Berlaku Hari Ini, Pelanggar PPKM Darurat di Banten Akan Jalani Sidang di Tempat

Kompas.com - 06/07/2021, 06:32 WIB
Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Dokumen Humas Polda BantenKapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto

SERANG, KOMPAS.com - Pelanggar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Provinsi Banten akan diberikan sanksi tegas oleh aparat penegak hukum.

"Intinya kami dari kepolisan dan kejaksaan akan memberikan sanksi yang tegas," kata Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto kepada wartawan usai melakukan pengawasan pelaksanaan PPKM darurat di Kota Serang, Senin (5/7/2021) malam.

Rudy menjelaskan, masyarakat yang kedapatan melanggar akan langsung mengikuti sidang di tempat untuk menentukan sanksi apa yang akan didapat oleh pelanggar.

Baca juga: Kisah Warga Banten Susah Berobat Covid-19, Sampai Harus Menyeberang ke Jabar

Penerapan sidang di tempat akan dimulai pada Selasa (6/7/2021) dengan menggandeng pengadilan dan kejaksaan.

"Ini sudah ada perintah untuk melaksanakan operasi yustisi dan sidang di tempat dengan mekanisme tipiring (tindak pidana ringan) mulai besok (Selasa). Pelanggar akan diberikan hukuman oleh hakim baik itu dalam bentuk denda atau yang lain," ujar Rudy.

Baca juga: Krakatau Steel Sediakan Oksigen Gratis untuk DKI Jakarta dan Banten

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama tiga hari pelaksanaan PPKM darurat di wilayah hukum Polda Banten, Rudy mengeklaim bahwa penerapannya sudah berjalan dengan baik.

Terlihat dengan sudah menurunnya mobilitas masyarakat.

"Ada beberapa jalan protokol terpaksa kami tutup untuk mengendalikan mobilisasi. penerangan jalan juga dimatikan supaya warga setelah jam 8 malam tidak lagi melakukan mobilitas," jelasnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Asep Nana Mulyana menambahkan, pihaknya mendukung pelaksanaan operasi yustisi dan penegakan hukum tersebut.

"Kami juga akan rumuskan tindakan tegas dan terukur bersama dengan Pak Kapolda," kata Asep.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Regional
Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Regional
Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Regional
Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Regional
Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Regional
Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Regional
Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.