68 Persen Sumber Air Warga Kulon Progo Tercemar Limbah Rumah Tangga

Kompas.com - 14/06/2021, 17:42 WIB

Kualitas rendah air paling banyak diperoleh dari sampel air sumur gali. Sebanyak 106 dari 265 sampel air itu berasal dari sumur gali di rumah warga.

Sejumlah 80 sampel dari sumur gali itu menunjukkan pencemaran, sedangkan 26 sampel air sumur masuk kategori masih baik.

Sumur gali di daerah Selatan kualitas airnya lebih rendah jika dibandingkan di daerah Utara, karena air tanahnya dangkal dan jika hujan sering terjadi genangan air di sekitar sumur gali.

Baca juga: Tercemar Minyak Kelapa Sawit, Air Sungai Mahakam Tak Bisa Dikonsumsi dan Ikan di Tambak Mati

Sedangkan rata-rata air PDAM dan sarana air komunal warga kondisinya baik.

“Bahkan ada yang 0 (indeks MPN) per 100 ml air, seperti di beberapa air komunal warga,” kata Bangun.

Dalam observasi lapangan, kondisi sumur turut memperkuat rendahnya kualitas air.

Sumur gali banyak berdiri berdampingan dengan sumber pencemaran, seperti septictank, tempat pembuangan sampah, maupun kandang ternak.

Banyak sumur tidak dilengkapi saluran pembuangan air limbah hingga kondisi lantainya retak.

Selain itu, kurangnya kesadaran berperilaku sehat masyarakat, seperti setelah dari kebun atau kandang langsung memegang tali timba dan tidak cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir terlebih dahulu.

“Syarat sumur gali yang baik adalah jauh dari pencemaran, minimal 11 meter, seperti genangan air, sampah, dan limbah,” kata Bangun.

Baca juga: Bengawan Solo Masih Tercemar, Ganjar Tagih Janji Perusahaan Tak Buang Limbah ke Sungai

“Tiga meter dari permukaan tanah harus kedap air atau diplester rapat, adanya jerambah atau lantai sumur yang tidak retak, bibir sumur terbuat dari bahan yang kuat, timba yang selalu tergantung dan tidak diletakkan di lantai, serta didukung perilaku masyarakat dalam memperlakukan sumber air itu sendiri,” kata Bangun.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Mutun: Daya Tarik, Harga tiket, dan Rute

Pantai Mutun: Daya Tarik, Harga tiket, dan Rute

Regional
Jelang Kunjungan Wapres ke Kaimana Papua Barat, Razia Malam Ditingkatkan

Jelang Kunjungan Wapres ke Kaimana Papua Barat, Razia Malam Ditingkatkan

Regional
Pil Ekstasi Berlogo Kuda Ferarri Beredar di Balikpapan, Polisi Tangkap 2 Pelaku

Pil Ekstasi Berlogo Kuda Ferarri Beredar di Balikpapan, Polisi Tangkap 2 Pelaku

Regional
Mahasiswa di Jember Nyaris Bunuh Diri karena 'Overthinking', Ini Pentingnya Edukasi Kesehatan Mental

Mahasiswa di Jember Nyaris Bunuh Diri karena "Overthinking", Ini Pentingnya Edukasi Kesehatan Mental

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 November 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 November 2022

Regional
Petani Gula Jawa di Pegunungan Kulon Progo Kumpulkan Donasi untuk Korban Gempa Cianjur

Petani Gula Jawa di Pegunungan Kulon Progo Kumpulkan Donasi untuk Korban Gempa Cianjur

Regional
Formasi Rekrutmen Guru P3K di Jateng Tak Sesuai Kebutuhan, Pemerintah Pusat Pakai Dapodik Lama

Formasi Rekrutmen Guru P3K di Jateng Tak Sesuai Kebutuhan, Pemerintah Pusat Pakai Dapodik Lama

Regional
Ilegal Masuk Indonesia, 8 Warga Timor Leste Dideportasi dari NTT, Ada Guru dan Pelajar

Ilegal Masuk Indonesia, 8 Warga Timor Leste Dideportasi dari NTT, Ada Guru dan Pelajar

Regional
Pemprov Jateng Minta Pegawai Honorer Tidak Dihapus Pusat, Begini Alasannya

Pemprov Jateng Minta Pegawai Honorer Tidak Dihapus Pusat, Begini Alasannya

Regional
Mloko Sewu: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Mloko Sewu: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Santri Tewas Diduga Dianiaya Seniornya di Sragen, Orangtua: Kami Ingin Tahu Sebab Kematiannya

Santri Tewas Diduga Dianiaya Seniornya di Sragen, Orangtua: Kami Ingin Tahu Sebab Kematiannya

Regional
Tari Jepen: Asal, Gerakan, dan Properti

Tari Jepen: Asal, Gerakan, dan Properti

Regional
Gubernur NTT Cabut Pergub Pengelolaan Taman Nasional Komodo, Tarif Masuk Rp 3,7 Juta Batal?

Gubernur NTT Cabut Pergub Pengelolaan Taman Nasional Komodo, Tarif Masuk Rp 3,7 Juta Batal?

Regional
Ribuan Warga Kupang Antre Minyak Tanah, Berdesakan, Bergelantungan, hingga Nyaris Ricuh

Ribuan Warga Kupang Antre Minyak Tanah, Berdesakan, Bergelantungan, hingga Nyaris Ricuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Dicekik Sang Istri hingga Tewas, Dipicu Pertengkaran Rumah Tangga

Kronologi Sopir Ambulans Dicekik Sang Istri hingga Tewas, Dipicu Pertengkaran Rumah Tangga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.