Kompas.com - 11/10/2021, 19:59 WIB
Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Riau dr Indra Yovi Dok Pemprov RiauJuru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Riau dr Indra Yovi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau mengingatkan kepada seluruh sekolah agar mematuhi protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Riau dr Indra Yovi mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari beberapa orangtua bahwa ada sekolah yang memperbolehkan siswa makan bersama.

Sementara pembelajaran hanya 2-4 jam di sekolah, dan tidak ada jam istirahat.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Oktober 2021

"Saya dapat laporan dari wali murid, walaupun sudah ada batasan jam sekolah, ada juga yang melanggar dan melewati batas. Bahkan ada siswa yang makan bersama di sekolah. Jangan sampai ada klaster baru akibat tatap muka. Jangan abai dan senang dengan kondisi saat ini, tetap jaga protokol kesehatan," ujar Yovi kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Menurut Yovi, saat ini pemerintah telah menerapkan program vaksinasi bagi pelajar usia 12 tahun ke atas, atau pelajar SMP dan SMA/SMK.

Namun, untuk pelajar yang di bawah 12 tahun belum ada program vaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Riau Menurun, Satgas: Harus Kita Pertahankan

Untuk itu, perlu menjaga protokol kesehatan di sekolah, saat tatap muka di dalam kelas maupun di luar ruangan.

Sebab, anak sekolah bisa saja menularkan Covid-19 ke orangtua dan keluarga.

"Kalau anjuran IDI, pembelajaran tatap muka kalau semua pelajar sudah divaksin. Kalau SMP, SMA sudah vaksin. Tapi untuk SD, TK dan PAUD belum. Satgas di sekolah harus berjalan dengan baik. Kalau ada kasus, nantinya sekolah bisa ditutup, bisa online lagi, bisa rugi lagi," kata Yovi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heboh soal Bayi Ditinggal di Toilet Terminal Rajabasa, Ini Faktanya

Heboh soal Bayi Ditinggal di Toilet Terminal Rajabasa, Ini Faktanya

Regional
Kecewa Musda Riau, Kader Bakar Atribut Partai Demokrat, lalu Mengundurkan Diri

Kecewa Musda Riau, Kader Bakar Atribut Partai Demokrat, lalu Mengundurkan Diri

Regional
Dukung Wisata Ikonik Elang Flores, Bupati Ende Siap Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Perbaiki Jalan

Dukung Wisata Ikonik Elang Flores, Bupati Ende Siap Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Perbaiki Jalan

Regional
Vaksinasi 15 Daerah di Bawah 50 Persen, Ini yang Terendah di Sumut

Vaksinasi 15 Daerah di Bawah 50 Persen, Ini yang Terendah di Sumut

Regional
'Secara Administrasi, Tokoh KKB Temianus Bukan Kepala Kampung tapi Tak Punya Pekerjaan'

"Secara Administrasi, Tokoh KKB Temianus Bukan Kepala Kampung tapi Tak Punya Pekerjaan"

Regional
Panitia Pembangunan Musala Kaget Dapat Sumbangan Puluhan Lembar Uang Mainan

Panitia Pembangunan Musala Kaget Dapat Sumbangan Puluhan Lembar Uang Mainan

Regional
Kasus Kepemilikan 77 Kilogram Sabu, 5 Orang Dituntut Hukuman Mati

Kasus Kepemilikan 77 Kilogram Sabu, 5 Orang Dituntut Hukuman Mati

Regional
Pencuri Tinggalkan Sepeda Motor Usai Jambret Kalung Emas Warga

Pencuri Tinggalkan Sepeda Motor Usai Jambret Kalung Emas Warga

Regional
Tergolong Berisiko Tinggi, 3 Napi di Sumut Dikirim ke Nusakambangan

Tergolong Berisiko Tinggi, 3 Napi di Sumut Dikirim ke Nusakambangan

Regional
Orangtua Tak Bisa Bayar Tagihan Pengobatan Bayinya Senilai Rp 20 Juta, Pemkot Surabaya Turun Tangan

Orangtua Tak Bisa Bayar Tagihan Pengobatan Bayinya Senilai Rp 20 Juta, Pemkot Surabaya Turun Tangan

Regional
Kronologi Preman Kampung Tewas Dikeroyok Usai Tantang Warga Berkelahi

Kronologi Preman Kampung Tewas Dikeroyok Usai Tantang Warga Berkelahi

Regional
2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Massa, Identitas Pelaku Terlacak, Polisi Imbau Hal Ini

2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Massa, Identitas Pelaku Terlacak, Polisi Imbau Hal Ini

Regional
3 Daerah di Banten Tidak Mengalami Kenaikan UMK, Ini Daftar Lengkapnya

3 Daerah di Banten Tidak Mengalami Kenaikan UMK, Ini Daftar Lengkapnya

Regional
Kisah Bidan Ernesti Bantu Ibu Melahirkan di Jalan, Sempat Ditandu Lewati Jalan Rusak

Kisah Bidan Ernesti Bantu Ibu Melahirkan di Jalan, Sempat Ditandu Lewati Jalan Rusak

Regional
Pemkot Solo Gelar Swab Acak di Beberapa Sekolah, Gibran: Masih Ada Orangtua Menolak Anaknya di-Swab

Pemkot Solo Gelar Swab Acak di Beberapa Sekolah, Gibran: Masih Ada Orangtua Menolak Anaknya di-Swab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.