Kompas.com - 30/06/2021, 12:39 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa Tengah masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dari pemerintah pusat.

Rencananya pemerintah pusat akan memberlakukan PPKM Darurat.

"Kami masih menunggu juklaknya, infonya akan dikeluarkan mungkin hari ini. Kalau sudah, segera kita laksanakan," jelasnya dalam siaran pers, Rabu (30/6/2021).

Baca juga: Kunjungi Kendari, Presiden Jokowi Ingin Pastikan Pemda Aktif dalam Penanganan Covid-19

Kendati demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap memberlakukan PPKM Darurat karena dinilai cara yang lebih bagus untuk menekan lonjakan kasus Covid-19.

"'Tentu kami siap. Saya kira itu lebih bagus, itu cara yang lebih tegas," kata Ganjar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Ganjar sudah mengeluarkan instruksi gubernur (Ingub) nomor 1 tahun 2021 untuk pengetatan di Jawa Tengah.

"Instruksinya beberapa in line, pengetatan di tempat-tempat keramaian dan aturan-aturan yang lebih rinci lagi. Gerakan-gerakan untuk melakukan pencegahan kita dorong, optimalisasi peran Jogo Tonggo dan relawan juga kami lakukan," terangnya.

Baca juga: Surati Presiden Jokowi, Muhammadiyah Rekomendasikan PSBB 3 Minggu di Pulau Jawa

Selain itu, Ganjar juga sudah memerintahkan seluruh bupati/wali kota untuk melakukan lockdown pada tingkat RT yang masuk zona merah termasuk meminta percepatan vaksinasi sebagai upaya pencegahan penularan.

"Dan ternyata inti rapat tadi bersama Menko Marinvest, kami diperintahkan untuk menyiapkan itu. Jadi sudah inline. Tinggal menungu petunjuknya dari pusat," jelasnya.

Pemerintah pusat akan menerapkan PPKM Darurat pada 3 Juli mendatang.

PPKM Darurat diterapkan sebagai upaya pemerintah dalam pengendalian lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencari Suaka Asal Afghanistan Kembali Datangi Kantor DPRD Batam

Pencari Suaka Asal Afghanistan Kembali Datangi Kantor DPRD Batam

Regional
Kasus Covid-19 di Surabaya Menurun, 2 Pekan Nol Pemakaman Prokes

Kasus Covid-19 di Surabaya Menurun, 2 Pekan Nol Pemakaman Prokes

Regional
Viral, Awan Berbentuk Cincin di Atas Gunung Ile Lewotolok, Begini Penjelasannya

Viral, Awan Berbentuk Cincin di Atas Gunung Ile Lewotolok, Begini Penjelasannya

Regional
Brigadir NP, Polisi Pembanting Mahasiswa, Disanksi Penurunan Jabatan hingga Penjara 21 Hari

Brigadir NP, Polisi Pembanting Mahasiswa, Disanksi Penurunan Jabatan hingga Penjara 21 Hari

Regional
Siswi SMK Ditemukan Tewas Gantung Diri Menggunakan Handuk

Siswi SMK Ditemukan Tewas Gantung Diri Menggunakan Handuk

Regional
Aktivitas Fisik dan Jenis Olahraga Ini Bantu Mencegah Penyakit Stroke

Aktivitas Fisik dan Jenis Olahraga Ini Bantu Mencegah Penyakit Stroke

Regional
Anaknya Diejek Tidur dengan Kambing, Guru Sri Hartuti: Kelak Mereka Ingat Rasanya Jadi Orang Tak Punya

Anaknya Diejek Tidur dengan Kambing, Guru Sri Hartuti: Kelak Mereka Ingat Rasanya Jadi Orang Tak Punya

Regional
11 Anggota Polisi Tanjungbalai Kompak Jual Narkoba Hasil Tangkapan, Berawal dari 76 Kg Sabu Dalam Kapal

11 Anggota Polisi Tanjungbalai Kompak Jual Narkoba Hasil Tangkapan, Berawal dari 76 Kg Sabu Dalam Kapal

Regional
Universitas Brawijaya Malang Tetap Kuliah Daring Sampai Semester Ganjil Berakhir, Ini Alasannya

Universitas Brawijaya Malang Tetap Kuliah Daring Sampai Semester Ganjil Berakhir, Ini Alasannya

Regional
Pelni Ambon Bolehkan Anak Usia 12 Tahun Naik Kapal Tanpa Surat Vaksin

Pelni Ambon Bolehkan Anak Usia 12 Tahun Naik Kapal Tanpa Surat Vaksin

Regional
Ayah di Gunungkidul yang Hamili Anak Tiri Usia 16 Tahun Jadi Tersangka, Pelaku Belum Ditahan

Ayah di Gunungkidul yang Hamili Anak Tiri Usia 16 Tahun Jadi Tersangka, Pelaku Belum Ditahan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Oktober 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Oktober 2021

Regional
Rampok Uang Ratusan Juta Rupiah di Kantor Jasa Pengiriman, 4 Orang Ditangkap

Rampok Uang Ratusan Juta Rupiah di Kantor Jasa Pengiriman, 4 Orang Ditangkap

Regional
7 Atlet yang Perkuat Kontigen Jatim Sumbang 9 Medali, KONI Blitar: Lompatan Prestasi...

7 Atlet yang Perkuat Kontigen Jatim Sumbang 9 Medali, KONI Blitar: Lompatan Prestasi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.