Kisah Warga Banten Susah Berobat Covid-19, Sampai Harus "Menyeberang" ke Jabar

Kompas.com - 05/07/2021, 17:06 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19 (DOK. SHUTTERSTOCK) Ilustrasi pasien Covid-19

LEBAK, KOMPAS.com - Pasien Covid-19 di wilayah Banten Selatan memilih untuk berobat ke wilayah Provinsi Jawa Barat.

Pasalnya di wilayah yang meliputi empat kecamatan di Kabupaten Lebak tersebut tidak ada rumah sakit terdekat yang melayani perawatan Covid-19.

Mereka yang pergi berobat ke Kabupaten Sukabumi, Jabar yakni masyarakat Kecamatan Cilograng, Cibeber, Bayah dan Panggarangan.

Salah satu warga yang memilih berobat ke rumah sakit di Jabar adalah Dayat Hidayat. Selama 14 hari dia dirawat di RSUD Palabuhan Ratu, Sukabumi, untuk berobat paru-paru sekaligus isolasi mandiri di sana.

"Karena kalau harus ke RSUD Banten di Serang, itu sangat jauh sekali, bisa lima jam perjalanan, jadi lebih pilih ke Sukabumi yang hanya setengah jam jaraknya," kata  Dayat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Tak Ada RS Tangani Pasien Covid-19, Warga Banten Selatan Pilih Berobat ke Jabar

Syarat administrasi di Jabar lebih mudah

Dayat yang juga merupakan Kepala Desa Pasir Bungur, Cilograng ini mengatakan, selain dirinya, warga Pasir Bungur lain juga memilih ke Sukabumi. Bukan hanya berobat tapi juga untuk keperluan lain seperti belanja hingga menjual hasil tani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara alur pelayanan rumah sakit, kata Dayat, memang tidak berbeda dengan pelayanan di Banten. Berobat di sana juga bisa dicover oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Namun di sana, kata dia, tidak bisa menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi masyarakat yang tidak mampu dan tidak memiliki BPJS.

"Itu salah satu kendalanya, jadi kita sulit mengurusnya karena secara administratif sudah beda provinsi, mau tidak mau harus pakai jalur umum, bayar pakai uang pribadi," kata dia.

Baca juga: Banyak Warga Lebak Kecele di Stasiun Rangkasbitung, Mau ke Jakarta tapi KRL Tak Beroperasi

Selain Warga Cilograng, memilih berobat ke Sukabumi juga dilakukan oleh warga Kecamatan Bayah.

Erwin Prasetyo, warga  Bayah Barat misalnya, berulang kali pulang pergi Bayah Sukabumi melintasi perbatasan Banten dan Sukabumi karena mengurusi kerabatnya yang pergi berobat ke Sukabumi.

"Sering pergi ke sana, karena tidak ada pilihan rumah sakit lain," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

Regional
Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Regional
2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

Regional
Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Regional
427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Regional
Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Regional
Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Regional
Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

Regional
Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Regional
Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.