Kompas.com - 08/06/2021, 20:14 WIB
Yandri Roni (tengah) selaku ketua majelis hakim membacakan vonis 10 tahun penjara terhadap pedagang kentang yang membunuh sesama pedagamg kentang, Selasa (8/6/2021) di Pengadilan Negeri Jambi. KOMPAS.COM/JAKA HBYandri Roni (tengah) selaku ketua majelis hakim membacakan vonis 10 tahun penjara terhadap pedagang kentang yang membunuh sesama pedagamg kentang, Selasa (8/6/2021) di Pengadilan Negeri Jambi.

JAMBI, KOMPAS.com - Jimi dan Azim, terdakwa kasus pembunuhan warga Jambi, Sudirman, divonis 10 tahun penjara.

Putusan disampaikan hakim saat sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (8/6/2021).

Adapun putusan hakim sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Baca juga: Kronologi Penembakan Anggota TNI dan Istrinya oleh Orang Tak Dikenal, Korban Sempat Dipepet Saat Kendarai Mobil

Keduanya dinilai terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan sesuai Pasal 338 A KUHP Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga: 6 Preman Pengeroyok Anggota TNI AL di Terminal Bungurasih Ditangkap

"Mengadili, menyatakan terdakwa 1, Jimi dan terdakwa 2, Azim terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana secara terang-terangan dengan tenaga bersama yang menyebabkan korban mati. Menjatuhkan pidana kepada masing-masing terdakwa dengan pidana penjara 10 tahun," kata Ketua Mejelis Hakim Yandri Roni saat membacakan amar putusan, Selasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Duduk perkara

Pembunuhan terjadi pada 30 September 2020 di RT 07 Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Pembunuhan berawal saat Jimi mendapat laporan bahwa Sudirman mengacak-acak rumahnya untuk mencari kentang.

Sudirman curiga Jimi mencuri kentangnya. Keduanya diketahui sama-sama pedagang kentang di Pasar Angso Duo.

Jimi langsung ke rumah ketua RT untuk bertanya perihal kejadian itu. Saat tiba di rumah RT, Azim datang menyampaikan kabar bahwa Sudirman mencari Jimi. Jimi langsung pulang ke rumahnya.

 

Saat bertemu, Sudirman dan Jimi langsung bergelut. Mereka berdua mengeluarkan pisau.

Azim yang ada di sana berinisiatif mengambil kayu dan memukul kepala Sudirman hingga korban terkapar.

Melihat Sudirman tak berdaya, Jimi langsung menghujamkan pisaunya berkali-kali ke tubuh Sudirman hingga tewas.

Sedangkan Azim mengambil pisau milik Sudirman dan menusuk korban hingga mengeluarkan banyak darah.

Melihat Sudirman sudah tak sadarkan diri, keduanya kemudian melarikan diri. Namun, tak berselang lama tertangkap oleh polisi.

Kasus tersebut berproses ke meja hijau hingga akhirnya diputuskan keduanya bermasalah membunuh Sudirman. 

Atas putusan ini, kedua terdakwa serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jambi diberikan kesempatan untuk pikir-pikir selama tujuh hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buntut Meninggalnya Mahasiswa UNS, Konas Menwa Indonesia Bakal Evaluasi SOP

Buntut Meninggalnya Mahasiswa UNS, Konas Menwa Indonesia Bakal Evaluasi SOP

Regional
Taman Pancasila Kota Tegal Kembali Dibuka, Waktu Berkunjung Hanya 20 Menit

Taman Pancasila Kota Tegal Kembali Dibuka, Waktu Berkunjung Hanya 20 Menit

Regional
Pembunuh Sadis yang Bawa Kepala Korban di Lembata Diduga ODGJ, Polisi Bakal Datangkan Ahli Kejiwaan

Pembunuh Sadis yang Bawa Kepala Korban di Lembata Diduga ODGJ, Polisi Bakal Datangkan Ahli Kejiwaan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Oktober 2021

Regional
Di Balik Terbunuhnya Perempuan Muda di Hotel, Polisi Ungkap Dugaan Perdagangan Orang

Di Balik Terbunuhnya Perempuan Muda di Hotel, Polisi Ungkap Dugaan Perdagangan Orang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Oktober 2021

Regional
Demo 2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, BEM Universitas Brawijaya Tuntut UU Cipta Kerja dan UU KPK Hasil Revisi Dicabut

Demo 2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, BEM Universitas Brawijaya Tuntut UU Cipta Kerja dan UU KPK Hasil Revisi Dicabut

Regional
Mengaku Calo Pegawai PDAM, Pria di Bali Tipu Seorang Warga Rp 110 Juta

Mengaku Calo Pegawai PDAM, Pria di Bali Tipu Seorang Warga Rp 110 Juta

Regional
Polisi Kantongi Identitas Pembunuh Wanita Muda di Hotel MJ Samarinda

Polisi Kantongi Identitas Pembunuh Wanita Muda di Hotel MJ Samarinda

Regional
Bertepatan dengan Ultah Ganjar, Relawan Deklarasikan Dukungan Ganjar Maju Capres 2024

Bertepatan dengan Ultah Ganjar, Relawan Deklarasikan Dukungan Ganjar Maju Capres 2024

Regional
Kasus Pemukulan Pegawai Kopitiam di Batam, 10 Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Kasus Pemukulan Pegawai Kopitiam di Batam, 10 Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Regional
Hasil Pelacakan Klaster Keluarga di Sukorejo, Satgas Covid-19 Kota Blitar Temukan 6 Kasus Baru

Hasil Pelacakan Klaster Keluarga di Sukorejo, Satgas Covid-19 Kota Blitar Temukan 6 Kasus Baru

Regional
Tak Permasalahkan Anjing Canon Mati, Pemilik: Saya Tak Tanggung Jawab jika Ada yang Mempermasalahkan

Tak Permasalahkan Anjing Canon Mati, Pemilik: Saya Tak Tanggung Jawab jika Ada yang Mempermasalahkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.