BP2MI Bentuk Tim Investigasi, Telusuri Pelanggaran pada CPMI di BLK-LN Malang

Kompas.com - 14/06/2021, 17:23 WIB
Rombongan Wali Kota Malang, Sutiaji saat mengunjungi Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) Central Karya Semesta (CKS) di Kota Malang, Sabtu (12/6/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKRombongan Wali Kota Malang, Sutiaji saat mengunjungi Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) Central Karya Semesta (CKS) di Kota Malang, Sabtu (12/6/2021).

MALANG, KOMPAS.com - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) membentuk tim untuk menginvestigasi pelanggaran terhadap calon pekerja migran Indonesia (CPMI) di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) Central Karya Semesta (CKS) di Kota Malang.

Tim tersebut sudah turun ke lapangan untuk mendalami pelanggaran yang terjadi.

Adapun, dugaan pelanggaran baru diketahui setelah ada lima CPMI yang kabur dengan terjun dari lantai 4 menggunakan tali yang terbuat dari selimut pada Rabu (9/6/2021) malam lalu.

"Lebih ke bagaimana tim investigasi melakukan pembuktian (pelanggaran)," kata Koordinator UPT BP2MI Malang, M Kholid Habibi di kantornya, Senin (14/6/2021).

Baca juga: 5 CPMI Terjun dari Lantai 4 BLK di Malang, Ini Sejumlah Dugaan Pelanggaran yang Ditemukan BP2MI

Menurut Kholid, tim investigasi itu terdiri dari satuan tugas yang ada di BP2MI pusat.

Sementara, tim dari UPT BP2MI Malang fokus pada kondisi korban yang terdampak pelanggaran di balai latihan kerja itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan keterangan dari korban, CPMI yang kabur itu merasa tertekan hingga nekat terjun dari lantai 4 dengan ketinggian 15 meter.

"(CPMI) merasa agak tertekan sampai dia berupaya keluar dari penampungan," katanya.

Tekanan yang dirasakan oleh CPMI itu akibat beban belajar di balai tersebut.

"Jam belajar yang cukup melelahkan bagi mereka. Saya simpulkan dari keterangan ketiga korban, saat mereka mengikuti pelatihan ini cukup tertekan," katanya.

Baca juga: Menaker Ida Perintahkan Ditjen Binwasnaker dan K3 Usut Kasus Kaburnya 5 CPMI di Malang

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X