Imbas Perampokan Toko Emas di Medan, Kapolda Sumut Wajibkan Semua Tempat Usaha Pasang CCTV

Kompas.com - 16/09/2021, 12:20 WIB
Foto-foto saat empat perampok dua toko emas berangkat dan kabur dipampang di spanduk besar di Mapolda Sumut saat konferensi pers pada Rabu (15/9/2021) sore. Aksi mereka terekam CCTV yang ada di sepanjang jalan. KOMPAS.COM/DEWANTOROFoto-foto saat empat perampok dua toko emas berangkat dan kabur dipampang di spanduk besar di Mapolda Sumut saat konferensi pers pada Rabu (15/9/2021) sore. Aksi mereka terekam CCTV yang ada di sepanjang jalan.

 

Melarikan diri sambil keluarkan tembakan

Sepanjang perjalanan menuju tempat sepeda motor para pelaku sempat mengeluarkan tembakan mengingatkan para pengunjung  untuk tidak coba mendekat dan pada akhirnya di tempat parkir, para tersangka ini berhadapan dengan penjaga parkir yang menghalangi para pelaku. 

"Hendri yang menembak korban dan mengenai di bawah telinganya. Leher di bawah telinga. Korban atas nama YAS. Alhamdulillah dengan penanganan yang cepat, dirawat operasi di RS Bhayangkara, saat ini sudah kembali sembuh dan kembali ke rumah," katanya.

Setelah itu, pelaku melarikan diri dengan berboncengan. Pihaknya menyelidiki dengan mengumpulkan bukti CCTV yang ada di jalan.

"Maka tadi sepakat dengan Pak Wali Kota, kita akan wajibkan semua tempat usaha, semua jalan, akan kita lengkapi dengan CCTV karena itu bagian untuk mengungkap salah satu cara mengungkap suatu tindak pidana," katanya. 

Para tersangka, kata dia, keluar menggunakan sepeda motor dan terlihat di para tersangka berjalan menuju Balai Desa Jalan Batang Kuis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kenapa lari ke sana, ternyata itu adalah lokasi Hendri biasa mancing. Tanah kosong dan mereka mengarah ke sana. Di lokasi itu lah mereka ganti baju, kemudian menyerahkan hasil kejahatan itu kepada Hendri," katanya. 

Selanjutnya, para pelaku berpencar. Hendri sendirian, sedangkan FA, PR dan PS berboncengan dengan sepeda motornya.

Dari CCTV itu pihaknya dapat membuka identitas pelaku dan menangkapnya. Dimulai dengan penangkapan PS di Medan. Kemudian Hendri di rumah orang tuanya di Dairi. 

Direncanakan dengan baik

Diberitakan sebelumnya, perampokan Toko Emas Aulia Chan dan Toko Emas Masrul F di Pasar Tradisional Simpang Limun pada Kamis (26/9/2021) dilakukan Hendri Tampubolon (38) sebagai pelaku utama bersama FA, PR dan PS.

Aksi perampokan direncanakan dengan baik dan persiapan matang. Hendri meminta FA, PR dan PS mengobservasi lapangan untuk mencari sasaran, mengukur tinggi meja, dan berlatih. 

Para pelaku melapisi tangannya dengan hansaplas agar tidak meninggalkan sidik jari yang bisa dilihat polisi.

Para pelaku beraksi menggunakan senjata api laras panjang dan laras pendek, memecahkan kaca dan mengambil emas lalu mengancam pemilik, sekuriti dan pengunjung pasar agar tidak mendekat. 

Tersangka Hendri Tampubolon ditangkap di rumah orangtuanya di Dairi. Emas itu sempat disimpan di atas plavon rumahnya kemudian ditanam pamannya di belakang rumah.

Saat ditemukan, tidak ada satupun emas yang tercecer dan sempat terjual. Hendri sempat memberikan uang Rp 4 juta kepada FA, PR dan PS serta menjanjikan Rp 100 juta setelah hasil rampokan terjual. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertangkap Satpol PP Selingkuh di Hotel, Seorang Dokter Dilaporkan Istrinya ke Polisi

Tertangkap Satpol PP Selingkuh di Hotel, Seorang Dokter Dilaporkan Istrinya ke Polisi

Regional
Pencuri Gasak Uang dan Ponsel dari Apotek Dekat Kantor Polisi, Pelaku: Untuk Bayar Cicilan

Pencuri Gasak Uang dan Ponsel dari Apotek Dekat Kantor Polisi, Pelaku: Untuk Bayar Cicilan

Regional
Viral, Video Anggota Organisasi Pemuda Acungkan Tongkat Besi ke Pemilik Toko, Minta 'Sumbangan'

Viral, Video Anggota Organisasi Pemuda Acungkan Tongkat Besi ke Pemilik Toko, Minta "Sumbangan"

Regional
Sopir Truk yang Hanyut Terbawa Lahar Hujan Merapi Belum Ditemukan

Sopir Truk yang Hanyut Terbawa Lahar Hujan Merapi Belum Ditemukan

Regional
Terungkap, Sopir Taksi Online di Medan Tewas Dibunuh Penumpangnya

Terungkap, Sopir Taksi Online di Medan Tewas Dibunuh Penumpangnya

Regional
Kasus Pelecehan Seksual di Kampus Unsri, 2 Dosen Jadi Terduga Pelaku, Korbannya 3 Mahasiswi

Kasus Pelecehan Seksual di Kampus Unsri, 2 Dosen Jadi Terduga Pelaku, Korbannya 3 Mahasiswi

Regional
Kabur Saat Ditangkap, Rumah Pemerkosa Anak Kandung hingga Hamil Dirusak Warga

Kabur Saat Ditangkap, Rumah Pemerkosa Anak Kandung hingga Hamil Dirusak Warga

Regional
Cari Ikan, Warga Jember Malah Temukan Jasad Perempuan di Sungai

Cari Ikan, Warga Jember Malah Temukan Jasad Perempuan di Sungai

Regional
Bebasnya Valencya Buktikan Masih Ada Polisi, Jaksa, Hakim yang Baik, Berjuang Lawan Kekerasan Terhadap Perempuan

Bebasnya Valencya Buktikan Masih Ada Polisi, Jaksa, Hakim yang Baik, Berjuang Lawan Kekerasan Terhadap Perempuan

Regional
Gerakan Arek Suroboyo Deklarasi Dukung Anies Baswedan Maju Capres 2024

Gerakan Arek Suroboyo Deklarasi Dukung Anies Baswedan Maju Capres 2024

Regional
Detik-detik Toyota Rush Seruduk Apotek di Blitar, Sopir Tertidur, Sempat Dikira Suara Bom Meledak

Detik-detik Toyota Rush Seruduk Apotek di Blitar, Sopir Tertidur, Sempat Dikira Suara Bom Meledak

Regional
Waspada, Banjir Rob Diprediksi Terjang Pesisir Surabaya Mulai Malam Ini hingga 7 Desember

Waspada, Banjir Rob Diprediksi Terjang Pesisir Surabaya Mulai Malam Ini hingga 7 Desember

Regional
Wali Kota Madiun Larang Warga Pesta Tahun Baru, Alun-alun Bakal Tutup Jam 8 Malam

Wali Kota Madiun Larang Warga Pesta Tahun Baru, Alun-alun Bakal Tutup Jam 8 Malam

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Dsember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Dsember 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.