Ahli Waris Penumpang KMP Yunicee yang Meninggal dan Hilang Terima Santunan Rp 50 Juta

Kompas.com - 08/07/2021, 14:02 WIB
Ahli waris korban KMP Yunicee menerima santunan dari PT Jasa Raharja. Dokumentasi Humas PT Jasa Raharja Jawa TimurAhli waris korban KMP Yunicee menerima santunan dari PT Jasa Raharja.

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak sembilan penumpang KMP Yunicee yang ditemukan meninggal dunia dan 17 penumpang yang dinyatakan hilang mendapatkan santunan dari PT Jasa Raharja. Masing-masing ahli waris mendapat santunan Rp 50 juta.

Menurut Kepala Cabang PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur Hervanka Tri Dianto, semua santunan sudah diserahkan kepada ahli waris.

Baca juga: 6 Ruas Jalan di Surabaya Ditutup Selama PPKM Darurat, 3 di Antaranya Berlaku 24 Jam

"Sebagian diserahkan kepada ahli waris di kantor Jasa Raharja Jatim dan sebagian di cabang kantor Jasa Raharja Bali," kata Hervanka dikonfirmasi Kamis (8/7/2021).

Santunan juga diberikan kepada korban luka yang saat ini dirawat di rumah sakit.

Menurut Hervanka, ada tujuh korban luka yang sedang dirawat.

"Kami telah memberikan surat jaminan kepihak rumah sakit dimana korban di rawat," terangnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Santunan untuk korban meninggal dunia penumpang KMP Yunicee sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017 sebesar Rp 50 juta. Sementara santunan biaya perawatan maksimal sebesar Rp 20 juta.

Proses pencarian penumpang KMP Yunicee yang tenggelam di Selat Bali resmi dihentikan pada Senin (5/7/2021).

Berdasarkan data Basarnas, penumpang KMP Yunicee berjumlah 77 orang, 12 anak buah kapal, dan empat petugas kantin.

Dari jumlmah itu, tercatat dalam manifes sebanyak 41 orang, sedang 20 penumpang lainnya tak tercatat.

Jumlah penumpang yang dinyatakan selamat dalam peristiwa tenggelamnya KMP Yunicee sebanyak 51 orang, korban meninggal sembilan orang, dan 17 lainnya dinyatakan hilang.

Baca juga: Basarnas Bali Hentikan Proses Pencarian Penumpang KMP Yunicee

Sebelumnya, KMP Yunicee tenggelam di perairan kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Bali pada Selasa (29/6/2021) pukul 19.12 Wita.

Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk, Bali. Kapal diduga mengalami mati mesin sehingga terseret arus sejauh 300 meter dari pelabuhan Gilimanuk dan kemudian tenggelam.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Medan Bobby Nasution Izinkan Belajar Tatap Muka Terbatas

Wali Kota Medan Bobby Nasution Izinkan Belajar Tatap Muka Terbatas

Regional
Kisah Kades Nyentrik di Gresik Angkat Desa Miskin Jadi Desa Milliarder Pakai Resep Gila

Kisah Kades Nyentrik di Gresik Angkat Desa Miskin Jadi Desa Milliarder Pakai Resep Gila

Regional
Ibu Tiri Sewa Pembunuh Bayaran, Habisi Nyawa Bocah 8 Tahun di Indramayu

Ibu Tiri Sewa Pembunuh Bayaran, Habisi Nyawa Bocah 8 Tahun di Indramayu

Regional
Rumah Angling Dharma Ada di Pandeglang sejak 2002, Ogah Dikaitkan dengan Kerajaan Sunda Empire

Rumah Angling Dharma Ada di Pandeglang sejak 2002, Ogah Dikaitkan dengan Kerajaan Sunda Empire

Regional
Dapat Investor, Jabar Bisa Bangun Rumah Sakit Baru Tanpa APBD

Dapat Investor, Jabar Bisa Bangun Rumah Sakit Baru Tanpa APBD

Regional
Cerita 3 Putri Kembar Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Sorong, Usai Disuntik Diizinkan Berfoto di KRI Soeharso

Cerita 3 Putri Kembar Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Sorong, Usai Disuntik Diizinkan Berfoto di KRI Soeharso

Regional
Muncul Klaster PTM di Jepara, Bupati: Belajar Tatap Muka Kita Hentikan Dulu

Muncul Klaster PTM di Jepara, Bupati: Belajar Tatap Muka Kita Hentikan Dulu

Regional
Motor Hasil Curiannya Mogok, Pria di Lombok Akhirnya Ditangkap Polisi, Ini Kronologinya

Motor Hasil Curiannya Mogok, Pria di Lombok Akhirnya Ditangkap Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Tarik Bola Lampu Saat Orangtua Ganti Baju, Balita di Ponorogo Tewas Tersengat Listrik

Tarik Bola Lampu Saat Orangtua Ganti Baju, Balita di Ponorogo Tewas Tersengat Listrik

Regional
Video Pungli di Pasar Sambu Medan, Pelaku: Mau Orang Polsek, Enggak Takut Aku

Video Pungli di Pasar Sambu Medan, Pelaku: Mau Orang Polsek, Enggak Takut Aku

Regional
Tuntut Wali Kota Malang dan Pejabat yang Gowes Disanksi, Demonstran: Mereka Satgas Covid-19, Harusnya Paham Aturan

Tuntut Wali Kota Malang dan Pejabat yang Gowes Disanksi, Demonstran: Mereka Satgas Covid-19, Harusnya Paham Aturan

Regional
Adukan Orangtua Ayu Ting Ting soal Dugaan Pencemaran Nama Baik, Keluarga Hater di Bojonegoro Diperiksa Polisi

Adukan Orangtua Ayu Ting Ting soal Dugaan Pencemaran Nama Baik, Keluarga Hater di Bojonegoro Diperiksa Polisi

Regional
Usai Diperiksa di Mapolda Sulut, Bupati Kolaka Timur Diterbangkan ke Jakarta

Usai Diperiksa di Mapolda Sulut, Bupati Kolaka Timur Diterbangkan ke Jakarta

Regional
'Mohon Hargai Pengabdian Guru Honorer, Loloskanlah, Jangan Perlu Ada Tes...'

"Mohon Hargai Pengabdian Guru Honorer, Loloskanlah, Jangan Perlu Ada Tes..."

Regional
Pesta Miras di Blitar Berakhir Pembunuhan, AM Tewas di Tangan Teman

Pesta Miras di Blitar Berakhir Pembunuhan, AM Tewas di Tangan Teman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.