Detik-detik Truk Pengangkut 17 Warga Terbalik, 3 Tewas dan 14 Terluka

Kompas.com - 22/06/2021, 10:14 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

KUPANG, KOMPAS.com - Sebuah truk yang mengangkut 17 warga, terbalik di jalan raya, Desa Oe'ekam, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (21/6/2021) sore.

Akibatnya, tiga orang tewas di tempat. Sedangkan 14 orang terluka dan harus dirawat di rumah sakit setempat.

"Kejadiannya kemarin sore, sekitar pukul 16.50 Wita," ungkap Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, kepada Kompas.com di Kupang, Selasa (22/6/2021) pagi.

Baca juga: Sambil Menangis, Spesialis Pencuri Anjing di Papua: Saya Malu Sama Orangtua

Kronologi 

Krisna menjelaskan, kejadian itu bermula ketika mobil truk dengan nomor polisi DH 8483 EA yang dikemudikan Rudi Nikodemu Ninu, melaju dari Desa Fotilo, Kabupaten TTS menuju arah Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Saat tiba di jalan raya Oeekam, atau tepatnya di Haunomaten, Desa Oeekam, sopir tidak mampu mengendalikan mobil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibatnya, mobil pun keluar jalur melewati tepi lunak yang mengakibatkan roda kiri depan mobil terlepas.

Mobil truk pun jatuh terjungkir di sisi kiri jalan aspal trans Ayotupas- Oeekam.

Baca juga: Pengakuan Komplotan Spesialis Pencuri Anjing di Papua, Semalam Dapat 7 Ekor dan Raup Uang Jutaan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Ini Berupaya Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Polisi Turun Tangan

Keluarga Ini Berupaya Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Polisi Turun Tangan

Regional
Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Regional
Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Regional
Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Regional
Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Regional
Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Regional
Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Regional
Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Regional
Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Regional
Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Regional
Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Regional
Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Regional
Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Regional
Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X