Kasus Covid-19 pada Anak di Bali Meningkat, 160 Orang Dirawat

Kompas.com - 28/06/2021, 14:14 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19 anak. Kasus Covid-19 pada anak di Indonesia semakin meningkat. Orangtua diimbau waspada terhadap gejala Covid-19 varian Delta pada anak. SHUTTERSTOCK/sumroeng chinnapanIlustrasi pasien Covid-19 anak. Kasus Covid-19 pada anak di Indonesia semakin meningkat. Orangtua diimbau waspada terhadap gejala Covid-19 varian Delta pada anak.

BALI, KOMPAS.com - Angka kasus positif Covid-19 pada anak di Bali kembali meningkat.

Berdasarkan catatan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Bali, pekan ini kenaikan kasus positif pada anak menyentuh 147 orang atau naik dua kali lipat jika dibandingkan pekan sebelumnya.

"Minggu ini kasus anak 5.127 orang, naik 147 orang dibanding minggu lalu yang masih 4.980 orang," kata Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Bali, I Gusti Lanang Sidiartha saat dihubungi, Senin (28/6/2021).

Baca juga: 4.980 Anak di Bali Positif Covid-19, Diduga Terpapar Saat di Luar Rumah

5 anak meninggal dunia, terbanyak klaster keluarga

Ilustrasi balita bermain dengan orangtua.SHUTTERSTOCK/Rawpixel.com Ilustrasi balita bermain dengan orangtua.

Sidiartha menjelaskan, dari 5127 anak di Bali yang positif Covid-19, 4.962 orang sudah dinyatakan sembuh.

Sedangkan 5 anak meninggal dunia dan 160 orang sedang menjalani perawatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski tak merinci di mana 160 anak tersebut dirawat, Sidiartha menyampaikan klaster yang mendominasi merupakan klaster keluarga.

Anak yang positif Covid-19 itu mayoritas tertular dari orang tua meraka.

"Klaster keluarga paling banyak yaitu 49,3 persen," kata dia.

Baca juga: 253 Anak di Kota Malang Positif Covid-19, dari Mana Penularannya?

Anak dianjurkan di rumah

Ia mengimbau kepada orang tua di Bali untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat baik saat di dalam atau di luar rumah.

Anak-anak, lanjut dia, diusahakan untuk tetap berada di rumah di tengah kenaikan kasus positif Covid-19 di Bali.

"Kalau terpaksa keluar harus di bawah pengawasan orang tua dengan prokes ketat seperti memakai masker, jaga jarak dan hindari kerumunan, serta sering cuci tangan atau hand sanitizer," tuturnya.

Sidiartha juga mendorong para orang tua untuk mewaspadai gejala Covid-19 pada anak berupa batuk, demam, nyeri menelan, sesak napas, anosmia, dan diare.

Jika diketahui anak-anak sudah mengalami gejala itu, diimbau untuk berkonsultasi ke dokter atau RS terdekat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Regional
Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Regional
Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Regional
Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Regional
Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Regional
Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Regional
Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.