke Jakarta, 19.000 Benih Lobster Dilepas ke Pelabuhan Tamperan Pacitan

Kompas.com - 11/10/2021, 20:02 WIB
Polisi Pacitan menangkap mobil yang mengangkut ribuan benih lobster ilegal, Senin (11/20/2021) SLAMET WIDODOPolisi Pacitan menangkap mobil yang mengangkut ribuan benih lobster ilegal, Senin (11/20/2021)

PACITAN,KOMPAS.com - Polres Pacitan menangkap dua orang yang hendak menyelundupkan 19.000 benih lobster menuju Jakarta. 

Benih lobster yang menjadi barang bukti tersebut kemudian dilepasliarkan Kapolres Pacitan di  kawasan Pelabuhan Tamperan, Kabupaten Pacitan.

“Setelah penangkapan, untuk tetap menjaga kelangsungan hidup benih lobster maka kami lepasliarkan bersama pihak-pihak terkait,” ujar Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono saat menyampaikan rilis di Polres Pacitan, Senin.

Baca juga: Truk Tabrak Pohon di Pacitan, Kondisi Sopir Kritis Terjepit Bodi Kendaraan

Dua orang yang ditangkap yakni  bernisial M warga kota Tangerang Jawa Barat, dan SK warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan.

“Penangkapan para pelaku pada Jumat, pertengahan September 2021,” katanya.

Ari menuturkan,  kedua tersangka ditangkap oleh jajaran Satreskrim Polres Pacitan, saat hendak mengirim belasan ribu benih lobster tersebut ke Jakarta.

Ketika ditangkap, para pelaku tidak bisa menunjukkan surat keterangan asal benih (SKAB).

“Benih lobster dari Pacitan ini, rencananya akan dibawa oleh pelaku ke Jakarta,” terang Ari.

Belasan ribu benih lobster tersebut diangkut menggunakan mobil bak terbuka dan tertutup terpal.

Guna mengelabui petugas, pada barisan awal, ditutup dengan menggunakan kotak penyimpanan kosong.

Sedangkan kotak penyimpanan yang berisi benih lobster, berada di bagian paling dalam.

“Setelah dicek oleh anggota kami, diketahui terdapat benih lobster terbungkus plastik, dan ditaruh dalam kotak penyimpanan,” ujarnya.

Baca juga: Penyebab Boneka Squid Game di Surabaya Dibongkar Satpol PP, karena Picu Kerumunan

Dari mobil tersangka, petugas menyita sebanyak 19.000 ekor lebih benih lobster.  

Belasan ribu benur tanpa dilengkapi surat resmi ini, dikemas di dalam kantong plastik yang dimasukan ke sejumlah kotak.

“Kita dapatkan empat kotak yang berisi 96 plastik berisi benih lobster,” kata Ari.

Polisi menjelaskan, benih lobster tersebut rencananya akan dikirim ke pengepul di Jakarta lewat jalur darat.  

Dari pengakuan tersangka, penyelundupan ini baru pertama kali dilakukan.

Belasan ribu ekor benih lobster tersebut memiliki harga yang cukup tinggi mencapai lebih dari Rp 400 juta.

Baca juga: Genjot Vaksinasi Covid-19 di Sidoarjo, Wabup Subandi: Kami Akan Jemput Bola

Saat ini, kedua tersangka diamankan di Polres Pacitan beserta sejumlah barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Kedua tersangka dijerat dengan Undang-undang Cipta Kerja dan Perikanan dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara serta denda sebesar Rp 1,5 miliar.

“Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 88 atau Pasal 92 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Perikanan Juncto Pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman enam tahun penjara dan denda sebesar Rp 1,5 miliar,” terangnnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesepakatan Keluarga, Pelaku Pencabulan Nikahi Korban di Mapolres Mukomuko

Kesepakatan Keluarga, Pelaku Pencabulan Nikahi Korban di Mapolres Mukomuko

Regional
Kecelakan Tunggal di Tol Pekanbaru-Dumai, Seorang Pengemudi Tewas

Kecelakan Tunggal di Tol Pekanbaru-Dumai, Seorang Pengemudi Tewas

Regional
Sejumlah Daerah Ini Sudah Terapkan Konsep 'Smart City', Mana Saja?

Sejumlah Daerah Ini Sudah Terapkan Konsep "Smart City", Mana Saja?

Regional
3 Daerah yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia, Ternyata Pernah 2 Kali di Pulau Sumatera

3 Daerah yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia, Ternyata Pernah 2 Kali di Pulau Sumatera

Regional
6 Makanan Ini Dulu Favorit Raja-raja, Sekarang Siapa Pun Bisa Menikmatinya

6 Makanan Ini Dulu Favorit Raja-raja, Sekarang Siapa Pun Bisa Menikmatinya

Regional
Suaminya Meninggal karena Diduga Dianiaya Oknum Polisi Saat Penyergapan, Istri Korban: Suami Saya Dipukuli di Hadapan Anak Saya

Suaminya Meninggal karena Diduga Dianiaya Oknum Polisi Saat Penyergapan, Istri Korban: Suami Saya Dipukuli di Hadapan Anak Saya

Regional
Pak Ogah Sakit, Ini Sejarah Perjalanan Boneka Si Unyil, Ada sejak Tahun 1981

Pak Ogah Sakit, Ini Sejarah Perjalanan Boneka Si Unyil, Ada sejak Tahun 1981

Regional
Terkait Kasus Korupsi Bupati PPU, 2 ASN Dipanggil KPK

Terkait Kasus Korupsi Bupati PPU, 2 ASN Dipanggil KPK

Regional
Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Buntut Lecehkan Korban Pemerkosaan

Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Buntut Lecehkan Korban Pemerkosaan

Regional
Viral, Video Ibu Hendak Melahirkan Ditandu Warga Lewati Jalan Rusak di Sumsel

Viral, Video Ibu Hendak Melahirkan Ditandu Warga Lewati Jalan Rusak di Sumsel

Regional
Guru Agama di Tarakan Cabuli 5 Muridnya, Ada Korban yang Dicabuli Berulang Kali

Guru Agama di Tarakan Cabuli 5 Muridnya, Ada Korban yang Dicabuli Berulang Kali

Regional
Warga Boyolali Jadi Korban Pelecehan Verbal Oknum Perwira Polisi Saat Buat Laporan

Warga Boyolali Jadi Korban Pelecehan Verbal Oknum Perwira Polisi Saat Buat Laporan

Regional
Cerita Wanita Hilang Kontak di Malaysia sejak 2001, 8 Tahun Kerja Tanpa Digaji

Cerita Wanita Hilang Kontak di Malaysia sejak 2001, 8 Tahun Kerja Tanpa Digaji

Regional
Liburan ke Bengkulu, Nikmati Sensasi Menunggu Durian Runtuh

Liburan ke Bengkulu, Nikmati Sensasi Menunggu Durian Runtuh

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Penimbun 9,1 Ton Minyak Tanah di Labuan Bajo

Polisi Tangkap 5 Terduga Penimbun 9,1 Ton Minyak Tanah di Labuan Bajo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.