Kasus Covid-19 Naik, Bupati Jepara Keluarkan Kebijakan Dua Hari di Rumah Saja

Kompas.com - 12/06/2021, 20:49 WIB
Bupati Jepara Dian Kristiandi saat memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi lebaran 1442 Hijriyah yang berlangsung di Gedung Shima, Setda Jepara, Jumat (30/4/2021). DOKUMEN PEMKAB JEPARABupati Jepara Dian Kristiandi saat memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi lebaran 1442 Hijriyah yang berlangsung di Gedung Shima, Setda Jepara, Jumat (30/4/2021).

JEPARA, KOMPAS.com - Bupati Jepara Dian Kristiandi mengeluarkan Surat Edaran (SE) bernomor 443.5/2274 tentang instruksi dua hari di rumah saja.

Kebijakan dampak pandemi Covid-19 tersebut berlaku mulai 12 hingga 13 Juni yaitu pada hari Sabtu dan Minggu.

Andi, sapaan bupati, menyampaikan, kebijakan dua hari di rumah saja itu adalah salah satu upaya untuk menekan penyebaran kasus Covid-19 di Kota Ukir.

Sebab, dalam dua pekan terakhir ini kasus Covid-19 di Kabupaten Jepara tercatat mengalami peningkatan.

"Ini selaras dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri dan Gubenur Jawa Tengah untuk Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro," kata Andi saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Sabtu (12/6/2021).

Baca juga: 5 CPMI Terjun dari Lantai 4 BLK di Malang, Ini Sejumlah Dugaan Pelanggaran yang Ditemukan BP2MI

Andi menambahkan, kebijakan dua hari di rumah berlaku bagi seluruh lapisan masyarakat, kecuali sektor esensial dan objek vital nasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di antaranya yang mendapat pengecualian yaitu kesehatan, kebencanaan, keamanan, energi, keuangan, perbankan, kebutuhan pokok, perhotelan dan beberapa sektor lain.

Sementara itu, untuk mendukung kebijakan tersebut Andi menugaskan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Kabupaten Jepara untuk mengoptimalkan peran Satgas Jogo Tonggo di setiap wilayah.

"Satgas berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk melakukan tes rapid secara acak kepada warga yang tidak mematuhi imbauan di rumah saja ini," tegas politisi PDI Perjuangan ini.

Baca juga: Bapak dan Anak Meninggal Hampir Bersamaan, Bermula Kaget Saat Sang Ayah Tenggelam

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Positif Covid-19 Anak Tembus 2.080 Kasus, IDAI Sumbar: Hati-hati Minta Sekolah Gelar Tatap Muka

Angka Positif Covid-19 Anak Tembus 2.080 Kasus, IDAI Sumbar: Hati-hati Minta Sekolah Gelar Tatap Muka

Regional
Cerita Kakek Syafarudin Ingin Dapat Vaksin, Kayuh Sepeda Pinjaman Puluhan Km, Viral Setelah Direkam Satgas IDI

Cerita Kakek Syafarudin Ingin Dapat Vaksin, Kayuh Sepeda Pinjaman Puluhan Km, Viral Setelah Direkam Satgas IDI

Regional
Wali Kota Blitar Pertanyakan Kepedulian Perusahaan Saat Pandemi Covid-19

Wali Kota Blitar Pertanyakan Kepedulian Perusahaan Saat Pandemi Covid-19

Regional
Ratusan Sopir Terkunci di Yalimo, Kapolda Papua: Kami Upayakan Pembukaan Akses

Ratusan Sopir Terkunci di Yalimo, Kapolda Papua: Kami Upayakan Pembukaan Akses

Regional
Pengusaha di Magelang Sumbang 1,05 Ton Telur untuk Nakes

Pengusaha di Magelang Sumbang 1,05 Ton Telur untuk Nakes

Regional
Wagub Banten: Saya Kehilangan 4 Anggota Keluarga karena Covid, Virus Ini Jangan Dianggap Sepele

Wagub Banten: Saya Kehilangan 4 Anggota Keluarga karena Covid, Virus Ini Jangan Dianggap Sepele

Regional
Pembagian BST Rp 600.000 Timbulkan Kerumunan, Camat: Keinginan Dapat Bansos Kalahkan Rasa Takut Covid-19

Pembagian BST Rp 600.000 Timbulkan Kerumunan, Camat: Keinginan Dapat Bansos Kalahkan Rasa Takut Covid-19

Regional
92 Persen Pasien Covid-19 di Gunungkidul Meninggal karena Belum Divaksin

92 Persen Pasien Covid-19 di Gunungkidul Meninggal karena Belum Divaksin

Regional
Kronologi 26 Penumpang Kapal Tepergok Bawa Sertifikasi Vaksin Palsu Senilai Rp 1,3 Juta

Kronologi 26 Penumpang Kapal Tepergok Bawa Sertifikasi Vaksin Palsu Senilai Rp 1,3 Juta

Regional
Alumni SMP di Pasuruan Bentuk Satgas Bantu Pasien Isoman, Sediakan Ambulans hingga Oksigen

Alumni SMP di Pasuruan Bentuk Satgas Bantu Pasien Isoman, Sediakan Ambulans hingga Oksigen

Regional
Uang Rp 2 Triliun Akidi Tio, Tabungan Semasa Hidupnya, Wasiat ke Anak Disumbangkan Bantu Masyarakat Sumsel

Uang Rp 2 Triliun Akidi Tio, Tabungan Semasa Hidupnya, Wasiat ke Anak Disumbangkan Bantu Masyarakat Sumsel

Regional
Kronologi Suami Siram Seember Air Panas ke Istrinya yang Tidur, Emosi karena Korban Acuh Tak Acuh

Kronologi Suami Siram Seember Air Panas ke Istrinya yang Tidur, Emosi karena Korban Acuh Tak Acuh

Regional
RSUD Kotapinang Diduga Beri Infus Kedaluwarsa pada Balita, Ini Tanggapan Dinkes

RSUD Kotapinang Diduga Beri Infus Kedaluwarsa pada Balita, Ini Tanggapan Dinkes

Regional
5.656 Warga Binaan Rutan dan Lapas di Jatim Sudah Divaksin Covid-19

5.656 Warga Binaan Rutan dan Lapas di Jatim Sudah Divaksin Covid-19

Regional
Kematian Akibat Covid-19 Solo Tinggi, Gibran: Pasiennya Bukan dari Solo Semua

Kematian Akibat Covid-19 Solo Tinggi, Gibran: Pasiennya Bukan dari Solo Semua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X