Pasca-viralnya Video Siswa SD Seberangi Sungai dengan Kotak Busa, Pemkab OKI Kaji Pembangunan Jembatan

Kompas.com - 27/09/2021, 15:16 WIB
Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan tiga bosah SD menyeberangi sungai dengan menggunakan sebuah kotak busa. Tangkapan layar InstagramViral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan tiga bosah SD menyeberangi sungai dengan menggunakan sebuah kotak busa.

KAYUAGUNG, KOMPAS.com - Viralnyo video siswa SD di Desa Kuala 12, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, yang pergi ke sekolah menggunakan kotak busa, mendapat respons dari Pemkab Ogan Komering Ilir (OKI).

Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi OKI Adi Yanto mengatakan, beberapa dinas dalam lingkungan Pemkab OKI seperti Dinas PU dan Bappeda telah mengadakan rapat.

Baca juga: 3 Bocah SD Seberangi Sungai dengan Kotak Busa, Pemda OKI: Biasa Itu, Masalah Kecil Dibesar-besarkan Jadi Besar

"Dari hasil rapat tersebut akan dilakukan visibility studi untuk mengkaji apakah di desa tersebut layak dibangun jembatan atau cukup hanya dermaga," kata Adi, ketika dihubungi, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Video Viral Murid SD Menyeberang Sungai Pakai Styrofoam ke Sekolah

Adi mengatakan, Desa Kuala 12 merupakan daerah pesisir dan warga di sana dalam melayani aktivitas kebanyakan menggunakan perahu.

"Jadi, pengkajian itu juga termasuk apa sebenarnya yang dibutuhkan warga di sana. Sebab lokasi yang padat penduduknya adalah tempat lokasi sekolah dasar tersebut berdiri. Sedangkan lokasi seberangnya atau asal siswa itu penduduknya sedikit," ujar Adi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adi menambahkan, ada dua langkah yang saat ini tengah ditempuh oleh Pemkab OKI.

Langkah jangka pendek dengan melakukan sosialisasi berupa iimbauan oleh camat dan jajarannya kepada masyarakat terutama para orangtua agar tidak membiarkan anak-anak mereka menyeberang sungai menggunakan kotak busa.

"Sedangkan jangka panjangnya, dilakukannya visiibility study apa kebutuhan masyarakat dilihat dari jumlah penduduk, kebutuhan dasarnya apa," ujar Adi.

Adi menyebut sejauh ini memang belum ada usulan dari masyarakat terkait pembangunan jembatan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balita Dianiaya Kekasih Ibunya, Alami Luka Bakar, Sang Ibu Enggan Lapor Polisi karena Takut Tak Dinikahi

Balita Dianiaya Kekasih Ibunya, Alami Luka Bakar, Sang Ibu Enggan Lapor Polisi karena Takut Tak Dinikahi

Regional
4 Tahun Jadi Buron, Terpidana Korupsi Genset Bandara Hang Nadim Ditangkap

4 Tahun Jadi Buron, Terpidana Korupsi Genset Bandara Hang Nadim Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kasus Penyidik Cabuli Istri Tersangka | Fakta Baru Mahasiswa UNS Tewas Saat Diklatsar

[POPULER NUSANTARA] Kasus Penyidik Cabuli Istri Tersangka | Fakta Baru Mahasiswa UNS Tewas Saat Diklatsar

Regional
4 Kelurahan di Kota Madiun Terancam Banjir Kiriman dari Gunung Wilis

4 Kelurahan di Kota Madiun Terancam Banjir Kiriman dari Gunung Wilis

Regional
90 Persen Kantor Pemerintah di Kota Blitar Sudah Pasang QR Code, tetapi Tidak Dipakai dengan Benar

90 Persen Kantor Pemerintah di Kota Blitar Sudah Pasang QR Code, tetapi Tidak Dipakai dengan Benar

Regional
Atap SD di Ngawi Rusak hingga Mengenai Kepala Siswa, Perangkat Desa: Kami Tidak Tahu

Atap SD di Ngawi Rusak hingga Mengenai Kepala Siswa, Perangkat Desa: Kami Tidak Tahu

Regional
2 ABK KM Liberty I Ditemukan di Perairan Bali, 1 di Antaranya Meninggal

2 ABK KM Liberty I Ditemukan di Perairan Bali, 1 di Antaranya Meninggal

Regional
Di Ponpes Ini, Santrinya Mahir Membuat Pesawat Aeromodelling, Harganya Sampai Rp 20 Juta

Di Ponpes Ini, Santrinya Mahir Membuat Pesawat Aeromodelling, Harganya Sampai Rp 20 Juta

Regional
Kronologi Pengendara Supra Fit Tewas Setelah Terjun dari Jembatan, Diduga Mabuk Saat Berkendara

Kronologi Pengendara Supra Fit Tewas Setelah Terjun dari Jembatan, Diduga Mabuk Saat Berkendara

Regional
Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Ajukan Praperadilan

Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Ajukan Praperadilan

Regional
Fakta Puluhan Warga Keracunan Makanan Hajatan di Nganjuk, 1 Orang Meninggal, Ternyata Acara Tak Berizin

Fakta Puluhan Warga Keracunan Makanan Hajatan di Nganjuk, 1 Orang Meninggal, Ternyata Acara Tak Berizin

Regional
Serahkan Penghargaan Program Kampung Iklim, Eri Cahyadi Ingin Keberhasilan Menular ke Wilayah Lain

Serahkan Penghargaan Program Kampung Iklim, Eri Cahyadi Ingin Keberhasilan Menular ke Wilayah Lain

Regional
Tanggul Sungai Jebol, Sejumlah Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Tanggul Sungai Jebol, Sejumlah Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Regional
Honda Supra Fit Terjun dari Jembatan, Pengendara Tewas, Penumpang Terluka Parah

Honda Supra Fit Terjun dari Jembatan, Pengendara Tewas, Penumpang Terluka Parah

Regional
CFD Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka Terbatas, Ini Syarat bagi Pengunjung...

CFD Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka Terbatas, Ini Syarat bagi Pengunjung...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.