Soal Pemilik Kedai Kopi Dipenjara, JPU Kejaksaan Negeri: Aturan Vonis Persidangan Wajib Jalani di Lapas

Kompas.com - 15/07/2021, 18:14 WIB
Foto-foto Asep Lutfi Suparman (23), pemilik kedai kopi kena denda PPKM Darurat yang memilih 3 hari kurungan penjara telah dijebloskan ke ruang tahanan Lapas Kelas II B Tasikmalaya mulai hari ini, Kamis (15/7/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAFoto-foto Asep Lutfi Suparman (23), pemilik kedai kopi kena denda PPKM Darurat yang memilih 3 hari kurungan penjara telah dijebloskan ke ruang tahanan Lapas Kelas II B Tasikmalaya mulai hari ini, Kamis (15/7/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, resmi mengeksekusi pemilik kedai kopi, Asep Lutfi Suparman (23), yang memilih tiga hari kurungan penjara sesuai vonis persidangan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tasikmalaya, Kamis (15/7/2021).

Asep menjalani hukuman itu di Lapas setelah dinyatakan bersalah melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Sidiq, mengakui pemilik kedai kopi yang melanggar PPKM Darurat itu telah dipenjara ke Lapas Tasikmalaya sesuai pilihannya sejak hari ini.

Baca juga: Viral, Video Pemilik Warkop Adu Mulut dengan Petugas Patroli PPKM: Pemerintah Ada Kasih Bantuan?

Pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan Lapas untuk proses kurungannya selama tiga hari.

"Awalnya kan mau ditahan di Polsek atau Polres. Namun, aturan menyebutkan kalau sudah vonis persidangan wajib menjalaninya di Lapas Tasikmalaya. Masuk hari ini, berarti Sabtu besok sudah keluar lagi," pungkasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian, Asep mengaku kaget karena dirinya mengira akan dipenjara di Polres atau Polsek.

"Saya kaget, ya kaget. Saya kira ditahannya di Polsek atau Polres, tapi ternyata saya ditahannya di Lapas. Tapi saya siap," jelas Asep kepada wartawan saat hendak memasuki gerbang besi Lapas, Kamis siang. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diizinkan Beroperasi Kembali, Walkot Tasikmalaya Wajibkan Tiap Bioskop Punya Satgas Internal Covid-19

Diizinkan Beroperasi Kembali, Walkot Tasikmalaya Wajibkan Tiap Bioskop Punya Satgas Internal Covid-19

Regional
Pembobolan ATM Minimarket di Banten, Diduga Menggunakan Las

Pembobolan ATM Minimarket di Banten, Diduga Menggunakan Las

Regional
Sembunyi di Akar Pohon hingga Lolos dari KKB, Suster Ola Kisahkan Detik-detik Kawan Nakesnya Disiksa

Sembunyi di Akar Pohon hingga Lolos dari KKB, Suster Ola Kisahkan Detik-detik Kawan Nakesnya Disiksa

Regional
Mayat Pria dengan Identitas Wartawan Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Pria dengan Identitas Wartawan Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Tega Membunuh Anak Tetangganya, Seorang Pria di Riau Dihukum 15 Tahun Penjara

Tega Membunuh Anak Tetangganya, Seorang Pria di Riau Dihukum 15 Tahun Penjara

Regional
10 Kali Skrining Kesehatan, Mbah Tarmi Lansia 102 Tahun di Kota Tegal Akhirnya Divaksin

10 Kali Skrining Kesehatan, Mbah Tarmi Lansia 102 Tahun di Kota Tegal Akhirnya Divaksin

Regional
Kasus Covid-19 di Bali Melandai, Pemprov Susun Skema Pembukaan Pariwisata Internasional

Kasus Covid-19 di Bali Melandai, Pemprov Susun Skema Pembukaan Pariwisata Internasional

Regional
Pulang dari Pesta, Pemuda Ini Ditikam di Punggung hingga Kritis

Pulang dari Pesta, Pemuda Ini Ditikam di Punggung hingga Kritis

Regional
Zona Merah Covid-19 di Aceh Tersisa 1 Daerah

Zona Merah Covid-19 di Aceh Tersisa 1 Daerah

Regional
Penipu yang 'Tertangkap' Korbannya di Bandara YIA Mengaku Sopir Terdampak PPKM

Penipu yang "Tertangkap" Korbannya di Bandara YIA Mengaku Sopir Terdampak PPKM

Regional
Jumlah Penumpang Kapal Pengayom IV Belum Bisa Dipastikan, Tim Lanjutkan Pencarian

Jumlah Penumpang Kapal Pengayom IV Belum Bisa Dipastikan, Tim Lanjutkan Pencarian

Regional
Vaksinasi Covid-19 Capai 67 Persen, Bupati Jombang: Hari Minggu Kita Sisir Tempat Perbelanjaan

Vaksinasi Covid-19 Capai 67 Persen, Bupati Jombang: Hari Minggu Kita Sisir Tempat Perbelanjaan

Regional
Operasi Patuh Lodaya di Sumedang Tanpa Tilang, Ini Penjelasan Polisi

Operasi Patuh Lodaya di Sumedang Tanpa Tilang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Cerita Nakes Korban Kekejaman KKB, Dilempar ke Jurang hingga Ditelanjangi

Cerita Nakes Korban Kekejaman KKB, Dilempar ke Jurang hingga Ditelanjangi

Regional
Nelayan Asal Sabu Raijua yang Hilang Ditemukan Selamat di Ujung Selatan Pulau Sumba

Nelayan Asal Sabu Raijua yang Hilang Ditemukan Selamat di Ujung Selatan Pulau Sumba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.