KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kompas.com - 19/06/2021, 07:54 WIB
Poster informasi pengalihan arus lalu lintas delapan ruas jalan Kota Semarang dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19 DOK. Humas Pemerintah Kota SemarangPoster informasi pengalihan arus lalu lintas delapan ruas jalan Kota Semarang dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19

KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) memberikan instruksi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang untuk menutup beberapa ruas jalan yang berpotensi menimbulkan mobilitas tinggi dan kerumunan.

Langkah tegas tersebut dilakukan Hendi, lantaran angka kasus aktif Covid-19 di Kota Semarang semakin tinggi.

“Jalan yang kita pilih untuk ditutup adalah jalan di kecamatan-kecamatan yang di dalam statistik Dinas Kesehatan (Dinkes), warganya banyak yang kena (Covid-19),” kata Hendi, saat ditemui di kantornya pada Jumat (18/6/2021).

Adapun kecamatan yang dimaksud meliputi Kecamatan Tembalang, Pedurungan, Banyumanik, Semarang Barat, Semarang Selatan dan Ngaliyan.

Baca juga: Tinjau Kesiapan RSJD Amino Semarang, Ganjar Minta Tempat Tidur Pasien Covid-19 Ditambah

Hendi menekankan, penutupan jalan menjadi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk mengingatkan warga agar mengurangi mobilitas demi menekan kasus Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia juga mengatakan, pihaknya tidak akan menutup jalan di wilayah yang tidak masuk dalam zona merah.

“Warga boleh saja bepergian tapi seperlunya saja dan tetap kedepankan protokol kesehatan. Penutupan (jalan) ini sebagai pengingat (bagi) warga masyarakat, jika di wilayahnya kondisinya sedang tidak normal dan banyak warga yang terpapar," tegas Hendi.

Sebagai informasi, beberapa ruas jalan yang akan ditutup mulai Jumat, 18 Juni 2021 pukul 22.00 WIB hingga Jumat 2 Juli 2021 pukul 22.00 WIB adalah sebagai berikut.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, 8 Ruas Jalan di Semarang Ditutup 24 Jam Selama 2 Minggu, Ini Daftarnya

1. Jalan Ngesrep Timur V (Jalan Prof. Sudarto) dari Simpang Jalan Setiabudi (Patung Diponegoro).

2. Jalan Gemah Raya dari Simpang Brigjend Sudiarto (Jalan Majapahit) sampai Jalan Kedungmundu Raya.

3. Jalan Letjend Soeprapto Kota Lama dari Simpang Cendrawasih sampai Jalan Mpu Tantular.

4. Jalan Imam Bardjo dari Simpang Jalan Pahlawan sampai Simpang Jalan Singosari Raya.

5. Jalan Klampisan Raya (Jalan Honggowongso) dari Simpang Jalan Prof. Hamka sampai Simpang Jalan Srikaton Tengah, Jalan Gatot Subroto.

Baca juga: Kebakaran Landa Proyek Pembangunan PLTU di Tanjung Emas Semarang

6. Jalan Supriyadi dari simpang Jalan Soekarno Hatta sampai Jalan Brigjend Sudiarto (Jalan Majapahit).

7. Jalan Lamper Tengah Raya dari Simpang Brigjend Sudiarto (Jalan Majapahit) sampai Jalan Tentara Pelajar.

8. Jalan Suratmo Raya dari simpang Abdurahman Saleh sampai Jalan Simongan.

Penutupan Fasilitas Umum

Selain menutup delapan ruas jalan, Pemkot Semarang juga menutup beberapa fasilitas umum, seperti taman dan fasilitas olahraga.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Semarang Melonjak, 3 Taman Kota Ditutup

“Penutupan beberapa taman ini bagian dari upaya kita untuk mengurangi mobilitas dan kerumunan orang,” jelas Hendi, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Jumat (18/6/2021).

Ia menyebutkan, terdapat empat fasilitas umum yang ditutup, yaitu Lapangan Pancasila, Taman Indonesia Kaya, Taman Bangetayu Wetan dan Gedung Olahraga (GOR) Tri Lomba Juang.

“Perlahan-lahan, jika kasusnya tidak terkendali, kami akan menuju ke aturan awal saat pandemi (sehingga) akan lebih ketat lagi. Bisa juga kami tutup semua kegiatan usaha,” tegasnya.

Hendi berharap, masyarakat dapat meningkatkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan (prokes) untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Semarang Melonjak, Rumah Sakit Jiwa Ikut Jadi Tempat Isolasi

“Jangan sampai (Pemkot Semarang) menutup semua tempat usaha yang menyebabkan ekonomi melambat," pungkasnya.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya